Vaksin Cacar Monyet Langka, Spanyol Ubah Skema Dosis Vaksinasi

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 24 Agustus 2022 | 21:07 WIB
Vaksin Cacar Monyet Langka, Spanyol Ubah Skema Dosis Vaksinasi
Monkeypox atau cacar monyet. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Spanyol mengubah skema dosis vaksinasi cacar monyet, demi mencegah penyebaran penyakit yang merebak di Eropa Barat ini.

Dilansir ANTARA, otoritas kesehatan Spanyol menyetujui strategi baru vaksinasi cacar monyet sehingga warga diperbolehkan divaksin dengan dosis lebih kecil.

Setiap dosis vaksin Imvanex buatan Bavarian Nordic akan dipecah menjadi lima dosis, kecuali bagi perempuan yang sedang mengandung serta orang-orang yang memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh, kata kemenkes melalui pernyataan.

Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)
Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)

Imvanex --juga dikenal dengan nama merek Jynneos--adalah satu-satunya vaksin yang saat ini tersedia untuk cacar monyet.

Dengan strategi baru tersebut, Spanyol mengikuti langkah yang diterapkan Inggris setelah Badan Obat-Obatan Eropa pekan lalu mengeluarkan keputusan untuk mengizinkan "penghematan dosis".

Inggris sebelumnya pada Senin juga menyetujui penggunaan dosis lebih kecil vaksin cacar monyet.

Pada Senin, Spanyol menerima 5.000 dosis lagi vaksin tersebut, sehingga totalnya berjumlah lebih dari 17.000 dosis.

Spanyol merupakan salah satu negara yang paling parah dilanda penyakit tersebut. Ada lebih dari 6.119 kasus cacar monyet yang ditemukan sejak Mei di negara itu.

Di seluruh dunia, sudah lebih dari 40.000 kasus cacar monyet yang ditemukan di 80 negara yang tidak menganggap penyakit itu sebagai endemi.

Baca Juga: Upaya Pencegahan Cacar Monyet, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pengawasan Terhadap Penumpang

Cacar Monyet Bisa Menular ke Hewan Peliharaan

Melansir laman News18, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikta telah menerapkan kepada para pasien cacar monyet untuk menjauhi hewan peliharaan. Hal ini karena di dalam jurnal medis Lancet, yaitu laporan di Prancis mengungkapkan seekor anjing greyhound Italia tertular virus.

Dikatakan, anjing tersebut tidur bersama kedua pria yang terinfeksi cacar monyet pasca berhubungan seks dengan pasangan lainnya. Kondisi tersebut menyebabkan kedua pria tersebut mengalami lesi dan gejala lainnya.

Tidak hanya itu, kondisi itu juga menyebabkan anjing greyhound tersebut mengembangkan gejala yang sama seperti virus cacar monyet. Kondisi ini sendiri yang juga dikatakan sebagai laporan pertama cacar monyet pada hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

Oleh karena itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengatakan, hewan peliharaan yang melakukan kontak dengan pasien cacar monyet harus melakukan isolasi di tempat yang jauh dari manusia dan binatang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI