Permudah Digitalisasi Bisnis UMKM, iSeller Luncurkan Fitur Terbarunya

Iwan Supriyatna

Jum'at, 26 Maret 2021 | 12:38 WIB
Permudah Digitalisasi Bisnis UMKM, iSeller Luncurkan Fitur Terbarunya
iSeller.

Suara.com - Platform bisnis omnichannel iSeller resmi meluncurkan fitur terbarunya yaitu integrasi dengan beberapa marketplace ternama di Indonesia diantaranya Tokopedia, Shopee dan Lazada.

Fitur integrasi ini dirancang untuk mempermudah para pengusaha UMKM mengembangkan usahanya dengan menjangkau lebih banyak pelanggan di berbagai channel penjualan.

Sebagai pelopor platform bisnis berbasis omnichannel di Indonesia, iSeller mempermudah pemilik usaha berjualan di berbagai channel sekaligus, terutama online dan marketplace di masa pandemi Covid19 sekarang ini.

Pandemi yang masih berlangsung sejak setahun yang lalu memiliki dampak yang cukup besar terhadap tatanan perekonomian Indonesia, terutama terhadap para pelaku bisnis.

Namun, tidak semua sektor bisnis terdampak negatif. Sektor online dan marketplace justru mengalami peningkatan di tengah pandemi Covid19 ini. Bank Indonesia (BI) bahkan menyatakan bahwa terjadi peningkatan transaksi hampir 2 kali lipat atau lebih tepatnya sebesar 75% dari 80 juta transaksi hingga 140 juta di masa pandemi.

Dengan semakin maraknya pelaku usaha yang beralih ke online dan marketplace, tantangan dalam mengelola bisnis pun semakin sulit dan menghabiskan waktu karena harus berinteraksi dengan setiap platform berjualan untuk mengelola bisnis dan penjualannya, sebagai contoh untuk update produk dan pengelolaan inventaris.

Untuk mengatasi kesulitan tersebut, iSeller dengan versi terbarunya telah mengembangkan integrasi dengan berbagai platform marketplace secara menyeluruh, mulai dari sinkronisasi listing, harga, inventaris, pesanan, marketing hingga pengiriman.

"Launching iSeller 3.0 ini membawa kami selangkah lebih dekat lagi dengan visi kami yaitu membantu pengusaha UMKM melakukan transformasi digital secara holistik. Mulai dari berjualan di toko fisik, online, media sosial dan kini marketplace seperti Tokopedia dan Shopee. Pemilik usaha dapat mengelola semua bisnis proses dengan cepat, mudah dan efisien dalam satu platform," kata CEO iSeller Jimmy Petrus dalam keterangannya, Jumat (26/3/2021).

Melalui integrasi marketplace ini, iSeller mengusung platform bisnis omnichannel dengan pengelolaan bisnis terpusat, dimana pemilik usaha dapat berjualan di berbagai marketplace seperti Shopee, Lazada dan Tokopedia, dan mengelola produk dan inventaris secara otomatis dalam satu sistem.

baca juga

Proses bisnis yang tersentralisasi termasuk data pesanan, pembayaran, pelanggan hingga pembukuan.

"Sejauh ini, integrasi marketplace yang kami luncurkan ini disambut baik oleh para merchant kami baik merchant lama maupun yang baru. Dalam waktu singkat, lebih dari 1000 merchant telah mengaktifkan integrasi ini, baik yang baru bergabung dengan iSeller maupun yang sudah setia menggunakan iSeller selama bertahun-tahun," kata CCO iSeller, Kevin.

Reza, founder dari A Box of Vegetables (ABOVE), salah satu merchant iSeller yang sudah menikmati integrasi marketplace mengatakan bahwa integrasi ini sangat membantunya dalam menjalankan bisnis sayuran online.

"Sangat efektif, terutama karena kita jadi bisa mengelola produk-produk yang dijual di marketplace serta menerima pesanan langsung dari sistem iSeller. Kami tidak perlu lagi mengecek penjualan secara manual di marketplace karena datanya sudah bisa tersinkronisasi dengan platform iSeller yang juga kami gunakan di toko fisik dan online," jelasnya.

Di rilis iSeller terbaru ini, channel marketplace yang sudah bisa diintegrasikan dengan iSeller adalah Shopee, Tokopedia dan Lazada. Namun, kedepan iSeller juga berencana untuk menambah integrasi dengan marketplace lainnya.

"Ya, tentu saja kami juga akan mendukung marketplace lainnya dan terus menciptakan inovasi baru untuk mengakselerasi adopsi teknologi digital dan inklusi keuangan bagi UMKM di Indonesia," kata Jimmy.

Selain sudah bisa terintegrasi dengan marketplace, saat ini iSeller juga sudah mendukung penjualan offline dengan aplikasi kasir digitalnya iSeller POS (Point of Sale), penjualan online melalui iSeller Online Store, sistem eMenu dan online ordering untuk bisnis F&B, serta integrasi dengan berbagai platform food delivery seperti GrabFood.

Melihat pergerakan ekonomi Indonesia saat ini, tidak bisa disangkal bahwa sistem digital memegang peranan penting di bidang bisnis. Terutama di situasi sekarang dimana penjualan online sedang meningkat pesat.

Diyakini bahwa bisnis omni-channel yang memanfaatkan sistem online dan offline bersamaan, akan menjadi model bisnis yang sangat potensial dan patut dipertimbangkan untuk mulai dijalankan dari sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Ribu Pelaku UMKM Masih Tunggu Pencairan BLT

Puluhan Ribu Pelaku UMKM Masih Tunggu Pencairan BLT

Jabar | Kamis, 25 Maret 2021 | 15:42 WIB

Holding Ultra Mikro, Menkop Teten Optimistis Pembiayaan UMKM Bakal Melejit

Holding Ultra Mikro, Menkop Teten Optimistis Pembiayaan UMKM Bakal Melejit

Bisnis | Kamis, 25 Maret 2021 | 14:19 WIB

Selama Pandemi, Pelaku UMKM Wanita di e-commerce Bertambah

Selama Pandemi, Pelaku UMKM Wanita di e-commerce Bertambah

News | Rabu, 24 Maret 2021 | 21:59 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×