Riset Katadata Insight Center: Pembangunan Rumah Subsidi Kurang Diminati Pengembang Besar

Purwasuka | Suara.com

Senin, 15 Agustus 2022 | 12:27 WIB
Riset Katadata Insight Center: Pembangunan Rumah Subsidi Kurang Diminati Pengembang Besar
Para narasumber yang dihadirkan dalam webdinar Katadata Insight Center.

JAKARTA – Sebuah penelitian yang dilakukan Katadata Insight Center menyebutkan, pembangunan rumah subsidi kurang diminati pengembang besar. Umumnya, pembangunan rumah subsidi dilakukan oleh para pengembang skala kecil-menengah.

Panel Ahli Katadata Insight Center, Mulya Amri Ph.D mengatakan, akses permodalan dan regulasi kerap menjadi keluhan bagi pengembang rumah subsidi. Selain itu motif ekonomi menjadi alasan utama minimnya partisipasi pengembang skala besar.

Padahal, memiliki rumah tinggal yang layak huni merupakan hak asasi setiap warga negara, dan tugas pemerintah adalah memastikan hak tersebut terpenuhi

Seperti diketahui, di antara kebutuhan pokok, kebutuhan papan menjadi yang paling sulit dipenuhi. Tingkat harga yang tidak seimbang dengan pendapatan menyebablam munculnya golongan masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR.

Hal ini menjadi perhatian pemerintah, sebab perumahan dan permukiman merupakan kebutuhan dasar manusia yang dijamin Undang-undang Dasar 1945.

Sehingga peran vital pemerintah dan lembaga perbankan sangat diperlukan. Alasannya, penambahan rumah subsidi sangat bergantung pada regulasi dan alokasi program pembiayaan pemerintah.

“Sehingga dibutuhkan lembaga perbankan yang berkomitmen menyalurkan kredit konstruksi dan KPR bersubsidi,” ungkap Mulya Amri dalam sebuah webdinar bertema “Rumah untuk Semua, Mencari Solusi Masyarakat Merdeka Punya Rumah Layak” yang digelar pada Senin (15/8/2022).

Sementara itu, kata Mulya Amri, beragam intvestasi terus diupayakan untuk mengatasi sisi permintaan. Lebih dari 35 persen angka backlog membutuhkan bantuan pembiayaan.

Salah satu jenis pembiayaan Kredit Pembiayaan Rumah (KPR) yang disediakan oleh pemerintah yaitu Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Program FLPP yang bersumber dari APBN disebutkan berkontribusi mengurangi backlog kepemilikan 1.2% hingga 2.16%. Selain itu kehadiran BP Tapera diharapkan menjadi sumber pendanaan non-APBN.

Saat ini, BTN menjadi bank penyalur FLPP tertinggi berdasarkan jumlah unit sejak 2010 hingga April 2022, yakni 658.980 unit. Kemudian diikuti BTN Syariah sebanyak 70.542, BNI sebanyak 60.756, BSI sebanyak 49.402, BRI sebanyak 25.932, lalu diikuti bank lainnya.

“BTN menjadi andalan saat bank lain gagal dalam penyaluran FLPP. Semenjak tahun 2022, BP Tapera mengubah mekanisme kuota menjadi komitmen,” jelasnya.

Masih menurut Mulya, dana bank penyalur juga digunakan dalam program penyaluran FLPP. Dibandingkan program subsidi lain, pemerintah mendapatkan pengembalian dari FLPP.

Dari sekian banyak persoalan, kata Mulya, harga tanah menjadi hambatan utama dalam penambahan pasokan rumah bagi MBR. Selain itu tingginya harga proferti menyebabkan masyarakat berpenghasilan rendah membutuhkan dukungan pembiayaan.

Untuk menjaga keberlanjutan program pembiayaan dibutuhkan sumber pendanaan alternatif. Sehingga kolaborasi dengan perbankan sangat penting dalam mendukung kepemilikan rumah bai MBR.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Tinjau Lima Rusun Proyek Strategis Pemerintah, Sudah Ada yang 91 Persen

Kementerian PUPR Tinjau Lima Rusun Proyek Strategis Pemerintah, Sudah Ada yang 91 Persen

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2022 | 16:18 WIB

PUPR Sebut Hunian Vertikal Jadi Pilihan Rasional Ditengah Lahan Kota yang Sempit

PUPR Sebut Hunian Vertikal Jadi Pilihan Rasional Ditengah Lahan Kota yang Sempit

Bisnis | Jum'at, 24 Juni 2022 | 17:44 WIB

PUPR Selesai Bangun 50 Unit Rumah Khusus di Gorontalo Senilai Rp 6,07 Miliar

PUPR Selesai Bangun 50 Unit Rumah Khusus di Gorontalo Senilai Rp 6,07 Miliar

Bisnis | Senin, 25 April 2022 | 12:15 WIB

Terkini

6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 10 April 2026, Rezeki Mengalir Deras

6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 10 April 2026, Rezeki Mengalir Deras

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 06:35 WIB

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:34 WIB

Sinopsis Kaho Naa... Pyaar Hai: Film yang Melahirkan Hrithik-Mania, Tayang Pagi Ini di ANTV

Sinopsis Kaho Naa... Pyaar Hai: Film yang Melahirkan Hrithik-Mania, Tayang Pagi Ini di ANTV

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 06:30 WIB

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:26 WIB

Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon

Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:17 WIB

Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata

Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:07 WIB

Viral Kisah Pak Untung, Guru Tanpa Tangan di Madura Jago Menulis Huruf Arab

Viral Kisah Pak Untung, Guru Tanpa Tangan di Madura Jago Menulis Huruf Arab

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 06:00 WIB

Coffee Fair Alfamart April 2026: Diskon Kopi Favorit Mulai Rp6 Ribuan, Beli 1 Gratis 1

Coffee Fair Alfamart April 2026: Diskon Kopi Favorit Mulai Rp6 Ribuan, Beli 1 Gratis 1

Sumsel | Jum'at, 10 April 2026 | 00:04 WIB

Sudah Bayar Pajak, Motor Justru Hilang di Samsat Palembang, Ini 5 Fakta Mengejutkan

Sudah Bayar Pajak, Motor Justru Hilang di Samsat Palembang, Ini 5 Fakta Mengejutkan

Sumsel | Kamis, 09 April 2026 | 23:51 WIB

Ice Cream Fair Indomaret April 2026: Diskon Besar Hingga 50 Persen, Beli 4 Gratis 2

Ice Cream Fair Indomaret April 2026: Diskon Besar Hingga 50 Persen, Beli 4 Gratis 2

Sumsel | Kamis, 09 April 2026 | 23:50 WIB