Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi SDM di Bidang Elektronika dan Kelistrikan

Iman Firmansyah

Rabu, 14 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi SDM di Bidang Elektronika dan Kelistrikan
(Dok: Istimewa)

Suara.com - PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kerja Sama dalam Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia di Bidang Elektronika dan Elektrik berupa pelatihan teknisi pendingin udara di Kantor PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI), Jakarta, Senin, (29/7/2024).

Hal ini bertepatan dengan peringatan HUT PMI ke-54 tahun. Penandatanganan ini melibatkan PGI, PMI, Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG), dan Direktorat Jenderal Pembinaan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Penandatanganan MoU sendiri dilakukan oleh Agung Nur Rohmad Dirjen Binalavotas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Heru Santoso Vice President Director PGI, Daniel Suhardiman Vice President Director PMI, dan Djoko Wahyudi President FSPPG.

President Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG), Djoko Wahyudi, menyatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja di Indonesia, khususnya di bidang elektronika dan elektrik. Panasonic berharap melalui kolaborasi ini dapat berkontribusi lebih dalam menciptakan tenaga kerja yang berkompeten dan siap kerja.

"Sebagai perusahaan yang terus berkomitmen pada pengembangan SDM, Panasonic menyadari pentingnya membekali tenaga kerja dengan kompetensi yang memadai. Dengan adanya MoU ini, kami berharap dapat menghasilkan teknisi yang memiliki 3C: Competency, Communication, dan Character," ujar Djoko.

Kerjasama ini mencakup beberapa inisiatif utama, salah satunya adalah proyek percontohan pelatihan teknisi AC di BBPVP Medan. Kriteria peserta yang dapat mengikuti pelatihan di BBPVP Medan adalah masyarakat pencari kerja dengan usia minimal 18 tahun, dan tidak sedang bekerja maupun tidak sedang mengikuti pendidikan. Didukung juga oleh tenaga pengajar di BBPVP Medan yang telah memiliki sertifikat teknis dan metodologi.

Pilot project akan diselenggarakan selama 1 (satu) tahun dan akan dilanjutkan sesuai kebutuhan di lapangan, baik jumlah paket maupun materi program pelatihannya. Dengan jangka waktu tersebut, Panasonic ingin memastikan bahwa para peserta didik dapat menjadi teknisi yang memiliki kemampuan sesuai dengan standar industri, dan mampu berkomunikasi dengan baik serta memiliki karakter yang kuat.

“Selain itu, kami juga melihat kerja sama ini sebagai peluang untuk mengembangkan program pendidikan dan pelatihan yang terintegrasi dengan kebutuhan layanan kami. Kami sangat antusias dengan potensi yang dapat dicapai dari kerja sama ini. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat” tambah Djoko.

Dirjen Direktorat Jenderal Pembinaan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker RI, Agung Nur Rohmad, mengatakan, dengan adanya kerjasama ini para peserta pelatihan bisa mendapat ilmu baru yang bermanfaat, untuk menjadi individu yang berkualitas dan mampu bersaing secara kompetitif di dunia kerja.

baca juga

“Kami mengapresiasi inisiatif Panasonic GOBEL untuk membagikan ilmunya dalam implementasi program pelatihan teknisi pendingin udara, agar kemudian tiap individu memiliki kesempatan mengembangkan potensinya dan menjadi SDM dengan daya saing yang baik. Pelatihan ini diharapkan, menghasilkan lulusan yang berkompetensi tinggi serta berkualitas, dan menjadi penguatan dalam bersaing bersama tenaga kerja Indonesia lainnya”, kata Agung.

Djoko juga mengatakan, kerja sama terkait pelatihan teknisi bukanlah yang pertama bagi Panasonic di Indonesia. Sejak 2017, Panasonic GOBEL telah bekerja sama dengan 129 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Balai Latihan Kerja (BLK) di 31 kota di Indonesia untuk program pelatihan teknisi. Inisiatif ini telah memberikan manfaat besar dalam menciptakan tenaga kerja yang siap terjun ke dunia industri.

"Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Indonesia, sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang lebih baik dan terintegrasi yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi industri dan masyarakat.” tutup Djoko .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Menjalin Kerja Sama Bisnis agar Tidak Tertipu

Tips Menjalin Kerja Sama Bisnis agar Tidak Tertipu

Lifestyle | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 12:35 WIB

Kualitas Angkatan Kerja RI Bergantung Kolaborasi Mutual Antara Pendidikan dan Pelaku Industri

Kualitas Angkatan Kerja RI Bergantung Kolaborasi Mutual Antara Pendidikan dan Pelaku Industri

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 07:07 WIB

Taspen Jadikan Pengembangan SDM Jadi Investasi

Taspen Jadikan Pengembangan SDM Jadi Investasi

Bisnis | Rabu, 14 Agustus 2024 | 15:06 WIB

Begini Cara Anak Usaha YKP BRI Hasilkan SDM Berkualitas

Begini Cara Anak Usaha YKP BRI Hasilkan SDM Berkualitas

Bisnis | Selasa, 13 Agustus 2024 | 11:18 WIB

BRI Mainkan Peran Guna Perkuat Hubungan Ekonomi Indonesia dengan Singapura

BRI Mainkan Peran Guna Perkuat Hubungan Ekonomi Indonesia dengan Singapura

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2024 | 16:00 WIB

Investasi SDM Jadi Senjata Utama Peruri Hadapi Disrupsi Industri

Investasi SDM Jadi Senjata Utama Peruri Hadapi Disrupsi Industri

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2024 | 12:10 WIB

Terkini

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:34 WIB

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:19 WIB

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati

Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×