KARAWANG - Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Kabupaten Karawang menjadi korban tindak kekerasan seksual yang diduga dilakukan pria berinsial D di sebuah bengkel dekat kampus korban.
Akibat perbuatan diduga dilakukan oleh pria yang berprofesi karyawang produsen oli itu, kini korban mengaku mengalami trauma.
Pemilik bengkel, HG menerangkan, bahwa terduga pelaku bukan karyawan tempat bengkelnya. Namun datang hanya untuk menawarkan produk oli.
Ditegaskan HG, dirinya tidak segan memberikan sanski tegas hingga pemecetan bila ada pekerjanya yang melakukan tindak kekerasan seksual.
"Dia bukan bekerja kita, dia hanya sales yang kebetulan menawarkan produknya ke kita. Kalau pun memang ada salah satu pekerja kita yang melakukan pelecehan kepada pelanggan atau kustomer kita, langsung kita pecat dan kita serahkan ke pihak yang berwajib," ujarnya mengutip dari karawang.inews.id, Rabu (21/9/2022).
Menurutnya, perbuatan bejat yang diduga dilakukan oleh D sangat merugikan, dan itu bisa merusak reputasi tempat usahanya. Dia juga mendukung korban untuk melaporkan tindakan bejat D ke pihak yang berwajib.
"Jelas bisa merugikan kita lah. Dan saya juga tidak keberatan jika si D ini ditangkap, karena dikhawatirkan dapat meresahkan masyarakat," katanya.
Sementara itu, korban mengaku sampai sekarang belum ada itikad baik dari pelaku meminta maaf kepadanya. Diterangkannya, juga perbuataan si pelaku membuat dirinya sangat ketakutan.
"Belum ada, bahkan saat si D dimintai keterangan oleh rekan wartawan malah menertawakan. Seolah-olah tidak terjadi apapun," pungkasnya.
Baca Juga: Belajar Filsafat Stoikisme dari Roronoa Zoro