alexametrics

Exabytes Indonesia Luncurkan Program Website untuk Sekolah

Ferry Noviandi
Exabytes Indonesia Luncurkan Program Website untuk Sekolah
Ilustrasi anak sekolah (Pexels/Agung Pandit Wiguna)

90 persen sekolah di Indonesia belum memiliki website sendiri.

Suara.com - Sejak virus corona (Covid-19) melanda Tanah Air, sistem pendidikan pun ikut berubah. Sekolah yang biasanya bertatap muka antara murid dan guru, kini menjadi sistem daring dengan perantara sambungan internet.

Tapi dari kebiasaan baru ini memunculkan sejumlah hal menarik. Salah satunya adalah fakta bahwa jumlah pengunjung website sekolah mengalami peningkatan hingga 168 persen.

Padahal sebelum pandemi, website sekolah dipandang sebelah mata. Tapi dengan fakta ini sekolah harusnya menjadi lebih bersemangat untuk menjadikan website mereka lebih menarik dan disukai para pengunjungnya.

Country Manager Exabytes Indonesia, Indra Hartawan. [dokumentasi pribadi]
Country Manager Exabytes Indonesia, Indra Hartawan. [dokumentasi pribadi]

Menurut Country Manager Exabytes Indonesia Indra Hartawan, saat ini sekolah harus memanfaatkan teknologi dan informasi agar tidak tertinggal dari perkembangan zaman yang serba digital. Terutama untuk pembelajaran daring yang sedang diterapkan supaya lebih optimal. Maka dari itu perlu hadirnya website untuk sekolah.

"Sebagai contoh, website sekolah yang baik itu tidak hanya memiliki profil sekolah saja, tetapi bisa memberikan informasi seperti pendaftaran siswa baru, modul e-lerning hingga ujian online (CBT Online). Sehingga sekolah pun dapat memberikan value lebih yang tak hanya bermanfaat untuk sekolah itu sendiri tetapi untuk tenaga pengajar, siswa siswi hingga orangtua siswa," imbuh Indra Hartawan.

Exabytes pun menyadari akan pentingnya kehadiran online website sekolah yang masih belum banyak. Menurut data, 90 persen sekolah tidak punya website. transformasi pembelajaran berbasis digital masih terbata-bata dalam dunia pendidikan Indonesia dan baik guru maupun dosen masih memiliki pemahaman teknologi yang rendah.

Karena kondisi tersebut, perusahaan hosting Exabytes Indonesia berkolaborasi dengan registry domain utama Indonesia PANDI meluncurkan program #WebsiteUntukSekolah.

"Program ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei di mana Exabytes dan PANDI ingin mendorong kesadaran akan pentingnya kehadiran online dan membantu sekolah dalam mewujudkan website sekolah dengan mudah dalam memajukan pendidikan di Indonesia," ucap Indra Hartawan.

"Selama ini website sekolah kerap dianggap susah dibuat karena minimnya tenaga pengajar yang memahami IT, keterbatasan biaya hingga sulit untuk mengelola website dalam waktu lama. Namun dalam program Website Untuk Sekolah ini, kami ingin membantu sekolah untuk membangun website dengan mudah dan membantu mengoptimalkan pembelajaran daring," ujar Indra menambahkan.

Program Website Untuk Sekolah pun diharapakan bisa menjadi solusi bagi sekolah yang saat ini membutuhkan website dengan bantuan langsung dari tim profesional berpengalaman, agar dapat meningkatkan sistem pembelajaran online serta menciptakan presensi online bagi sekolah.

Komentar