Berpikir Kritis dan Skeptis, Kunci Tangkal Hoaks di Dunia Maya

Iman Firmansyah

Kamis, 13 April 2023 | 19:02 WIB
Berpikir Kritis dan Skeptis, Kunci Tangkal Hoaks di Dunia Maya
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi menyelenggarakan Workshop Literasi Digital. (Dok: Kemenkominfo)

Suara.com - Dalam rangka kampanye Gerakan Nasional Literasi Digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi menyelenggarakan Workshop Literasi Digital, Rabu, 12 April 2023, di Gedung Serbaguna Galaxy, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tema yang diangkat adalah “Bijak dan Cakap Menghadapi Hoaks di Media Sosial” dengan menghadirkan narasumber Koordinator Program Literasi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika Rizki Ameliah, key opinion leader Iris Wullur dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Yanti Dwi Astuti dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Rahmat Hidayat.

Adapun pembicara kunci dalam webinar ini adalah Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Samuel Abrijani Pangerepan dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Dalam sambutannya, Bima Arya menyampaikan, saat ini dunia maya telah banyak mengambil peran dari dunia nyata. Oleh karena itu, saat ini sangat penting untuk mengembalikan nilai-nilai luhur di dunia nyata ke dunia maya lewat kemampuan literasi yang baik. Menurut dia, literasi bukan hanya soal membaca, tetapi juga bagaimana memahami dan mengerti.

“Artinya, kita harus bisa berkomunikasi dengan baik, memilah dan memilih informasi yang benar, serta menebar inspirasi. Generasi muda harus didorong untuk gemar membaca, berilmu, dan berwawasan. Termasuk berpikir terbuka dan adaptif terhadap perubahan,” ucapnya.

Sementara itu, mengawali webinar, Yanti Dwi Astuti menguraikan arti hoaks, yaitu suatu cerita bohong, informasi palsu, yang bertujuan untuk mempermainkan, memperdaya, dan menipu. Hoaks bisa digunakan untuk tujuan lelucon, tetapi juga sering dipakai untuk tujuan yang serius. Misalnya, dalam dunia politik, hoaks digunakan untuk pencitraan atau menjatuhkan citra seseorang maupun kelompok.

Yanti juga menjelaskan klasifikasi hoaks yang terbagi menjadi tujuh macam. Ketujuh macam tersebut adalah (1) satire/parodi, yaitu konten yang mengecoh meski tidak berniat jahat; (2) false connection, yaitu konten yang memiliki isi berbeda dengan judul; (3) false context, yakni konten disajikan dengan narasi keliru; (4) misleading content, yaitu konten yang dipelintir untuk menjelekkan sesuatu; (5) imposter content, yakni konten yang mencatut nama tokoh publik tertentu; (6) manipulated content, yaitu konten yang sudah diubah untuk mengecoh; dan (7) fabricated content atau konten yang 100 % palsu.

“Agar cerdas menangkal hoaks di media sosial, bisa dilakukan dengan tidak menyebarkan berita sebelum memeriksa kebenarannya, berhati-hati terhadap judul berita yang provokatif, segera mengadukan ke pihak berwenang apabila menemukan hoaks,” tuturnya.

Rahmat Hidayat menambahkan, hoaks hanya memproduksi kerugian waktu dan uang, pengalihan isu, penipuan publik, serta pemicu keresahan dan kepanikan publik. Mengutip sebuah survei, hoaks banyak disebarkan lewat situs (34,9 %); aplikasi percakapan (62 %); serta di media sosial yang mencapai 92,4 %.

baca juga

Bahkan, Kominfo mencatat sebanyak 800.000 situs di Indonesia terindikasi sebagai penyebar hoaks dan ujaran kebencian.

“Hoaks meningkat sangat tajam secara lokal, regional dan nasional pada moment Pemilihan Umum baik di level nasional maupun daerah. Hoaks memiliki cakupan populasi yang besar dalam lima sampai enam kali tweet, dan berpotensi lebih besar secara eksponensial,” ujarnya.

Workshop Literasi Digital ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo Facebook Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkominfo Memberikan Pelatihan pada Anak-Anak Maluku Tengah Pentingnya Memeriksa Fakta Sederhana di Media Digital

Kemenkominfo Memberikan Pelatihan pada Anak-Anak Maluku Tengah Pentingnya Memeriksa Fakta Sederhana di Media Digital

Press Release | Sabtu, 18 Maret 2023 | 13:00 WIB

Mengenal Chat GPT, Aplikasi Cerdas yang Memiliki Dua Sisi

Mengenal Chat GPT, Aplikasi Cerdas yang Memiliki Dua Sisi

Press Release | Jum'at, 17 Maret 2023 | 18:00 WIB

CEK FAKTA : Benarkah Amanda Manopo dan dr Ekles Telah Bertunangan? Simak Penjelasannya

CEK FAKTA : Benarkah Amanda Manopo dan dr Ekles Telah Bertunangan? Simak Penjelasannya

Soreang | Jum'at, 17 Maret 2023 | 16:52 WIB

Banyak Keuntungan, Kemenkominfo Dorong UMKM Soloraya Punya NIB

Banyak Keuntungan, Kemenkominfo Dorong UMKM Soloraya Punya NIB

Surakarta | Kamis, 16 Maret 2023 | 20:24 WIB

Heboh, Video Iis Dahlia Joget-joget Pakai Crop Top, Kelihatan Bagian Sensitifnya

Heboh, Video Iis Dahlia Joget-joget Pakai Crop Top, Kelihatan Bagian Sensitifnya

Sumedang | Kamis, 16 Maret 2023 | 20:04 WIB

CEK FAKTA: Sudah Sah Menikah dengan Amanda Manopo, Arya Saloka Laporan ke RW? Simak Penjelasannya

CEK FAKTA: Sudah Sah Menikah dengan Amanda Manopo, Arya Saloka Laporan ke RW? Simak Penjelasannya

Soreang | Kamis, 16 Maret 2023 | 17:20 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×