Mahasiswa Purwakarta Kembali Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM, Polisi Disiagakan Depan DPRD

Purwasuka Suara.Com
Rabu, 07 September 2022 | 12:39 WIB
Mahasiswa Purwakarta Kembali Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM, Polisi Disiagakan Depan DPRD
Aksi Aliansi Mahasiswa Purwakarta berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM (Jabarnews.com)

PURWAKARTA - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Purwakarta Melawan turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa menolak kebijakan pemerintah yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hari ini, Rabu (7/9/2022). 

Aksi massa ini kembali mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta untuk menyalurkan aspirasinya. Agar tidak terjadi kericuhan dalam aksi ini, ratusan personel Polres Purwakarta diterjunkan ke lokasi unjuk rasa.

Kabag Ops, Kompol Dadang Garnadi mengatakan, jumlah personel yang diterjunkan pada aksi unjuk rasa mahasiswa kali ini sebanyak 165 orang. Ratusan personel ini bertugas memastikan jalannya aksi unjuk rasa bisa berjalan aman dan tertib.

"Hari ini, kita terjunkan sebanyak 165 anggota untuk melakukan pengamanan dalam aksi demo yang dilakukan mahasiswa agar berjalan kondusif, lancar, dan aman," katanya, Rabu (7/9/2022).

Selain di depan kantor DPRD Kabupaten Purwakarta, sejumlah personel disiagakan di pertigaan BTN tepatnya di Lapangan Sahate Pasar Jumat. 

Dadang menerangkan, pihaknya telah menginstruksikan para personel menjaga jalannya aksi unjuk rasa dengan mengedepankan sikap humanis. Adapun prioritas pengamanan yakni di kantor DPRD Kabupaten Purwakarta.

"Personel Polres Purwakarta akan mengamankan di sejumlah titik, tetapi prioritasnya di Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta. Selain itu kita tempatkan sejumlah personel di jalan guna mengatur kelancaran lalulintas," katanya.

Dia meminta kepada peserta aksi untuk tidak berbuat kerusuhan sehingga unjuk rasa ini bisa aman dan tertib. Terkait pengalihan arus di depan kantor DPR sendiri, pihaknya masih menunggu situasi massa di lapangan.

“Rekayasa lalin kita tentatif kita, liat situasional. Jika tidak diperlukan, ya tidak akan kita tutup. Tapi jika memang jumlah massanya diperkirakan bisa menutup Jalan, ya kita lakukan buka tutup,” katanya. ***

Baca Juga: YLBHI Kecam Aksi Represif Polisi ke Mahasiswa Saat Demo Tolak Harga BBM Naik di Bengkulu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI