Healing Yuk ke Desa Wisata Kampung Tajur Purwakarta, Dijamin Seru!

Purwasuka

Kamis, 12 Januari 2023 | 14:37 WIB
Healing Yuk ke Desa Wisata Kampung Tajur Purwakarta, Dijamin Seru!
Situasi Kampung Tajur Purwakarta. (Jabarnews.com)

PURWASUKA - Jika anda bosan  dengan hiruk pikuk perkotaan dan ingin mencari ketenangan nan sejuk? Coba deh berkunjung ke Desa Wisata yang ada di Kabupaten Purwakarta yang satu ini.

Objek wisata tersebut bernama Kampung Tajur, sebuah kampung yang berada di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.

Pada tahun 2004 silam, kampung tajur diciptakan menjadi sebuah desa wisata oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Bukan tanpa sebab, desa yang berada di Kaki Gunung Burangrang masih menjaga kearifan lokal dan keasriannya.

Awal masuk Kampung Tajur, anda akan disuguhkan pepohonan yang rindang dengan suasana yang sejuk, gunung yang menjulang, hamparan sawah yang menghijau dan angin berhembus menambah kenikmatan saat tiba di wilayah Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. 

Setibanya di kampung tajur, terlihat deretan rumah-rumah panggung yang seragam layaknya rumah adat Sunda tempo dulu, dinding dari anyaman bambu, berlantai kayu dan bercat hitam putih menambah keasrian rumah itu.

Rumah tersebut adalah rumah-rumah warga yang biasa mereka tinggal dan dipertahankan keasliannya dari dulu, setelah dinyatakan menjadi desa wisata, rumah itu bisa di sewakan bagi para wisatawan yang ingin menikmati suasana perkampungan.

“Desa Wisata ini diciptakan oleh Kang Dedi Mulyadi tahun 2004, karena mungkin melihat potensi warga yang masih memakai tungku, rumah panggung, sehingga ia menjadikan kampung ini tempat wisata," Ujar Kepala Desa Pasanggrahan, Muh Adam Febriansyah, Kamis (12/1/2023).

Adam menyebut, sedikitnya ada 40 rumah berbentuk rumah panggung dengan bahan dasar kayu dan bambu yang di jadikan Penginapan (Homestay), kerapihan rumah ini di tambah dengan seragamnya cat rumah warga tersebut yakni hitam dan putih. 

Tak hanya itu, lanjut dia, mayoritas warga masih mempertahankan kearifan lokal salah satunya memasak menggunakan kayu bakar di tungku pembakaran.

baca juga

"Kearifan lokal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunujungnya yang mayoritas warga perkotaan seperti Jakarta, Bandung, Bekasi Dan Depok." Ungkap Adam. 

Di Kampung Tajur, sambung dia, pengujung dapat berekowisata dengan aktivitas warga sekitar mulai dari bertani, beternak, bercocok tanam hingga melakukan pembuatan kuliner seperti membuat gula aren membuat wajit dan sejumlah kerajinan tangan lainnya.

“Keunggulan di sini, pengunjung dapat mengikuti aktivias pemilik rumah atau warga sekitar, yang mau ke sawah, ke kebun, mau bikin masakan atau kerajinan kami siapkan," tutur pria yang dikenal murah senyum itu..

Masih kata Adam, dalam satu bulannya selalu ada pengunjung yang datang untuk berwisata baik dari komunitas yang memanfaaatkan keindahan alam untuk berswafoto maupun untuk menikmatinya, ada pula dari kalangan pelajar untuk melakukan observasi pendidikan.

“Alhamdulillah, sejak dijadikannya kampung ini desa wisata, perekonomian di kampung sini meningkat, mulai dari penghasilan penginapan, dari menyediakan makan dan dari paket ekowisata. Yang paling banyak itu dari kalangan pelajar yang melakukan observasi pendidikan”, tuturnya.

Adam merinci, untuk satu malam penginapan di rumah panggung, warga memasang tarif mulai dari Rp. 300 Ribu hingga Rp.500 Ribu perumah, satu rumah dapat di isi oleh 8 orang. Harga itu belum termasuk biaya makan.

"Jika anda yang berkeinginan datang ke lokasi ini sangat mudah, dari arah Bandung maupun Jakarta dapat keluar di Gerbang Tol Jatiluhur di Ruas Jalan Tol Cipularang dan mengambil arah ke Wilayah Wanayasa. Dari persimpangan wayanayasa terus lurus mengikuti jalan. Sampai pada perempatan Desa Pasanggrahan, detikers akan menemukan papan arah menuju wisata kampung Tajur," tutur Adam. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Si Jago Merah Lahap Bangunan Pesantren di Cigedogan Purwakarta, Polisi Beberkan Kronologisnya

Si Jago Merah Lahap Bangunan Pesantren di Cigedogan Purwakarta, Polisi Beberkan Kronologisnya

Purwasuka | Kamis, 12 Januari 2023 | 21:28 WIB

Sore hingga Malam Hari Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat

Sore hingga Malam Hari Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat

Purwasuka | Kamis, 12 Januari 2023 | 16:18 WIB

'Bapak Sosmed Bukan Rakyat Kecil' Ridwan Kamil Senyum Kecut Kena Roasting Kiky Saputri: Followers Melebihi UMR Jabar

'Bapak Sosmed Bukan Rakyat Kecil' Ridwan Kamil Senyum Kecut Kena Roasting Kiky Saputri: Followers Melebihi UMR Jabar

News | Kamis, 12 Januari 2023 | 13:49 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×