facebook

Jadi Incaran Kolektor, Lukisan Affandi dan Basoeki Abdullah Bakal Dilelang Masterpiece Auction House

Fabiola Febrinastri
Jadi Incaran Kolektor, Lukisan Affandi dan Basoeki Abdullah Bakal Dilelang Masterpiece Auction House
Salah satu karya Hendra Gunawan berjudul Penjual Bebek dan Ayam, 1960. (Dok: Masterpiece Auction House)

Hendra Gunawan telah mendapatkan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden Joko Widodo.

Suara.com - Karya seni langka dan berharga masih menjadi incaran para kolektor untuk menambah koleksinya. Awal Agustus 2022 ini, Masterpiece Auction House Singapura, salah satu balai lelang terbesar di Asia Tenggara kembali menyelenggarakan lelang bertema "Masterpiece: Southeast Asian, Chinese, Modern & Contemporary Art".

Para peserta yang ingin mengikuti lelang harus mendaftar di situs resmi lelang atau mendownload aplikasi mobile Masterpiece Auction di smartphone mereka.

“Pada lelang kali ini kami menyajikan beberapa karya seni yang luar biasa dari maestro yang namanya sudah mendunia, seperti Affandi, Ahmad Sadali, Srihadi Soedarsono, Basoeki Abdullah, Hendra Gunawan, Lee Man Fong, Chen Wen Hsi dan masih banyak lagi yang lainnya," ujar Direktur Masterpiece Auction House, Kevin, Sabtu (6/8/2022) dalam keterangan tertulisnya.

Karya lukis yang menjadi sorotan pada lelang kali ini adalah karya dari Hendra Gunawan berjudul Penjual Bebek dan Ayam, 1960. Karya ini berukuran 80 cm X 100 cm, dengan cat minyak di atas kanvas. Karya ini menggambarkan 4 orang wanita dan 1 orang anak kecil yang sedang digendong.

Sebagai maestro kelas dunia, Hendra Gunawan telah mendapatkan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden Joko Widodo. Hendra Gunawan, pertama kali menyelenggarakan pameran tunggal pada tahun 1946. Ia juga salah seorang pendiri sanggar Pelukis Rakyat dan dari sanggar ini banyak melahirkan pelukis hebat.

Selain itu, ada karya yang tidak kalah menarik dari Ahmad Sadali, berjudul Bongkah-bongkah Horizontal dan Vertikal, 1980. Karya ini berukuran 120 cm X 99 cm, dengan media campuran di atas kanvas.

Ahmad Sadali adalah maestro asal Indonesia yang telah mendapatkan banyak penghargaan dari manca-negara dan karya-karyanya sangat sulit didapat, karena diburu oleh kolektor mancanegara.

Karya dari seorang maestro yang dikenal dengan nama S. Sudjojono atau Sindoesoedarsono Soedjojono, juga menjadi sorotan pada lelang kali ini. Pasalnya karya lukis berjudul Rangkaian Kembang Mawar, 1972 ini salah satu karya langka di pasar seni.

Karya ini berukuran 93 cm X 67 cm dengan cat minyak di atas kanvas. Karya ini menggambarkan rangkaian bunga berwarna cerah, lukisan dari S. Sudjojono dengan warna cerah seperti ini sangat jarang ditemukan di pasar seni.

S. Sudjojono merupakan Bapak Seni Rupa Modern Indonesia. Julukan ini diberikan pertama kali oleh Trisno Soemardjo. Pada tahun 1937 S. Sudjojono mengikuti pameran Bersama pelukis Eropa di Bataviasche Kunstkring. Di Sinilah awal Namanya dikenal sebagai pelukis legendaris Indonesia.