Lemonilo Ajak Masyarakat Jadi Pahlawan untuk Diri Sendiri dan Lingkungan

Ferry Noviandi

Jum'at, 12 November 2021 | 01:45 WIB
Lemonilo Ajak Masyarakat Jadi Pahlawan untuk Diri Sendiri dan Lingkungan
The Baldys Brand Ambassador Lemonilo. (Dok: Lemonilo)

Suara.com - Hari Pahlawan selalu menjadi momentum yang tepat bagi brand Lemonilo untuk menjalankan visinya, yang ingin terus berjuang buat kesehatan masyarakat. Cita-cita itu sudah tertanam dari para pencetus Lemonilo, yang ingin memberikan kontribusi positif untuk Indonesia.

Seperti diketahui, Lemonilo adalah buah dari ide dan pikiran tiga orang; Shinta Nurfauzia, Ronald Wijaya, dan Johannes Ardiant. Mereka memiliki minat yang sama dalam hal menciptakan dampak dan memberikan kontribusi bagi Indonesia.

Shinta, Ronald, dan Johannes melihat kesehatan belum menjadi perhatian serius bagi masyarakat Indonesia. Hal ini pun diperkuat dari laporan WHO yang menyatakan bahwa 73% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular.

Mi Lemonilo (www.lemonilo.com)
Mi Lemonilo (www.lemonilo.com)

"Nama Lemonilo diambil dari dua kata, Lemon dan Nilo. Buah lemon seringkali diasosiasikan dengan hal-hal terkait kesehatan, sedangkan Nilo dalam bahasa Yunani dan Celtic berarti kemenangan dan kepahlawanan," kata Shinta, dalam pernyataan resmi yang diterima Suara.com.

"Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa Lemonilo memiliki arti sebagai Pahlawan Kesehatan. Hal ini pun tercermin dari misi Lemonilo, yaitu untuk menjadikan gaya hidup sehat dapat diakses oleh semua orang melalui produk sehat, terjangkau, dan praktis bagi masyarakat Indonesia," kata Shinta melanjutkan.

Mengedukasi masyarakat agar sadar akan pentingnya hidup sehat, menjadi tantangan tersendiri bagi Lemonilo. Apalagi, pola makan masyarakat, serta kebiasaan untuk tidak menjalani gaya hidup sehat sudah begitu mengakar.

Chimi Keripik Tempe [dokumentasi Lemonilo]
Chimi Keripik Tempe [dokumentasi Lemonilo]

Tapi meski begitu, para pencetus Lemonilo ini tidak mudah menyerah dan terus menjalakan misinya buat mengedukasi masyarakat. Pandemi COVID-19 pun kemudian membuahkan sisi positif. Di mana orang-orang kini lebih peduli dengan kesehatan.

"Sebelum pandemi COVID-19, mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat bukanlah hal yang mudah. Namun, sejak pandemi dimulai, fokus baru pada hidup sehat muncul. Masyarakat secara aktif mencari cara untuk menjaga kesehatannya dalam kondisi yang penuh ketidakpastian," imbuh Shinta.

Lantas, mengapa Lemonilo malah mengeluarkan produk pertamanya berupa mi instant? Padalah, mi instant selama ini dikenal sebagai makanan yang memiliki banyak bahan sintetis, yang tidak baik untuk tubuh bila dikonsumsi terus menerus dalam jangka panjang. Hal ini tentu bertolak belakang dengan Lemonilo yang mengklaim sebagai perusahaan healthy lifestyle.

baca juga

Tapi rupanya, langkah ini diambil Lemonilo karena fakta bahwa mayoritas masyarakat mengonsumsi mi instan setidaknya sekali dalam sepekan. Lemonilo pun kemudian menghadirkan mie instan yang terbuat dari bahan organik dan tanpa pengawet, penguat rasa dan pewarna buatan.

Lemonilo memberi bantuan kepada ratusan sopir taksi. [dokumentasi pribadi]
Lemonilo memberi bantuan kepada ratusan sopir taksi. [dokumentasi pribadi]

"Sebagai jawaban dari hal tersebut, Lemonilo menghadirkan mi instan yang terbuat dari bayam pola tanam organik dan bebas trans-fat, sehingga nyaman dikonsumsi kapan saja. Hal ini pun terus kami turunkan ke produk Lemonilo lainnya, seperti camilan, bumbu masakan, serta minuman. Semuanya bebas dari 3P (Pengawet, Penguat Rasa, dan Pewarna Buatan), dan bebas dari 100+ bahan sintetis berpotensi berbahaya bagi tubuh," ucap Ronald Wijaya, salah satu Lemonilo Founders yang juga menjabat sebagai Co-CEO.

Johannes Ardiant, Lemonilo Founders yang menjabat sebagai Chief Technology & Operations pun turut mengamini apa yang dikatakan Ronald. Menurutnya, berdasarkan fakta di lapangan, mi instan menjadi salah satu produk yang perlu mendapatkan disrupsi terlebih dahulu, dengan mi instan alami yang lebih sehat dan terjangkau.

"Sejak awal kami percaya bahwa hidup sehat adalah kunci menuju generasi Indonesia yang lebih hebat. Terlebih kini, di tengah pandemi COVID-19, hidup sehat menjadi suatu hal mutlak yang tidak bisa ditawar lagi. Kesehatan jasmani dan mental adalah senjata utama kita untuk kembali bangkit," kata Shinta.

"Kami yakin bahwa masa-masa sulit ini akan kita lewati bersama, dengan hidup sehat sebagai senjatanya. Pandemi ini bukanlah penghalang bagi semangat dan optimisme kita. Oleh karena itu, kami selalu mengajak masyarakat untuk menjadi pahlawan yang senantiasa menebarkan semangat hidup sehat untuk diri sendiri dan lingkungan," tutur Shinta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teman Nonton Bukan Sekadar Popcorn, Ada Camilan Renyah dengan Tiga Bentuk Sekaligus!

Teman Nonton Bukan Sekadar Popcorn, Ada Camilan Renyah dengan Tiga Bentuk Sekaligus!

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 16:41 WIB

Camilan Berbahan Sari Buah Raih Penghargaan Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Camilan Berbahan Sari Buah Raih Penghargaan Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 16:22 WIB

Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis

Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Jangan Asal Pilih Camilan! Ini Standar Makanan Ringan yang Aman untuk Anak

Jangan Asal Pilih Camilan! Ini Standar Makanan Ringan yang Aman untuk Anak

Health | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Mengapa Produk 'Tanpa Bahan Kimia' Kini Jadi Ladang Bisnis Menjanjikan

Mengapa Produk 'Tanpa Bahan Kimia' Kini Jadi Ladang Bisnis Menjanjikan

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 20:33 WIB

Jangan Cuma Keripik! Ini 7 Pilihan Camilan Segar untuk Nonton Piala Dunia

Jangan Cuma Keripik! Ini 7 Pilihan Camilan Segar untuk Nonton Piala Dunia

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia

Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:58 WIB

Terkini

Belanja Produk Premium Tak Cuma Soal Harga, Ini Cara Memilih yang Benar

Belanja Produk Premium Tak Cuma Soal Harga, Ini Cara Memilih yang Benar

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:40 WIB

4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya

4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:36 WIB

Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung

Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung

Jabar | Minggu, 06 September 2026 | 12:31 WIB

5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau

5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau

Batam | Minggu, 06 September 2026 | 12:25 WIB

Erupsi Anak Krakatau Meluas: Penerbangan di Soekarno-Hatta, Halim, dan Radin Inten II Terganggu

Erupsi Anak Krakatau Meluas: Penerbangan di Soekarno-Hatta, Halim, dan Radin Inten II Terganggu

Banten | Minggu, 06 September 2026 | 12:21 WIB

Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses

Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:20 WIB

Bertambah, 19 Penerbangan Bandara Pekanbaru Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau

Bertambah, 19 Penerbangan Bandara Pekanbaru Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau

Riau | Minggu, 06 September 2026 | 12:18 WIB

Kipas Angin Berdiri yang Bagus dan Awet Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya

Kipas Angin Berdiri yang Bagus dan Awet Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:15 WIB

Jok Motor Hingga Jemuran Hitam Pekat, Warga Cileungsi Dikejutkan Debu Abu Vulkanik

Jok Motor Hingga Jemuran Hitam Pekat, Warga Cileungsi Dikejutkan Debu Abu Vulkanik

Jabar | Minggu, 06 September 2026 | 12:12 WIB

BNPB Beberkan Daftar Wilayah di Lampung Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BNPB Beberkan Daftar Wilayah di Lampung Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 12:10 WIB

×