facebook

Bisnis Makanan Sehat Tetap Diminati Selama Pandemi

Ferry Noviandi
Bisnis Makanan Sehat Tetap Diminati Selama Pandemi
Ilustrasi Makanan Sehat. (freepik.com)

Salah satu hal yang cukup sulit adalah membangun kesadaran tentang pentingnya makanan sehat kepada masyarakat.

Suara.com - Pandemi akibat Covid-19 telah memukul sejumlah sektor usaha, termasuk bisnis kuliner. Tapi rupanya, bisnis makanan sehat atau healthy food tak terlalu berpengaruh dengan kondisi sulit ini, dan malah mengalami peningkatan penjualan.

Salah satunya adalah brand Summer Minibar. Summer Minibar menyajikan makanan dan minuman sehat, namun dikemas dengan gaya dan rasa kekinian. Meski punya brand image sebagai makanan sehat, namun menu yang disajikan Summer Minibar menarik perhatian konsumen, yang kebanyakan dari kalangan milenial.

Salah satu store Summer Minibar yang baru saja diresmikan. [dokumentasi pribadi]
Salah satu store Summer Minibar yang baru saja diresmikan. [dokumentasi pribadi]

Summer Minibar berdiri pada 2019 oleh tiga orang Richard Theodore, Renaldo Akhira dan Muh Faraz Nazari. Selama 30 bulan beroperasi, Summer Minibar kini telah memiliki 20 cabang dan masih terus berekspansi.

"Dari awal kami berdiri, tidak ada satu store Summer Minibar pun yang tutup. Malah sebaliknya, kami terus membuka cabang-cabang baru," kata salah satu Owner Summer Minibar Richard Theodere, kepada wartawan.

Tapi, awal membangun Summer Minibar mereka menemukan banyak kesulitan. Yang terbesar adalah membangun pemahaman tentang makanan sehat. Apalagi banyak masyarakat yang berlum mengerti tentang makanan sehat dan yang rendah kalori. Apalagi, saingan mereka makanan dan minuman kekinian seperti boba, yang sangat menggoda selera.

Tiga perempuan memamerkan produk makanan dari Summer Minibar. [dokumentasi pribadi]
Tiga perempuan memamerkan produk makanan dari Summer Minibar. [dokumentasi pribadi]

"Salah satu menu minuman kami yang terkenal adalah smoothies yang berbahan buah segar dan 100 persen buah asli. Sementara kami juga menjual burger dengan isian shirataki. Mungkin Summer Minibar yang pertama di Indonesia menyajikan burger dengan shirataki," imbuh Richard.

Sementara soal strategi bisnis, Summer Minibar telah memperkenalkan seluruh produknya dengan memanfaatkan secara maksimal media online. Mereka pun gencar berpromosi di Instagram atau Twitter.

Selain itu juga, Summer Minibar menargetkan penjualan produk melalui ojek online. Salah satunya dengan memberikan sejumlah promo menarik seperti potongan harga.

Seorang model dengan menu makanan dan minuman dari Summer Minbar. [dokumentasi pribadi]
Seorang model dengan menu makanan dan minuman dari Summer Minbar. [dokumentasi pribadi]

"Banyak masyarakat yang penasaran dengan produk Summer Minibar setelah mengetahui informasi dari sosial media dan rekomendasi dari teman-temannya. Semenjak viral melalui media sosial dan mulut ke mulut, produk Summer Minibar semakin banyak diketahui oleh masyarakat dan mampu bertahan hingga saat ini di masa pandemi," ujar Richard Theodroe.

Selain memanfaatkan media sosial dan offline, produk Summer Minibar sedang menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti reseller, media influencer dan platform media online lainnya.

"Fokus kami adalah konsep layanan grab and go. Kami butuh partner untuk bisa menjangkau cotumer kami seperti Grab, GoJek, Traveleats, dam Shopee Food," tutur Richard.