Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 10 April 2026 | 06:34 WIB
Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF
Israel serang Lebanon (Antara)
baca 10 detik
  • Konflik Timur Tengah menyebabkan penurunan distribusi minyak 13 persen dan gas alam 20 persen.

  • Presiden Donald Trump menyepakati gencatan senjata dengan Iran selama dua minggu untuk stabilitas.

  • Selat Hormuz akan dibuka kembali demi memulihkan rantai pasok energi dan pangan global.

Suara.com - Kondisi geopolitik perang yang memanas di kawasan Timur Tengah telah menghadirkan tekanan yang sangat luar biasa bagi penduduk Bumi.

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional atau IMF, Kristalina Georgieva, menyampaikan pandangan tersebut pada hari Kamis tepatnya tanggal 9 April.

Gejolak perang yang sedang berlangsung di wilayah tersebut menjadi ujian berat bagi ketangguhan ekonomi internasional saat ini.

Efek domino dari ketegangan militer ini bahkan telah dirasakan secara luas oleh berbagai negara di penjuru dunia.

"Ekonomi dunia yang tangguh sedang kembali diuji oleh perang yang kini sedang mendera Timur Tengah. Konflik tersebut telah menyebabkan kesulitan besar di seluruh dunia," kata Georgieva dikutip dari Sputnik.

Krisis ini memberikan dampak negatif yang sangat signifikan terutama pada sektor ketersediaan sumber energi global.

Terdapat penurunan angka distribusi minyak mentah yang mencapai kisaran 13 persen untuk setiap harinya.

Tidak hanya minyak, aliran Gas Alam Cair atau LNG juga mengalami kemerosotan volume pengiriman hingga 20 persen.

Data ini menunjukkan betapa krusialnya stabilitas kawasan Timur Tengah terhadap kebutuhan energi bagi masyarakat internasional.

baca juga

Situasi tersebut diprediksi akan memicu gangguan operasional pada banyak fasilitas kilang minyak di berbagai lokasi.

Potensi penutupan kilang tersebut membawa ancaman nyata berupa krisis bahan bakar dan kelangkaan pasokan pangan dunia.

Masyarakat harus bersiap menghadapi konsekuensi ekonomi yang muncul akibat terhambatnya rantai pasok kebutuhan pokok tersebut.

IMF menekankan bahwa perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kondisi ini.

“Sebagai peringatan, karena ini adalah guncangan negatif terhadap pasokan, maka penyesuaian permintaan tidak dapat dihindari,” tutur Georgieva.

Kabar baik mulai muncul ketika Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan resmi pada hari Selasa kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata

Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:07 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Gencatan Senjata AS-Iran, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Liks | Kamis, 09 April 2026 | 19:42 WIB

Dampak Perang AS-Iran, Harga Plastik Meroket

Dampak Perang AS-Iran, Harga Plastik Meroket

Foto | Kamis, 09 April 2026 | 17:41 WIB

Terkini

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×