Selama Sehari 3 Remaja Ini Jadi Pemimpin AstraZeneca Indonesia

Iman Firmansyah

Senin, 23 Oktober 2023 | 09:15 WIB
Selama Sehari 3 Remaja Ini Jadi Pemimpin AstraZeneca Indonesia
Tiga finalis #GirlsBelongHere oleh AstraZeneca dan Plan Indonesia. (Istimewa)

Suara.com - Dalam memperingati Hari Anak Perempuan Internasional pada tanggal 11 Oktober di seluruh dunia, AstraZeneca Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dalam memperkuat inisiatif untuk mendorong pemenuhan hak anak-anak dan kesetaraan bagi anak perempuan.

Kerjasama ini dilaksanakan melalui kampanye bertajuk Girls Belong Here sebagai bagian dari inisiatif Girls Takeover di Indonesia. Girls Belong Here adalah kampanye tahunan yang dikembangkan oleh AstraZeneca Young Health Programme (YHP) bersama mitra Plan International, untuk merayakan kekuatan dan potensi yang melekat pada para gadis serta menghilangkan hambatan yang mereka hadapi.

Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Se Whan Chon, mengatakan pihaknya bangga menjadi pendukung GirlsBelongHere untuk mempromosikan kesetaraan gender dan hak-hak perempuan di Indonesia.

"Di AstraZeneca Indonesia, kami percaya bahwa menciptakan peluang belajar dan karir bagi perempuan muda dapat membantu meningkatkan kesehatan mereka dalam jangka panjang, dan kami menerapkan kesetaraan gender sebagai bagian dari budaya Inklusi dan Keragaman aktif kami. Melalui kampanye GirlsBelongHere tahun ini, kami akan menggali kekuatan dan potensi para gadis sebagai pemimpin, memberikan platform agar suara mereka terdengar, dan membantu mengatasi hambatan yang mereka hadapi," papar Se Whan.

Dalam kampanye ini, tiga pendidik sebaya perempuan telah terpilih dari 70 peserta yang ikut mengambil peran dalam berkompetisi demi mengambil alih tim pemimpin AstraZeneca Indonesia selama sehari.

Tiga pendidik sebaya perempuan tersebut adalah Nabiilah dari Jakarta Utara, Jehan dari Jakarta Selatan, dan Saniyyah dari Jakarta Utara. Seleksi peserta rangkaian kampanye #GirlsBelongHere oleh AstraZeneca dan Plan Indonesia berlangsung di 40 sekolah di Jakarta, yang merupakan lokasi-lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan YHP.

Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti, menekankan bahwa melalui kampanye global Girls Takeover, Plan Indonesia memberikan kesempatan bagi remaja Perempuan untuk menyuarakan pendapat, menyalurkan aktivisme serta membangun kepercayaan diri mereka sebagai pemimpin di masa depan.

“Kami sangat mengapresiasi AstraZeneca Indonesia yang selama beberapa tahun terakhir telah berkomitmen dalam mepromosikan kepemimpinan anak perempuan. Di luar membangun kesempatan bagi remaja perempuan untuk menjadi pemimpin di bidang strategis seperti kesehatan, kami juga berupaya untuk mendobrak diskriminasi yang berdampak pada pilihan kesehatan, perilaku pencarian layanan kesehatan, dan hasil kesehatan bagi anak perempuan dan perempuan. Ketika anak perempuan memiliki akses yang adil terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, mereka dapat berkembang di rumah, pekerjaan, dan komunitas mereka,” ujar Dini.

Pengambilan alih posisi strategis di AstraZeneca Indonesia juga menjadi komitmen dari Plan Indonesia dan AstraZeneca Indonesia untuk menciptakan peluang pembelajaran dan karier bagi anak perempuan agar dapat membantu meningkatkan kesehatan mereka dalam jangka panjang. Hal ini sejalan dengan melalui program Young Health Programme (YHP) Plan Indonesia yang bertujuan untuk mendorong kaum muda berusia 10-24 tahun untuk memegang kendali atas kesehatan mereka, terutama dalam memerangi penyakit tidak menular (PTM) jangka panjang.

baca juga

Nabiilah, salah satu peserta dalam kesempatan ini membagikan pengalamannya sebagai pendidik yang secara aktif menyuarakasn isu pentingnya kepemimpinan perempuan di bidang kesehatan sebagai salah satu upaya pemerataan fasilitas kesehatan

"Saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga mengenai kepemimpinan, di mana saya bisa mengasah kemampuan saya dan terus belajar dan berkembang menjadi pemimpin perempuan penerus bangsa yang bersikap inklusif dan menghargai keberagaman. Di dalam sektor kesehatan yang begitu vital ini, saya melihat ketidakseimbangan dalam perwakilan perempuan di posisi-posisi strategis. Padahal perempuan muda juga memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam membentuk masa depan industri kesehatan.”

Ketiga finalis sebelumnya menyalurkan aktivismenya dalam pencegahan PTM maupun kepemimpinan perempuan pada lingkup sekolah maupun di luar sekolah. Seperti Nabiilah yang menjadi atlet voli dan perwakilan DKI Jakarta untuk Putera Puteri Batik Indonesia, Jehan yang mengantongi berbagai kejuaraan pidato, dan Saniyyah yang telah mengemban tanggung jawab sebagai Wakil Ketua OSIS. Dengan kegiatan ini, ketiganya mendapatkan pengalaman yang berharga sebagai calon pemimpin perempuan di masa depan.

Plan Indonesia memahami bahwa para remaja perempuan ini merupakan aktivis penggerak perubahan di komunitasnya, dan melalui #GirlsBelongHere, Plan Indonesia secara konsisten memberikan kesempatan bagi anak perempuan untuk mengambil posisi kepemimpinan dan menyuarakan pendapat mereka.

Harapannya mereka dapat terinspirasi dan menginspirasi teman sebayanya untuk menjadi pemimpin di berbagai bidang, salah satunya STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika). Hal ini mengingat masih minimnya keterwakilan perempuan dalam peran kepemimpinan senior, dan hal ini terutama berlaku di bidang STEM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biddy Amalia Rela Tinggalkan Kuliah Demi Jadi DJ

Biddy Amalia Rela Tinggalkan Kuliah Demi Jadi DJ

Entertainment | Minggu, 22 Oktober 2023 | 08:00 WIB

Perempuan Ini Ditinggal Driver Ojol di Lampu Merah, Bikin Iba dan Ketawa

Perempuan Ini Ditinggal Driver Ojol di Lampu Merah, Bikin Iba dan Ketawa

Your Say | Minggu, 22 Oktober 2023 | 17:05 WIB

Mencermati Penyebab Maraknya Puluhan Ribu Perempuan Jadi Korban Kekerasan

Mencermati Penyebab Maraknya Puluhan Ribu Perempuan Jadi Korban Kekerasan

Your Say | Sabtu, 21 Oktober 2023 | 10:10 WIB

Pemilu 2024, Momentum Meningkatkan Keterwakilan Perempuan di Parlemen

Pemilu 2024, Momentum Meningkatkan Keterwakilan Perempuan di Parlemen

Your Say | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 16:27 WIB

Boleh Enggak Sih Perempuan Ajak Kencan Duluan?

Boleh Enggak Sih Perempuan Ajak Kencan Duluan?

Lifestyle | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 13:52 WIB

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Jalani Program Agar Hamil Anak Perempuan, Dokter Boyke Bagikan Tipsnya

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Jalani Program Agar Hamil Anak Perempuan, Dokter Boyke Bagikan Tipsnya

Lifestyle | Kamis, 19 Oktober 2023 | 20:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:07 WIB

Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka

Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:06 WIB

Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat

Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:05 WIB

Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia

Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:05 WIB

Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu

Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:57 WIB

Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari

Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:52 WIB

Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi

Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:50 WIB

Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur

Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur

DPR | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:49 WIB

Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM

Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:44 WIB

Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas

Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas

Jabar | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:34 WIB

×