Fokus Lestarikan Lingkungan, Perusahaan Cat Ini Raih Penghargaan Global CSR

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:00 WIB
Fokus Lestarikan Lingkungan, Perusahaan Cat Ini Raih Penghargaan Global CSR
Ilustrasi lestarikan Lingkungan (unsplash)

Suara.com - Isu lingkungan menjadi perhatian masyarakat sejak beberapa tahun belakangan. Hal ini yang juga menjadi fokus dari PT Mowilex Indonesia dalam menjalankan usahanya.

Atas jerih payahnya tersebut, mereka berhasil memenangkan medali emas untuk perhelatan tahunan dari Global CSR Best Environmental Excellence Award yang ke-12.

President Direktur PT Mowilex Indonesia, Niko Safavi, menyatakan penghargaan Global CSR Best Environmental Excellence memperkuat komitmen perusahaan untuk terus melaksanakan program keberlanjutannya.

"Jadi kami punya prinsip'Kurangi, Hindari, Imbangi (Reduce, Avoid, Offset)'. Kami selalu mendorong program CSR kami sejalan dengan inisiatif keberlanjutan dan lingkungan,” kata Niko dalam keterangannya, Rabu, (26/10/2021).

Lestarikan lingkungan. (Dok: Istimewa)
Lestarikan lingkungan. (Dok: Istimewa)

Penghargaan dari Global CSR ini merupakan penghargaan atas perjalanan panjang perusahaan tersebut atas usahanya melestarikan lingkungan. Sebagai perusahaan manufaktur cat pertama di Indonesia yang bersertifikat Netral Karbon, mereka juga berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan dengan mengurangi lebih dari 12.000 kemasan plastik air minum kemasan yang berada di lingkungan perusahaan sejak inisiatif ini dimulai pada Oktober 2019.

Perusahaan juga mengambil inisiatif untuk mengurangi penggunaan listrik dengan cara mengganti freon dengan teknologi freon terbaru untuk pendingin ruangan, serta mengganti lampu kantor dan pabrik menggunakan LED.

Pada tahun 2019, Mowilex telah berhenti memproduksi cat kayu dan besi yang mengandung timbal dari beberapa warna tertentu, inisiatif ini dilakukan lebih cepat dari tenggat waktu yang direkomendasikan oleh aliansi PBB. Mowilex juga menginvestasikan waktu dan sumber daya untuk meluncurkan formula bebas timbal untuk cat kayu dan besi.

Hal ini turut menjaga komitmen Mowilex untuk berkontribusi terhadap lingkungan sebagai investasi jangka panjang untuk keberlanjutan planet yang kita tinggali, serta layanan kepada masyarakat setempat. Komitmen-komitmen tersebut berfokus kepada pencarian solusi yang ramah lingkungan dan mengurangi jejak karbon yang dihasilkan.

Mowilex terus berupaya untuk memberikan dampak positif bagi konsumen dan lingkungan. Dana offset karbon, digunakan untuk konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Mowilex melalui perusahaan induknya, Asia Coatings Enterprises, Pte. Ltd., turut terlibat dalam perlindungan hiu paus dan habitatnya sepanjang 1.500 kilometer di Teluk Saleh, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Sebagai informasi, mereka kemudian pun bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia untuk menanam 50.000 pohon baru, termasuk 5.000 tanaman Mangrove (bakau) yang menangkap karbon dan melindungi garis pantai di Bali, dan 500 Tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) di Purwakarta, Jawa Barat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tertunda karena Pandemi, Mobil dan Motor Tak Lulus Uji Emisi di DKI Bakal Ditilang

Tertunda karena Pandemi, Mobil dan Motor Tak Lulus Uji Emisi di DKI Bakal Ditilang

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:19 WIB

Banyak Dikritik Negara Pencemar Lingkungan, Australia Janji 2050 Capai Emisi Nol Karbon

Banyak Dikritik Negara Pencemar Lingkungan, Australia Janji 2050 Capai Emisi Nol Karbon

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:03 WIB

Favorit Untuk Eksterior, Produsen Cat ini Raih Penghargaan Top Brand

Favorit Untuk Eksterior, Produsen Cat ini Raih Penghargaan Top Brand

Press Release | Senin, 25 Oktober 2021 | 22:00 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×