Festival MudaBerdaya: Menjadi Otentik dan Tak Terjebak Kepalsuan FOMO

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Senin, 29 Januari 2024 | 09:47 WIB
Festival MudaBerdaya: Menjadi Otentik dan Tak Terjebak Kepalsuan FOMO
Festival MudaBerdaya. (Istimewa)

Suara.com - “Otak kita tidak bebas. Dia dipengaruhi dengan berbagai rekayasa. Pertanyaannya, mampukah kita berpikir independen?”.

Monolog Guru Gembul, content creator Youtube dengan 1 juta subscribers, mengusik 500-an peserta Festival Muda Berdaya yang dilaksanakan di Sanctuary Auditorium, Menara Kuningan, Sabtu (27/1/2023).

Pria dengan nama asli Jafar Rohadi ini bersama 11 pembicara lain dalam festival itu mendorong muda-mudi di malam minggu untuk bisa mendobrak cara berpikir. Tidak terjebak pada realitas sosial dan berpikir kritis atas setiap peristiwa yang terjadi di sekeliling kita.

Menurut Guru Gembul, kebanyakan dari kita, membiarkan otak bekerja dengan segala rekayasa inderawi yang diterima. Padahal, panca indera tak lepas dari pengaruh nilai-nilai yang ada di sekitar. Maka dari itu, penting bagi kita untuk bisa skeptis terhadap segala hal.

“Hal pertama yang paling mendasar dari kegagalan dalam berpikir independen adalah emosi, penyangkalan, displacement, itu level terendah dalam berpikir. Misal, kalau kita kalah, lalu kebanyakan kita menyalahkan pihak lain, kemudian memaklumkan diri kita,” ungkap dia.

“Maka untuk berpikir independen, kalahkan dulu emosi itu. Baru setelah itu kita bisa berpikir secara rasional,” ujar Guru Gembul.

Pembicara lain, tokoh intelektual, Rocky Gerung, mengungkap sejatinya manusia adalah makhluk berpikir. Namun, ada doktrin-doktrin yang membuat manusia menjadi tidak berpikir.

“Apa yang buat Anda takut bepikir sehingga takut membenamkan sesuatu? Pertama, yang membatalkan pikiran itu bernama doktrin. Federalisme itu doktrin, feodalisme itu doktrin. Ketika Anda berpikir melawan itu, tandanya Anda sedang berpikir,” kata Rocky.

Kebebasan berpikir itu yang buat manusia menemukan jati dirinya. Saat ini, kebebasan berpikir kerap terganggu dengan ilusi dan intervensi budaya.

baca juga

Redefinisi kebahagiaan

Penulis Maman Suherman, yang turut bermonolog dalam Festival Muda Berdaya, menyoroti fenomena “follow” dan “unfollow” di media sosial, fear of missing out (FOMO), hingga paradoks tua dan muda yang menentukan kebahagiaan seseorang. Padahal, semua itu tidaklah nyata.

Hal ini yang menimbulkan banyak peristiwa kriminal hingga tingginya angka bunuh diri di Indonesia. Semua bermuara pada gangguan kejiwaan yang terjadi akibat tekanan-tekanan sosial.

“Jangan pernah mau terjebak pada public opinion apalagi di media sosial. Polisi skena? Dahsyat betul. Kalau kita beda sedikit dengan publik, kita dianggap aneh,” ungkap Maman.

“Kalian suka dengan kutipan saya atau Rocky Gerung? Kalau untuk gagah-gagahan, ikut-ikutan, buat apa? Kenapa enggak kalian ciptakan moment of truth kalian?” ungkap pria yang kerap dipanggil, Kang Maman, ini.

Maman mendorong anak-anak muda agar menemukan moment of truth masing-masing. Sulit mendefinisikan moment of truth ke dalam Bahasa Indonesia. Namun, Maman mencontohkan moment of truth ketika dia melihat seorang anak kecil terlihat asyik membaca buku bersama teman-temannya.

Dia dekati anak tertua di antara sekelompok anak berusia SD itu. Maman baru menyadari anak itu memegang buku terbalik, yang menandakan sang anak hanya berpura-pura membaca. Beberapa tahun kemudian saat Maman kembali ke daerah itu, seorang anak mendadak merangkul kakinya.

“Dia bilang, ‘masih ingat saya, Om? Saya dulu yang baca buku terbalik tapi karena Om tidak permalukan saya, saya bertekad bisa baca dengan baik dan hari saya mau menyampaikan puisi’. Moment of truth sekecil itu yang menjadikan saya saat ini,” kenang Maman.

 “Ayo kita cari jati diri kita sendiri. Pernah enggak kamu mem-follow hatimu?” ungkap Maman.

Ferry Irwandi, yang menjadi pembicara di sesi Teras Literasi Festival Muda Berdaya, memiliki pandangan serupa soal mencari jati diri dan arti kebahagiaan. Menurut Ferry, kebahagian diri hanya bersifat jangka pendek. Namun, memberikan kebahagiaan kepada orang lain akan menjadi investasi jangka panjang karena bisa mengubah hidup seseorang.

Membahagiakan orang lain juga menjadikan kita tidak egois.

“Kemampuan public speaking yang keren mungkin bisa dilihat orang lain, tapi kemampuan berempati bisa mengubah orang lain. Ketika kita berbuat baik kepada orang lain, maka kebahagiaan akan balik ke kita,” ucap Ferry, content creator yang banyak memopulerkan stoikisme di Youtube.

Biksu muda, Bhante Diragunno, dalam acara yang sama juga turut menyuarakan pentingnya mencari jalan tengah dalam kehidupan. Jalan tengah ini yang membuat kita tidak menyiksa diri.

“FOMO (fear of missing out), ketakakutan akan ketertinggalan adalah penderitaan yang sering kita sengaja, kita menginginkan keinginan orang lain walau sadar diri kita belum mampu merealisasikannya. Tapi demi gaya, kita menyiksa diri kita hanya untuk merealisasikannya,” ungkap Bhante.

“Karena sesuatu yang kita kejar mati-matian pada intinya adalah sesuatu yang tidak pernah kita bawa mati, maka hidup ini jalan tengah, kita tidak terlalu berlebihan dan jangan malas-malasan. Harus tahu mana yang harus diperjuangkan dan yang ditinggalkan,” kata Bhante.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Energi Luar Biasa, Gibran Fokus Hadirkan Kebijakan untuk Milenial

Punya Energi Luar Biasa, Gibran Fokus Hadirkan Kebijakan untuk Milenial

Kotak Suara | Minggu, 28 Januari 2024 | 14:46 WIB

Sambut Imlek, Ini 6 Skin Lunar Festival Terbaik di Mobile Legends

Sambut Imlek, Ini 6 Skin Lunar Festival Terbaik di Mobile Legends

Tekno | Sabtu, 27 Januari 2024 | 13:26 WIB

Telkomsel Undi dan Umumkan Pemenang Program Undian Poin Festival 2023

Telkomsel Undi dan Umumkan Pemenang Program Undian Poin Festival 2023

Tekno | Rabu, 24 Januari 2024 | 19:15 WIB

Road Trip SUV Masuk Sundance Festival 2024

Road Trip SUV Masuk Sundance Festival 2024

Otomotif | Rabu, 24 Januari 2024 | 15:03 WIB

Cap Go Meh 2024 Tanggal Berapa? Festival Meriah Puncak Perayaan Imlek

Cap Go Meh 2024 Tanggal Berapa? Festival Meriah Puncak Perayaan Imlek

Lifestyle | Rabu, 24 Januari 2024 | 15:01 WIB

Film-Film Ajang 'My French Film Festival 2024' Tayang di KlikFilm, Yuk Cek!

Film-Film Ajang 'My French Film Festival 2024' Tayang di KlikFilm, Yuk Cek!

Your Say | Rabu, 24 Januari 2024 | 12:22 WIB

Terkini

Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri

Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!

Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi

Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Wisata Halal Tak Cukup Andalkan Promosi, UMKM Lokal Harus Masuk Rantai Ekonomi

Wisata Halal Tak Cukup Andalkan Promosi, UMKM Lokal Harus Masuk Rantai Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Kemendag Apresiasi Little Bandung by GoFood, Perluas Pasar Produk Lokal

Kemendag Apresiasi Little Bandung by GoFood, Perluas Pasar Produk Lokal

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Bangun Tidur Pagi Hari, Perlukah Cuci Muka Pakai Sabun atau Cukup Air Saja?

Bangun Tidur Pagi Hari, Perlukah Cuci Muka Pakai Sabun atau Cukup Air Saja?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:18 WIB

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Video | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:07 WIB

×