Suara.com - Tuduhan pelecehan seksual terhadap Mohan Hazian turut menyeret nama Gofar Hilman.
Tuduhan tersebut berawal dari utas seorang model di X yang mengaku pernah menjadi talent untuk brand lokal milik pria berinisial M.
Mohan pun telah menanggapi tuduhan sang model. Meski meminta maaf akan kegaduhan yang ditimbulkan, Mohan menegaskan bukan pelaku pemerkosaan.
Nama Gofar Hilman terseret lantaran seorang warganet membela Mohan dengan meminta yang lain tak buru-buru menghakimi.
Pasalnya Gofar Hilman pernah terseret kasus pelecehan seksual dan pada akhirnya dinyatakan tidak bersalah.

"Gak usah terlalu terburu-buru guys, selagi belum ada bukti kongkrit atau klarifikasi dari yang bersangkutan," komentar akun@0ht***.
"Inget, dulu Gofar Hilman juga dibikinin thread beginian juga. Udah cancel taunya ceweknya halu," imbuhnya.
Pembelaan terhadap Gofar Hilman membuat sejumlah warganet murka hingga kembali membahas kasusnya di masa lalu.
dr Tirta bahkan ikut mengedukasi apabila warganet wajib berpihak kepada korban pelecehan seksual apa pun yang terjadi selanjutnya.
"Intinya circle Mohan bawa-bawa kasus Gofar sebagai alesan mereka netral," tutur dr Tirta yang mengenal Mohan Hazian secara pribadi.

"Udah kujelasin, kena stay with victim (berpihak pada korban) dulu. Ya tetap ngeyel," omelnya.
Warganet pun kesal dan menganggap Gofar Hilman kini jadi 'nabi' atau panutan untuk pelaku pelecehan seksual.
Kasus Gofar dianggap sebagai contoh dan membuat pihak korban malah terpojok.
"Dan sekarang Gofar Hilman telah resmi menjadi nabi dan panutan para pemerkosa, pelaku kekerasan dan pelecehan seksual, serta para pembelanya," tulis akun @bungje***.
"Dia bangkit sebagai YouTuber dan membebaskan cancel culture orang-orang cabul," sentil akun @esbuyungu***.