PURWASUKA - Siswa-siswi di Kabupaten Karawang yuk ikutan lomba bercerita yang digelar Dinas Arsip dan Perpusatakaan (Disarsipperpus) pada Kamis (16/3/2023) nanti.
Sejumlah hadiah menarik pun, disediakan Disarsipperpus Karawang untuk pemenang lomba bercerita ini. Lomba ini diperuntukan untuk siswa-siswi kelas 4-5 SD dan MI se-Kabupaten Karawang.
Koordinator lomba, Mila Apriliasari mengatakan, pendaftaran lomba bercerita ini akan dibuka mulai 30 Januari hingga 24 Februari 2023. Pendaftaran bisa dilakukan secara daring dengan mengunjungi laman https://bit.ly/lomba yang bisa diakses secara umum.
Sambungnya, dalam lomba tersebut pihaknya telah menentukan tema, target peserta, durasi lomba, hingga aspek penilaian.
“Target kami 30 peserta, tema sudah ditentukan, mereka bisa bercerita selama 10 menit. Peserta kami nilai dari beberapa aspek seperti artikulasi, gestur, intonasi, pendalaman cerita, pendalaman peran hingga properti pendukung,” katanya pada Rabu (25/1/2023).
Mila menerangkan, tema yang akan diangkat yakni Syekh Quro, Syekh Sultan Lemah Abang dan Cipucuk Caina Asin.
“3 tema tersebut diangkat dari segi kearifan lokal, sebagai bentuk sosialisasi kepada anak-anak bahwa di Karawang tuh ada budaya dan cerita rakyat yang khas lho,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.
Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Karawang, Yasin Nasrudin menjelaskan, tujuan dari lomba bercerita ini adalah melestarikan budaya literasi sekaligus mengenalkan budaya Karawang.
Dalam hal ini, pihaknya mengacu pada Undang-undang nomor 43 tahun 2007 tentang Pembudayaan Kegemaran Membaca, di mana ada 3 jalur pembudayaan gemar baca dalam UU tersebut, yakni jalur keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat.
Baca Juga: Kini Asnawi Jadi Ancaman untuk Anak Shin Tae-yong di Liga Korea Selatan
“Dalam rangka apresiasi dan memberikan motivasi (gemar baca), melalui satuan pendidikan tingkat awal, perpusda kembali menyelenggarakan lomba bercerita,” katanya.
Melalui lomba ini, Yasin mengajak masyarakat untuk memeriahkan dan berharap anak-anak SD/MI bisa membudayakan gemar baca dan mencintai budaya Karawang.
“Diharapkan anak-anak semakin gemar literasi dan juga mencintai budaya Karawang. Hayu sama-sama meriahkan, gaskeun,” pungkasnya