Polisi Purwakarta Tangkap Komplotan Curanmor, Modusnya Manfaatkan Wanita Muda

Purwasuka | Suara.com

Senin, 26 September 2022 | 11:29 WIB
Polisi Purwakarta Tangkap Komplotan Curanmor, Modusnya Manfaatkan Wanita Muda
Ilustrasi Polsek Sukatani menangkap komplotan pelaku Curanmor. (Pixabay)

PURWAKARTA - Empat orang pelaku tindak kejahatan pencurian bermotor (Curanmor) dibekuk Polsek Sukatani Polres Purwakarta. Satu dari empat pelaku seorang perempuan yang masih di bawah umur dan berstatus pelajar.

Keempat orang pelaku yakni RA (18) warga Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur, lalu SH (26), ABU (26) dan SSS (15) warga Maniis, Kabupaten Purwakarta.

Kapolsek Sukatani, AKP Asep Saepudin mengatakan, ketiga pelaku yakni RA, SH, dan ABU menggunakan SSS sebagai umpan untuk memancing calon korbannya. 

"Seorang perempuan berinisial SSS ini bertugas sebagai umpan dalam aksi curanmor yang dilakukan komplotan curanmor ini. Sementara ketiga orang pria ini memiliki tugas masing-masing, ada yang sebagai eksekutor dan ada juga yang sebagai pengantar eksekutor," katanya, Senin (26/9/2022).

Dia menerangkan, awal mula pengungkapan kasus komplotan curanmor ini berawal dari peristiwa dari adanya laporan korban yang kehilangan satu unit motor Kawasaki KLX bernomor polisi T-5498-IM di Kampung Pangkalan, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta pada Senin (19/9/2022). 

Sebelumnya, lanjut Asep, korban telah janjian ketemu dengan teman perempuannya yakin SSS, kemudian pergi untuk bertemu di Kampung Pangkalan, Desa Sukajaya.

"Sesampainya di lokasi yang telah dijanjikan, korban pun memarkirkan motor KLX tersebut di depan rumah warga yang berada kurang lebih 10 hingga 15 meter dari rumah teman perempuannya itu. Kemudian sekira pukul 24.00 WIB korban yang bermaksud akan mengecek keberadaan motornya ternyata diketahui telah hilang," katanya.

Korban dan SSS ini awalnya berkenalan di media sosial Facebook dan berlanjut bertukar nomor handphone. 

"Jadi antara korban dan pelaku perempuan berinisial SSS ini awalannya kenal di Facebook, yang kemudian berlanjut saling tukar nomor Whatsapp. Lalu, SSS ini mengajak korban untuk ketemu dan sebelumnya SSS menanyakan ke korban bakal datang pake kendaraan apa, motor atau mobil," katanya.

Asep mengungkapkan para pelaku ini diamankan di wilayah Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat (23/9/2022).

Dari tangan para pelaku, pihaknya mengamankan barang bukti satu unit kendaraan motor Kawasaki KLX, cover body kendaraan motor KLX Warna Hijau yang telah dilepaskan dan 1 unit kendaraan motor honda Vario berwarna putih merah. 

"Keempat pelaku kini ditahan di Mapolsek Sukatani. Mereka akan dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 4 yaitu Pencurian Pemberatan yang dilakukan oleh 2 orangbatau lebih dengan ancaman 7 tahun penjara," pungkasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Guru SMA yang Dianiaya Muridnya Minta Pelaku Dihukum Ringan: Saya Seorang Ibu

Guru SMA yang Dianiaya Muridnya Minta Pelaku Dihukum Ringan: Saya Seorang Ibu

Sumbar | Senin, 26 September 2022 | 10:06 WIB

Gubernur Khofifah Bentuk Satgas Gegara Marak Kasus Kekerasan Siswa Sekolah di Jatim, Ada yang Berujung Kematian

Gubernur Khofifah Bentuk Satgas Gegara Marak Kasus Kekerasan Siswa Sekolah di Jatim, Ada yang Berujung Kematian

Jatim | Senin, 26 September 2022 | 09:35 WIB

Pelaku Curanmor di Kresek Tangerang Diamuk Massa Usai Kepergok Gasak Motor

Pelaku Curanmor di Kresek Tangerang Diamuk Massa Usai Kepergok Gasak Motor

Banten | Senin, 26 September 2022 | 07:59 WIB

Terkini

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar

3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar

Jabar | Sabtu, 11 April 2026 | 23:45 WIB

Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram

Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram

Banten | Sabtu, 11 April 2026 | 23:13 WIB

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor

Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor

Bogor | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi

Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi

Jabar | Sabtu, 11 April 2026 | 22:33 WIB

Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi

Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 22:30 WIB

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural

Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural

Your Say | Sabtu, 11 April 2026 | 22:05 WIB