Penting, Petugas Vaksinasi Juga Perlu Dapat Perlindungan dari Covid-19

M. Reza Sulaiman

Rabu, 28 Juli 2021 | 17:36 WIB
Penting, Petugas Vaksinasi Juga Perlu Dapat Perlindungan dari Covid-19
Sejumlah warga melakukan observasi usai mendapat vaksinasi COVID-19 di Universitas Nasional, Jakarta, Senin (26/7/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Petugas vaksinasi menjadi tenaga kesehatan yang berperan penting dalam terciptanya kekebalan kelompok alias herd immunity penyakit Covid-19.

Untuk itu, perlindungan diri bagi petugas vaksinasi yang bertemu dengan ribuan orang setiap harinya sangatlah penting.

Menyadari pentingnya perlindungan diri untuk petugas vaksinasi, Godrej Indonesia melalui brand Saniter mendonasikan 30.000 produk yang terdiri dari 15.000 hand sanitizer dan 15.000 Powder to Liquid Handwash kepada Sentra Vaksinasi Covid-19 BBPK Hang Jebat pada 15 Juli lalu.

Donasi tersebut diberikan secara simbolis oleh Brand Manager Saniter, Indi Raisa Girsang kepada Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan, Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes, di Sentra Vaksinasi Covid-19 BBPK Hang Jebat, Jakarta Selatan.

Godrej Indonesia bantu lindungi petugas vaksinasi Covid-19 di Sentra Vaksinasi Hang Jebat, Jakarta Selatan. (Dok. Godrej Indonesia)
Godrej Indonesia bantu lindungi petugas vaksinasi Covid-19 di Sentra Vaksinasi Hang Jebat, Jakarta Selatan. (Dok. Godrej Indonesia)

"Sekali lagi kami mengambil langkah kolaboratif untuk melawan pandemi Covid-19 di Indonesia, kali ini dengan menggandeng Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Sentra Vaksinasi Covid-19 BBPK Hang Jebat. Pada kesempatan ini, kami membagikan hand sanitizer dan produk revolusioner terbaru kami, Saniter Powder to Liquid Handwash yang secara klinis terbukti efektif membunuh virus Covid-19. Semoga donasi ini dapat mendukung penerapan protokol kesehatan 6M dan melindungi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, termasuk tenaga kesehatan dan peserta sejalan dengan inisiatif #IndonesiaTerlindungi," kata Akhil Chandra selaku Presiden Direktur Godrej Indonesia melalui keterangan pers yang diterima Suara.com.

Saniter Powder to Liquid Handwash sendiri merupakan sebuah produk inovatif yang memiliki semua manfaat sabun cuci tangan, dengan cara mencampur bubuk dengan air sehingga menjadi sebotol cairan pencuci tangan.

Produk ini juga lembut di tangan, ramah lingkungan, dan rendah emisi karbon karena menggunakan sedikit plastik dan kertas sehingga membantu menjaga ekosistem di Indonesia.

Donasi dari Godrej Indonesia ini diterima dengan baik oleh Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan, Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan Godrej Indonesia dalam program pemerintah untuk mempercepat proses vaksinasi sehingga dapat mencapai target dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tanah air. Tentunya semua donasi yang diberikan ini akan kami gunakan secara maksimal bagi seluruh tenaga kesehatan yang bertugas dan juga peserta vaksinasi agar dapat selalu menegakkan protokol kesehatan secara ketat dan terhindar dari bahaya penularan Covid-19," tuturnya.

baca juga

Godrej Indonesia melalui #IndonesiaTerlindungi juga terus melaksanakan beragam inisiatif dengan menggandeng pemerintah dan swasta guna melawan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Sebelumnya Godrej Indonesia melakukan pemberian donasi 15.000 sabun batang dan 15.000 hand sanitizer ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta yang dilakukan pada pekan sebelumnya.

Godrej Indonesia terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam melawan dan memutus rantai penularan Covid-19 di Indonesia melalui rangkaian produk Saniter demi terwujudnya #IndonesiaTerlindungi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Your Say | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:20 WIB

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Arti Burung Gagak Mengitari Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Tanda Kematian?

Arti Burung Gagak Mengitari Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Tanda Kematian?

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:00 WIB

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Kabut Asap Pekat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Kembali Ditutup

Kabut Asap Pekat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Kembali Ditutup

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci

Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling

Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:45 WIB

×