Purwasuka - Agama islam menekankan bahwa hutang dilakukan ketika dalam situasi darurat serta tidak bermudah-mudah dalam berhutang untuk keperluan konsumtif yang tidak mendesak.
Jika sudah mampu untuk membayar hutang tersebut, maka diwajibkan untuk segera membayarnya. Karena menunda dalam membayar hutang padahal telah mampu maka itu adalah sebuah kedzaliman.
Berikut ini adalah do'a yang diajarkan Rassulullah Shallallahu alaihi wasallam agar bisa melunasi hutang sebesar apapun hutangnya. Tentunya harus dibarengi dengan kesabaran dan tetap berusaha mencari solusi dengan jalan yang halal.
,
“Wahai Rabb Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Engkau) Yang Maha pengasih di dunia dan akhirat, dan Yang Maha penyayang di dua negeri tersebut. Engkau memberi dari keduanya kepada orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau cegah orang yang Engkau kehendaki. Kasihilah aku dengan rahmat-Mu; di mana Engkau jadikan aku cukup dengannya dengan tidak membutuhkan kasih sayang dari siapapun selain Engkau.” (Targhib wa Tarhib, hal 734)
Ada juga do’a yang lainnya agar bisa melunasi hutang, yaitu:
“Ya Allah, cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku selamat) dari yang haram. Cukupilah aku dengan karunia-Mu (hingga aku tidak meminta) kepada selain-Mu”. (HR. At Tirmidzi, Shahihut Targhib wat Tarhib no. 1820)
Ini adalah doa agung untuk diucapkan oleh seseorang yang memiliki hutang dan kesulitan melunasinya. Dengan mengamalkannya, niscaya Allah akan memudahkannya untuk bisa melunasi hutang seberapa besarnya, meski sebesar gunung (sesuai hadits).
Karena, kemudahan adalah datang dari Allah Azza wa Jalla serta perbendaharaan kekayaan Allah Azza sangat melimpah tanpa batas. Siapa yang berserah diri kepada-Nya, niscaya segala kesulitan akan hilang dari diri manusia.
Baca Juga: Wanita Ini Rela Mau Jual Ginjal Demi Bayar Hutang
Selain itu, juga diperlukan juga mengatur belanja dengan bijak dan selalu memperbaiki hubungan dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala, sehingga hubungan dengan manusia pun menjadi baik.(*)