10 Negara Dengan Kasus Pembunuhan Polisi Terbanyak di Dunia, Indonesia Ada Ngga?

Purwasuka

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:21 WIB
10 Negara Dengan Kasus Pembunuhan Polisi Terbanyak di Dunia, Indonesia Ada Ngga?
Pembunuhan Polisi terbanyak di dunia (Freepik)

PURWASUKA - Kasus meninggalnya anggota polisi bernama Brigadir J tengah menjadi sorotan publik di Indonesia. Ini merupakan kasus dugaan pembunuhan polisi yang hingga sekarang belum selesai.

Terlebih, dugaan kasus pembunuhan polisi yakni Brigadir J ini terus berkembang hingga saat ini. Terkini, muncul nama tersangka baru bernama Brigadir RR.

Namun, apa kalian tahu ada negara yang memiliki jumlah pembunuhan polisi terbanyak di dunia? Apa negara Indonesia termasuk salah satunya? Simak:

Berdasarkan situs survey worldpopulationreview.com, Brasil memiliki jumlah pembunuhan polisi tertinggi di 6.160, hampir enam kali lipat dari Amerika Serikat. 

Rio de Janeiro, negara bagian paling kejam di negara itu dan sebagian besar berada di bawah kendali geng penyelundup narkoba, memiliki jumlah pembunuhan polisi tertinggi. 

Para pejabat mengklaim bahwa sebagian besar polisi yang membunuh korban tewas dalam konfrontasi dengan polisi dan bersenjata. Di sisi lain, banyak negara memiliki jumlah pembunuhan polisi yang sangat rendah. 

Misalnya, pembunuhan polisi hampir tidak ada di beberapa negara Eropa. Denmark, Islandia, dan Swiss semuanya melaporkan nol pembunuhan polisi. Mungkin tidak mengherankan, ketiganya termasuk di antara sepuluh negara teraman di dunia. 

Faktanya, polisi di Islandia tidak membawa senjata api—yang dapat membantu menjelaskan mengapa pembunuhan polisi tahun 2013 terhadap seorang warga sipil adalah satu-satunya peristiwa yang dialami negara itu sepanjang sejarahnya. 

Selain itu, Hong Kong, Luksemburg, Malta, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, dan Saint Lucia rata-rata satu polisi membunuh dalam setahun. Dari jumlah tersebut, Portugal dan Selandia Baru juga dianggap sebagai salah satu dari sepuluh negara teraman di dunia.

baca juga

Berikut 10 negara dengan pembunuhan polisi terbanyak:

1. Venezuela (1829,90)
2. El Salvador (1703,80)
3. Suriah (819,00)
4. Filipina (556,50)
5. Nikaragua (522,70)
6. Jamaika (472.70)
7. Trinidad Dan Tobago (339.70)
8. Brasil (276.20)
9. Bahama (275,70)
10.Saint Vincent dan Grenadines (181,80)

Itulah beberapa deretan negara yang memiliki kasus pembunuhan polisi terbanyak di dunia. Lantas, bagaimana dengan Indonesia?.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Permintaan Kuasa Hukum Brigadir J Soal Atasan Bharada E ke Timsus Polri

Permintaan Kuasa Hukum Brigadir J Soal Atasan Bharada E ke Timsus Polri

Cianjur | Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:16 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×