alexametrics

Berdayakan UMKM di Masa Pandemi, Tingkatkan Produk Dalam Negeri

M. Reza Sulaiman
Berdayakan UMKM di Masa Pandemi, Tingkatkan Produk Dalam Negeri
Penjual membuat pola batik tulis yang nantinya akan dijual di Kios UMKM kawasan Taman Sumenep, Jakarta, Rabu (17/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Setiap UMKM mendapat 500 juta serta pelatihan sehingga produk yang diproduksi memiliki kualitas yang baik.

Suara.com - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bekerja sama dengan Accor Group dan Bank Negara Indonesia (BNI) membuat program guna meningkatkan perekonomian dengan memberdayakan UMKM. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo.

Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan produk dalam negeri. Pada Januari 2021, data telah menunjukkan sekitar 4 juta UMKM yang sudah diberdayakan.

Target kegiatan ini yaitu sekitar 30 juta UMKM. Setiap UMKM mendapat 500 juta serta pelatihan sehingga produk yang diproduksi memiliki kualitas yang baik.

Rencananya, UMKM ini juga ingin dikirim dalam perwakilan untuk Food Expo di Jepang pada 8 Maret nanti. Program ini juga dibuat untuk menaikkan perekonomian. Selama Pandemi, data menunjukkan perekonomian Indonesia surplus sebesar 21,57 miliar US dolar.

Baca Juga: Wujudkan 500 Ribu Eksportir Baru, Shopee Bantu UMKM di Daerah Tertinggal

Dalam acara Penandatangan Perjanjian Kerja Sama Program Pemberdayaan UMKM, Wakil Kementerian Perdagangan, Jerry Sambuaga mengatakan, kegiatan ini memberikan pesan positif karena dalam membantu perekonomian Indonesia.

"Kegiatan ini memberikan pesan positif sih, membantu perekonomian Indonesia. Jadi harus semuanya juga harus maknai sebagai hal positif dan apresiasi dengan memberi support untuk UMKM, kalau dari Kementerian mendukung," ucap Jerry, Kamis (25/02/2021).

Saat ini, sudah terdapat tujuh provinsi yang telah dilakukan penandatanganan kerja sama dalam program pemberdayaan ini, di antaranya Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Jawa Barat dan Sulawesi Utara.

Para UMKM yang diberdayakan juga diniatkan agar lebih meningkatkan produksi ekspor ke luar negeri. Selain itu, masyarakat juga diharapkan agar mendukung produksi karya anak dalam negeri. Tekanan perekonomian yang terjadi karena pandemi diharap tidak untuk menjadi kendala dalam proses produksi yang ada.

Jerry juga mengatakan, proses pemberdayaan UMKM ini juga dilakukan dengan memasukkan produk-produk dalam negeri ke hotel-hotel yang dibawahi oleh Accor Group.

Baca Juga: Inspiratif, Kisah Mantri BRI Tingkatkan Kesadaran Inklusi di Wilayah 3T

"Jadi nanti produknya dimasukkan ke hotel-hotel Accor Group. Untuk Sulawesi Utara ini sudah ada tiga hotel. Jadi kita tidak hanya bangga dengan produk dalam negeri, tetapi juga memakai dan membelinya," tutupnya. (Fajar Ramadhan)

Komentar