Peduli Krisis, Perusahaan Swasta Beri Tabung Oksigen Gratis ke Masyarakat

Risna Halidi

Selasa, 27 Juli 2021 | 21:04 WIB
Peduli Krisis, Perusahaan Swasta Beri Tabung Oksigen Gratis ke Masyarakat
Ilustrasi tabung oksigen. (iStockphoto/Toa55/Getty Images)

Suara.com - Lonjakan kasus Covid-19 selama beberapa minggu terakhir membuat Indonesia mengalami krisis tabung oksigen di beberapa wilayah, termasuk Jakarta dan sekitarnya.

Hal ini menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk perusahaan ekspedisi logistik impor Wilopo Cargo. Lewat kegiatan Corporate Social Responsibility atau CSR, perusahaan tersebut melakukan penyaluran tabung oksigen secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

CEO dan Founder Wilopo Cargo Gusmavin Willopo mengatakan, bantuan tabung oksigen diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, sesuai ketersediaan yang ada.

“Saat ini yang menjadi prioritas adalah tabung oksigen. Kami memberikan beberapa tabung oksigen, sekaligus vitamin dan masker untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di masa pandemi ini,” kata Gusmavin dikutip dari siaran pers, Selasa (27/7/2021).

Adapun dalam proses pemberian tabung oksigen, pihaknya harus lebih dulu melakukan proses pemilihan, verifikasi, pengadaan tabung oksigen, hingga pengiriman langsung ke rumah penerima.

Salah satu penerima tabung oksigen - Elis mengaku sempat mengalami kesulitan mencari tabung oksigen. Ia bersama sembilan anggota keluarganya telah terkonfirmasi positif Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri.

“Kami sangat butuh oksigen untuk nenek karena ada kondisi asma. Dan tabung oksigen jadi cukup langka. Kalaupun ada, harganya luar biasa. Kami cukup terbantu dengan tabung oksigen ini,” ujar Elis.

Kesulitan tabung oksigen juga dialami oleh keluarga Midi, yang pernah mengalami penurunan saturasi oksigen hingga ke angka 50. Keterbatasan tempat tidur dan tabung oksigen di rumah sakit membuat Midi dan keluarga memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri.

“Sekarang sudah ada stok oksigen di rumah. Kami berharap bisa cepat sehat dan beraktifitas kembali normal. Semoga Wilopo bisa membantu penderita Covid-19 lainnya, terutama untuk orang seperti saya," kata Midi.

baca juga

Ada beberapa syarat penerima tabung oksigen gratis yaitu lansia atau anak-anak, memiliki bukti surat PCR terkonfirmasi positif, berada di zona merah, dan bukti saturasi oksigen di bawah 95 persen.

"Kami berharap dapat langsung hadir memberi solusi dan bantuan kepada siapa saja yang membutuhkan. Kami ingin terus memberikan semangat dan harapan bagi siapapun yang sedang berjuang menghadapi situasi saat ini," tutup Gusmavin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2.626 Pasien di Kabupaten Malang Isolasi Mandiri, Didominasi Usia Produktif

2.626 Pasien di Kabupaten Malang Isolasi Mandiri, Didominasi Usia Produktif

Malang | Selasa, 27 Juli 2021 | 21:02 WIB

Anies Jelaskan Alasan Jumlah Tes Covid-19 di Jakarta Menurun Belakangan Ini

Anies Jelaskan Alasan Jumlah Tes Covid-19 di Jakarta Menurun Belakangan Ini

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 20:55 WIB

Data Kematian Covid-19 Pusat dan Daerah Beda, Begini Kata Kepala BNPB

Data Kematian Covid-19 Pusat dan Daerah Beda, Begini Kata Kepala BNPB

Jogja | Selasa, 27 Juli 2021 | 21:00 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×