PURWASUKA - Selama 20 tahun, jalan di Dusun Kedung Asem, Desa Srikamulyan, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang rusak. Warga pun mengeluhkan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah setempat.
Tak hanya rusak, jalan tersebut pun selalu berlumpur usai diguyur hujan. Hal ini membuat warga sekitar kesulitan bila melintasi jalan tersebut.
Seorang warga, Nurlali mengatakan, kondisi jalan rusak ini sudah berlangsung puluhan tahun. Namun pemerintah hingga kini belum memperbaikinya.
Menurutnya, jalan ini menjadi sangat penting karena akses utama menuju desanya. Apabila hujan turun, jalan pun menjadi semakin susah dilewati.
“Kondisi tersebut sudah dialami warga selama 20 tahun lebih tanpa adanya perhatian dari pemerintah. Apalagi jalan ini bisa dibilang merupakan akses utama desa kami, jika turun hujan kami sulit hendak beraktivitas,” ucapnya pada Jumat (20/1/2023).
Dikatakan Nurlali, jalan tersebut sudah tidak laik lagi untuk dilintasi oleh kendaraan. Mengingat kondisinya yang semakin rusak parah.
Menurutnya juga, jalan rusak ini bisa berdampak pada roda perekonomian warga desa.
“Kalau begini terus akses jalannya, karena di sini rata-rata merupakan petani bisa-bisa perekonomian masyarakat tidak berjalan dengan baik dan kami juga khawatir anak-anak sekolah yang melintasi jalan ini takut kecebur,” katanya.
Warga lainnya, Rohmat meminta, pemerintah segera memperbaiki jalan rusak tersebut. Hal ini demi memudahkan warga untuk beraktifitas.
Baca Juga: Mengenal Radar AWS-2, Pemantau Wilayah Tapal Batas Indonesia Selama 3 Masa
“Sudah lama sih jalan ini belum juga di cor atau di aspal, kami juga berharap semoga pemerintah Karawang segera memperbaikinya,” katanya mengutip dari Pojokksatu.id.
Terpisah, Kepala Desa Srikamulyan, Halim menyampaikan, bahwa sudah setiap tahun mengajukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang untuk perbaikan tersebut.
“Itu sudah setiap tahun dimasukin tapi belum direalisasi, dan mudah-mudahan di tahun 2023 ini Dinas PUPR segera merealisasi perbaikan jalan itu, saya juga sebagai kepala desa tentunya khawatir dengan kondisi jalan seperti itu,” katanya.