Menparekraf Sandiaga Uno Buktikan ADWI Menjadi Program yang Tepat Sasaran dan Tepat Manfaat

Iman Firmansyah

Senin, 17 Oktober 2022 | 15:30 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno Buktikan ADWI Menjadi Program yang Tepat Sasaran dan Tepat Manfaat
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. (Istimewa)

Suara.com - Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 menyambangi Desa Wisata Pentagen, Kabupaten Kerinci, Jambi. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Desa Pentagen masuk dalam daftar 50 besar desa wisata terbaik dalam ADWI 2022. Tentu bukan perkara mudah. Mereka telah melalui proses uji standar penilaian tim juri yang terdiri dari tujuh kategori. Yakni 1. Daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), 2. Suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), 3. Homestay, 4. Toilet umum, 5. Digital dan kreatif, 6. Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE), dan 7. Kelembagaan Desa. Mereka nantinya akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari mitra strategis Kemenparekraf.

Mas Menteri, sapaan Sandiaga Uno dan rombongan tiba di depan balai Desa Pendung Talang Genting (Pentagen) langsung naik odong-odong menuju Taman Pertiwi. Mas Menteri disambut oleh tarian Sekapur Sirih yang dibawakan oleh delapan remaja. Tampak sambutan masyarakat dan jajaran pimpinan daerah setempat menyambut dengan hangat.

Setelah pengelola desa wisata tersebut melakukan presentasi, Mas Menteri lalu mengunjungi stand UMKM yang menampilkan produk-produk kuliner khas Pentagen. Di antaranya seperti Gulai Dayek, Sambal Lokan, rebung tumbuk, dan kopi. Sedangkan souvenir ada pelepah pisang dan kulit kayu tarok. Sedangkan produk fesyen berupa kaos dan kain batik kerinci.

Dalam kesempatan itu, Mas Menteri, juga menyaksikan atraksi pembuatan produk-produk tersebut mencoba dan membelinya. Mas menteri juga melihat kegiatan pembuatan kopi secara tradisional. Mas Menteri melanjutkan kunjungan dengan berkeliling Taman Pertiwi diiringi oleh salawat dan hadrah oleh 300 santri yang ada di Desa Pentagen.

Mas Menteri mengatakan, desa wisata merupakan program unggulan yang menjadi pilihan banyak desa di tanah air. Itu terlihat dari peningkatan jumlah pendaftar desa wisata yang mencapai 200 persen lebih. ”Ini menunjukan ADWI menjadi program tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” ungkap Mas Menteri.

ADWI merupakan salah satu program unggulan penggerak kebangkitan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata Indonesia yang sedang digalakan oleh Kemenparekraf untuk kedua kalinya. Tema tahun ini adalah Kebangkitan Ekonomi untuk Indonesia Bangkit. Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing Global, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”.

Mas Menteri menambahkan, Kerinci memiliki paket lengkap untuk menarik minat wisatawan lokal maupun nasional, karena memiliki paket lengkap, yaitu gunung, danau dan eco tourism. Tak hanya itu, Teh Kayu Aro dari Kerinci yang menjadi favorit Ratu Elizabeth juga menjadi salah satu daya tarik untuk menarik minat wisatawan mancanegara.

Desa Pendung Talang Genting atau lebih dikenal dengan nama Desa Wisata Pentagen, terletak di Kabupaten Kerinci. Memiliki wilayah seluas 318.4 hektar. Desa Pentagen merupakan dataran tinggi dengan tanahnya lempung berpasir dan sangat subur karena berada di bawah kaki Gunung Kerinci, dengan ketinggian 800 mdpl. Saat ini jumlah penduduk yang ada di Desa Pendung Talang Genting sekitar 1841 jiwa.

baca juga

Pada tahun 2017, berawal dari ide BUMDes menyulap rawa yang sudah lama tak berfungsi menjadi embung desa dengan tujuan utama untuk menyimpan air bagi para petani padi serta untuk pemanfaatan budidaya ikan. Namun sejalannya waktu, rupanya embung desa ini berhasil menarik perhatian masyarakat dan justru menjadi salah satu tujuan wisata di akhir pekan. Melihat potensi ini, Desa Wisata Pentagen pun mulai membenahi diri dengan menambah beberapa wahana yang menunjang untuk kegiatan pariwisata.

Untuk mencapai Desa wisata Pentagen diperlukan waktu tempuh sekitar 9 jam 30 menit dari Bandara Sultan Thaha Jambi dengan menggunakan kedaraan roda empat.
Desa Wisata Pentagen dikelilingi sawah seluas 120 hektar. Hamparan sawah ini jadi salah satu daya tarik wisata alam, di mana selain menikmati keindahannya, pengunjung juga dapat melihat bahkan ikut dalam proses dari menanam padi hingga memanen.

Sementara untuk daya tarik buatannya, Desa Wisata Pentagen memilki Taman Pertiwi yang jadi objek wisata unggulan. Taman Pertiwi inilah yang merupakan lahan mati berupa rawa yang dibagun menjadi embung desa. Menuju tempat ini pengunjung dapat menaiki odong-odong yang disediakan dengan ongkos Rp 10.000/orang.

Di Taman Pertiwi pengunjung dapat melakukan beberapa aktivitas wisata seperti flying fox yang harganya dipatok Rp 20.000, sepeda air dengan harga tiket Rp 20.000, sepeda gantung seharga Rp 10.000, spot selfie, hingga berinteraksi dengan ikan yang dikenakan tariff relative murah, Rp 2000 saja. Selain Taman Pertiwi, Di Desa Wisata Pentagen juga ada sebuah Pabrik Kopi Peninggalaln Belanda. Pabrik kopi ini dipercaya merupakan pabrik kopi tertua di Kabupaten Kerinci. Keberadaan pabrik kopi ini juga jadi daya tarik sendiri bagi para pengunjung.

Mas Menteri kepada awak media menjelaskan, Desa Wisata Pentagen di Kerinci merupakan bentuk bagaimana dana desa dikelola dengan baik, tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu, sehingga menjadi nilai ekonomi yang membuka peluang usaha dan membuka lapangan kerja. “Di Kerinci kita melihat inisiasi dan kreasi anak bangsa mengubah rawa yang tidak bernilai ekonomi, menjadi situ atau embung, bukan hanya untuk irigasi dan perikanan tapi juga tempat wisata. Ini inisiatif dari bawah ini yang disebut pariwisata berbasis masyarakat,” jelas Sandi dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Senin (17/10/2022).

Gubernur Jambi Al Haris menjelaskan, Geosite Kerinci saat ini tengah diusulkan untuk menjadi Geopark nasional dan dunia. “Kita berharap bimbingan dari Kemenparekraf agar bisa mewujudkan Kerinci menjadi destinasi wisata favorit di Jambi dan di Indonesia,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kerinci Adirozal menjelaskan destinasi wisata di Kerinci memiliki potensi alam yang bagus, namun pengembangannya masih terkendalah akses yang kurang memadai."Kami berharap Gubernur dan Pak Menteri mendorong agar pesawat cepat landing di Kerinci," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Rusak Wajah Pariwisata Bali, Tukang Ojek di Kuta Ini Jambret dan Cabuli Wanita Inggris

Bikin Rusak Wajah Pariwisata Bali, Tukang Ojek di Kuta Ini Jambret dan Cabuli Wanita Inggris

Denpasar | Senin, 17 Oktober 2022 | 21:05 WIB

Pemkot Denpasar Sidak Happy Puppy, Tegaskan Izin Tempat Hiburan Keluarga

Pemkot Denpasar Sidak Happy Puppy, Tegaskan Izin Tempat Hiburan Keluarga

Denpasar | Senin, 17 Oktober 2022 | 17:50 WIB

Desa Wisata Saba Budaya Baduy Masuk 50 Besar ADWI 2022

Desa Wisata Saba Budaya Baduy Masuk 50 Besar ADWI 2022

Metro | Minggu, 16 Oktober 2022 | 16:44 WIB

Tour de Bintan Langkah Awal Pulihkan Pariwisata Dampak Pandemi Covid-19

Tour de Bintan Langkah Awal Pulihkan Pariwisata Dampak Pandemi Covid-19

Batam | Minggu, 16 Oktober 2022 | 14:08 WIB

Ini 7 Alasan KEK Tanjung Lesung Cocok Jadi Pilihan Wisata Keluarga

Ini 7 Alasan KEK Tanjung Lesung Cocok Jadi Pilihan Wisata Keluarga

Bisnis | Minggu, 16 Oktober 2022 | 11:54 WIB

Tak Lirik Capres Cawapres 2024, Sandiaga Pilih Fokus Kejar Target Penyerapan Lapangan Pekerjaan di Sektor Pariwisata

Tak Lirik Capres Cawapres 2024, Sandiaga Pilih Fokus Kejar Target Penyerapan Lapangan Pekerjaan di Sektor Pariwisata

Kalbar | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 19:48 WIB

Terkini

AHY Klarifikasi Isi Pidato Sebelumnya, Tegaskan Demokrat Bersama Prabowo

AHY Klarifikasi Isi Pidato Sebelumnya, Tegaskan Demokrat Bersama Prabowo

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:42 WIB

5 Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Berjamur agar Bersih Lagi

5 Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Berjamur agar Bersih Lagi

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 20:30 WIB

Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50

Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 20:28 WIB

Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara

Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:23 WIB

Sering Nyeri Saat Naik Tangga? Kenali Penyebabnya Sebelum Lutut Makin Sulit Diajak Bergerak

Sering Nyeri Saat Naik Tangga? Kenali Penyebabnya Sebelum Lutut Makin Sulit Diajak Bergerak

Health | Rabu, 09 September 2026 | 20:22 WIB

Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil

Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil

Health | Rabu, 09 September 2026 | 20:21 WIB

Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko

Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 20:12 WIB

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB

Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD

Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB

BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026

BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 20:04 WIB

×