Penjelasan Diskar PB Kota Bandung terkait Sulitnya Pemadaman di Pabrik Triplek

Purwasuka

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:35 WIB
Penjelasan Diskar PB Kota Bandung terkait Sulitnya Pemadaman di Pabrik Triplek
Petugas Diskar PB Kota Bandung tengah memadamkan api di pabrik triplek di Kota Bandung. (*/Humas Pemkot Bandung/)

PURWASUKA- Pabrik triplek di Jalan Soekarno No. 505 Kota Bandung akhirnya berhasil dipadamkan pada Rabu 26 Oktober 2022 pagi setelah hangus dilahap si jago merah selama lebih dari 37 jam.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana menjelaskan terkait penyebab lama dan sulitnya pemadaman api dalam kebakaran pabrik triplek kemarin. 

Menurut Gun Gun Sumaryana, salah satu penyebab lamanya proses pemadamam kebakaran di pabrik triplek kemarin karena kondisi pabrik tergolong multi block, banyak bahan mudah terbakar. 

Seperti bahan-bahan konduktor diantaranya; lem dan kardus.Bahkan, gudang triplek yang berukuran 2.000 meter² hampir 70 persen terisi bahan multi block, penuh sampai atap.

“Jadi membuat apinya itu awet. Kadang-kadang lapisan atasnya sudah padam, tapi lapisan bawahnya belum. Akibatnya api di pabrik triplek bisa menyala kembali,” jelas  Gun Gun Sumaryana, Bandung, Kamis, 27 Oktober 2022. 

Oleh sebab itu kata dia, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung terus menyuplai air karena jika terlambat didinginkan, lapisan bawah yang masih panas itu akan menjadi api lagi.

Ia menambahkan, saat awal kejadian, pleton 2 yang ada di markas komando dan para UPT diturunkan karena kebakaran kali ini cukup sulit dipadamkan. 

“Kalau kebakaran biasa, biasanya cukup UPT yang turun. Jadi kita bagi, ada yang jaga di kantor, ada yang turun ke lapangan. Tiap UPT kita bagi dua regu. Ketika teman-teman mulai kelelahan, diganti dengan yang baru,” tambah dia.

“Pasukan pemadaman tiap pleton ada 80-90 personil. Kami ada 3 pleton. Saat kejadian hari pertama yang diturunkan pleton 2. Lalu, hari selanjutnya pleton 3, dan hari ini pleton 1,” sambung dia. 

baca juga

Kalau dijumlahkan, keseluruhan kurang lebih 250 orang yang turun dalam proses pemadaman api di pabrik triplek kemarin. 

“Reka-rekan di staff kantor yang dulunya masuk dalam tim tempur juga turut terjun membantu ke lapangan. Sehingga jumlahnya bertambah,” ucap dia. 

Pada hari pertama memang ada satu orang anggota dari pleton 2 dilarikan ke RS karena kekurangan oksigen. Personil yang dilarikan ini meski tergolong sudah berumur, tapi semangatnya masih sangat tinggi.

“Dua personil lainnya hanya mengantarkan. Namun, karena kondisi kemarin itu memang cukup ekstrem, asapnya sangat banyak, sehingga berpengaruh terhadap kondisi tubuh dari anggota tersebut. Saat ini kondisinya sudah membaik,” ujar dia. 

Beruntung di hari pertama kebakaran Diskar PB Kota Bandung dibantu Damkar dari perbatasan Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat. Sehingga suplai air sangat terjaga.

“Kami betul-betul berterima kasih dengan teman-teman Damkar dari wilayah perbatasan yang sudah ikut membantu,” ucap dia.*** 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Membara Selama 39 Jam, Petugas Damkar Akhirnya Bisa Padamkan Kebakaran Gudang Triplek di Bandung

Membara Selama 39 Jam, Petugas Damkar Akhirnya Bisa Padamkan Kebakaran Gudang Triplek di Bandung

Purwasuka | Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:00 WIB

Rumah Sakit di Kota Bandung Wajib Melaporkan Kasus Gagal Ginjal Akut ke Dinkes

Rumah Sakit di Kota Bandung Wajib Melaporkan Kasus Gagal Ginjal Akut ke Dinkes

Purwasuka | Senin, 24 Oktober 2022 | 18:59 WIB

Pemkot Bandung Bakal Kawal Peredaran Obat Sirup Bahaya di Kota Bandung

Pemkot Bandung Bakal Kawal Peredaran Obat Sirup Bahaya di Kota Bandung

Purwasuka | Senin, 24 Oktober 2022 | 17:58 WIB

Pemkot Bandung Kucurkan Rp500 Juta untuk Pembentukan Kampung Siaga Bencana

Pemkot Bandung Kucurkan Rp500 Juta untuk Pembentukan Kampung Siaga Bencana

Purwasuka | Minggu, 23 Oktober 2022 | 17:34 WIB

2 Kecamatan di Kota Bandung Bakal Jadi Kampung Siaga Bencana

2 Kecamatan di Kota Bandung Bakal Jadi Kampung Siaga Bencana

Purwasuka | Minggu, 23 Oktober 2022 | 15:11 WIB

Wow, Angka Pengangguran Naik di Kota Bandung hingga Tembus 153.000

Wow, Angka Pengangguran Naik di Kota Bandung hingga Tembus 153.000

Purwasuka | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 12:25 WIB

4.000 Lowongan Pekerjaan Bakal Dibuka di Job Fair Disnaker Kota Bandung

4.000 Lowongan Pekerjaan Bakal Dibuka di Job Fair Disnaker Kota Bandung

Purwasuka | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:15 WIB

Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Dinkes Bandung Minta Orang Tua Jeli terhadap Gejala Awal

Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Dinkes Bandung Minta Orang Tua Jeli terhadap Gejala Awal

Purwasuka | Kamis, 20 Oktober 2022 | 19:19 WIB

Marak Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal, Dinkes Bandung Larang Nakes dan Faskes Beri Obat Cair ke Pasien Anak

Marak Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal, Dinkes Bandung Larang Nakes dan Faskes Beri Obat Cair ke Pasien Anak

Purwasuka | Kamis, 20 Oktober 2022 | 09:33 WIB

Pasar Murah Bakal Digelar Rutin, Disdagin Kota Bandung: Semua Bergantung Anggaran yang Ada

Pasar Murah Bakal Digelar Rutin, Disdagin Kota Bandung: Semua Bergantung Anggaran yang Ada

Purwasuka | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 21:31 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×