BANDUNG - Penunjukan Luis Milla Aspas sebagai pelatih Persib telah disampaikan kepada publik sejak 19 Agustus 2022 lalu. Milla menjadi pelatih asal Spanyol pertama yang mendapat kepercayaan menangani Pangeran Biru.
Sejak berdiri pada 1933, Persib untuk pertama kalinya ditukangi pelatih asing pada awal dekade 1980-an. Saat itu, Persib ditangani pelatih Polandia, Marek Janota hingga tahun 1983.
Setelah itu, Pangeran Biru sempat kembali ditangani pelatih lokal sebelum penunjukan Marek Andrzej Sledzianowski (Polandia) pada tahun 2003. Sayangnya, kebersamaan dengan Sledzianowski tak bertahan lama.
Di tahun yang sama, tongkat estafet diteruskan kepada pelatih asal Cile, Juan Antonio Paez. Pelatih yang sukses menyelamatkan Pangeran Biru dari degradasi itu menjadi juru racik PERSIB hingga 2004.
Pada periode 2006-2008, Persib mempercayakan tim kepada pelatih asal Moldova, Arcan Iurie Anatolievici.
Pada tahun 2010, Pangeran Biru mulai ditangani pelatih-pelatih asal Eropa Timur. Mulai dengan kehadiran Daniel Darko Janackovic (Serbia) yang juga memegang paspor Prancis, Jovo Cuckovic dan Drago Mamic (Kroasia).
Berselang lima tahun, PERSIB masih menaruh harapan kepada pelatih asal Serbia dengan ditunjuknya Dejan Antonic.
Pada tahun 2018, Persib mulai ditangani oleh pelatih asal Argentina, Mario Gomez. Sebelumnya, Gomez merupakan pelatih yang sukses bersama klub asal Malaysia, Johor Darul Ta'zim dengan membawa klub berjuluk Harimau Selatan itu menjadi juara di AFC Cup 2015.
Kursi pelatih Pangeran Biru kemudian sempat beralih kepada pelatih asal Montenegro, Miljan Radovic pada 2019. Sebelum menjadi pelatih, Radovic lebih dulu menjabat sebagai Direktur Teknik. Di tahun yang sama, PERSIB menunjuk Robert Alberts yang kemudian menyatakan mundur di tahun 2022.***
Baca Juga: Amazon Care Dikabarkan Ditutup Setelah 31 Desember, Kurang Menguntungkan?