PURWASUKA- Ayah dari Fuji, Haji Faisal mencurahkan hatinya yang terkenang terhadap anak sulungnya, almarhum Febri Andriansyah.
Curahan hati soal almarhum Febri Andriansyah tersebut diunggah Haji Faisal di salah satu feed Instagram pribadinya @opah_faisal.
Dalam curahan hatinya, Haji Faisal mengaku sangat sulit melupakan almarhum Febri Andriansyah meskipun sudah setahun lebih anak sulungnya tersebut meninggal dunia.
“Walaupun sudah setahun lebih kepergianmu nak, tapi bagi Papa sangat sulit untuk melupakanmu,” ungkap Haji Faisal atau populer disebut Opah Faisal dilansir PURWASUKA dari Instagram @opah_faisal diunggah Minggu, 8 Januari 2023.
Sulit melupakan kata Opah Faisal, apalagi rindu curahan hati, canda tawa dan perhatian sang almarhum.
“Papa sangat rindu curahan hatimu, canda tawamu dan perhatian mu nak. Maafkan Papa nak, semoga kamu senang dan bahagia bersama istrimu di surga amin,” kata Opah Faisal.
Dalam curahan hatinya, Opah Faisal pun mengaku merasa rapuh setelah ditinggalkan almarhum anak sulungnya tersebut. Rapuh, tetapi harus tegar demi anak-anaknya dan demi masa depan cucu kesayangannya.
“Demi kamu sendang dan bahagia, apapun Papa lakukan selama ini nak. Papa tak menyangka akan begini jadinya. Kepergianmu telah membuat Papa menjadi rapuh nak, tapi Papa harus tegar demi adik-adikmu, anakmu, masa depan anakmu,” harap Opah Faisal.
“Semoga Tuhan membimbing dan menguatkan Papa disisa hidup Papa ini dalam mendidik anakmu, amin,” tambah dia.
Baca Juga: Pengamat Sebut Pemprov Jabar Tak Realistis Buat Konten Masjid Al Jabbar Sampai Miliaran Rupiah
Diakhir unggahannya, Opah Faisal pun mengucapkan maaf atas unggahannya tersebut. Meminta maaf karena perasaan rindu yang tak terbendung lagi terhadap anak sulung yang sangat dicintainya tersebut.
“Maaf ya semuanya,Opa memang sangat kangen sekali sekarang ini karena dialah yang mengerti dan perhatian sekali pada Papanya ini,” ucapnya.
“Dia selalu bicara akan berusaha untuk sukses dan akan menyenangkan mamanya dan papanya, mungkin karena dialah baru yang gede atau mungkin juga karena dialah yang sangat mengerti jalan hidup papanya ini, karena dia selalu disamping papanya sejak papanya merintis kehidupan mulai dari kampung sampai Jakarta. Semoga sikap dan perhatiannya pada orang tuanya itu menjadi amal ibadah bagi dia disisi Allah SWT, amin,” tambah dia.***