Gelombang Tinggi 1,25 Sampai 6 Meter Berpotensi Menerjang Perairan Indonesia, BMKG Minta Warga Waspada

Purwasuka | Suara.com

Jum'at, 10 Februari 2023 | 21:59 WIB
Gelombang Tinggi 1,25 Sampai 6 Meter Berpotensi Menerjang Perairan Indonesia, BMKG Minta Warga Waspada
Gelombang tinggi. (*/Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia/)

PURWASUKA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat menyampaikan peringatan dini gelombang tinggi.

Gelombang tinggi 1,25 sampai 6 meter yang berpotensi menerjang beberapa perairan hingga samudera di Indonesia.

Peringatan dini gelombang tinggi 1,25 sampai 6 meter yang berpotensi menerjang beberapa perairan hingga samudera di Indonesia yang disampaikan BMKG pusat tersebut berlaku hari ini (Jumat 10 Februari 2023) sampai Sabtu 11 Februari 2023. 

Dalam peringatan dini tersebut, BMKG pusat mengimbau masyarakat terutama yang tinggal di sekitar perairan yang berpotensi diterjang gelombang tinggi untuk waspada.

“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan (kecepatan angin lebih 15 knot dan gelombang tinggi di atas 1,25 meter). Kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan gelombang tinggi di atas 1,5 meter). Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan gelombang tinggi di atas 2,5 meter). Kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan gelombang tinggi di atas 4,0 meter),” harap prakirawan BMKG pusat Ryan Putra Pambudi, Bandung, Jumat 10 Februari 2023. 

“Di mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tambah dia. 

Berikut wilayah yang berpotensi diterjang gelombang tinggi 1,25 Sampai 6 meter diantaranya;

Tinggi Gelombang 1,25 sampai 2,5 Meter Berpeluang Terjadi diantaranya;
1.    Perairan Utara Sabang
2.    Perairan Barat Aceh 
3.    Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Nias
4.    Perairan Kepulauan Mentawai 
5.    Perairan Pulau Enggano sampai Bengkulu 
6.    Teluk Lampung bagian Selatan 
7.    Samudera Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias 
8.    Selat Bali sampai Lombok, Alas sampai Sape bagian Selatan 
9.    Selat Sumba
10.    Laut Sawu 
11.    Selat Ombai dan Selat Wetar 
12.    Laut Natuna Utara 
13.    Perairan Utara Kepulauan Natuna 
14.    Perairan Kepulauan Seribu 
15.    Perairan Utara Jawa 
16.    Laut Jawa 
17.    Perairan Kepulauan Sabalana hingga Kepulauan Selayar 
18.    Laut Sumbawa 
19.    Perairan Utara Pulau Flores 
20.    Perairan Selatan Bau-Bau hingga Wakatobi 
21.    Perairan Bitung sampai Likupang sampai Kepulauan Sitaro 
22.    Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud 
23.    Laut Maluku 
24.    Perairan Utara Kepulauan Sula 
25.    Laut Seram 
26.    Perairan Pulau Buru hingga Pulau Ambon 
27.    Perairan Utara dan Timur Halmahera 
28.    Laut Halmahera 
29.    Perairan Raja Ampat sampai Manokwari sampai Biak 
30.    Perairan Sorong hingga Fak-Fak

Tinggi Gelombang 2,25 sampai 4 Meter Berpeluang Terjadi diantaranya;
1.    Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung 
2.    Perairan Barat Lampung 
3.    Selat Sunda bagian Barat dan Selatan 
4.    Perairan Selatan Banten hingga Pulau Sumbawa 
5.    Perairan Selatan Pulau Sumba 
6.    Perairan Pulau Sawu hingga Kupang sampai Pulau Rote 
7.    Samudera Hindia Selatan Banten hingga NTT 
8.    Laut Flores 
9.    Laut Banda 
10.    Perairan Kepulauan Sermata sampai Kepulayan Letti sampai Kepulayan Babar 
11.    Perairan Kaimana sampai Agats hingga Yos Sudarso 
12.    Perairan Merauke
13.    Perairan Jayapura 
14.    Samudera Pasifik Utara Papua 

Tinggi Gelombang 4 sampai 6 Meter Berpeluang Terjadi diantaranya;
1.    Perairan Kepulauan Tanimbar 
2.    Perairan Kepulauan Kai hingga Kepulauan Aru 
3.    Laut Arafuru 

Dalam peringatan dini gelombang tinggi tersebut disebutkan pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara dominan bergerak dari Utara sampai Timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 20 knot. 

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian Selatan dominan bergerak dari Barat daya sampai Barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 35 knot. 

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Banda, Perairan Kepulauan Tanimbar sampai Kepulauan Kai, Aru dan Perairan Amamapare hingga Agats serta Laut Arafuru,” kata dia. *** 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peringatan Dini Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia, Berikut Penjelasannya

Peringatan Dini Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia, Berikut Penjelasannya

| Jum'at, 10 Februari 2023 | 13:59 WIB

21 Wilayah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasan BMKG

21 Wilayah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasan BMKG

| Jum'at, 10 Februari 2023 | 08:30 WIB

Info Cuaca di Jawa Barat Jumat 10 Februari 2023, Berikut Penjelasannya

Info Cuaca di Jawa Barat Jumat 10 Februari 2023, Berikut Penjelasannya

| Jum'at, 10 Februari 2023 | 08:05 WIB

Di Jawa Barat Sepanjang Malam hingga Dini Hari Berpotensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasan BMKG

Di Jawa Barat Sepanjang Malam hingga Dini Hari Berpotensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasan BMKG

| Kamis, 09 Februari 2023 | 20:00 WIB

Mulai Sore hingga Malam Hari Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat, Begini Kata BMKG

Mulai Sore hingga Malam Hari Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat, Begini Kata BMKG

| Kamis, 09 Februari 2023 | 17:28 WIB

Kapolres Purwakarta: Selamat Hari Pers Nasional 2023

Kapolres Purwakarta: Selamat Hari Pers Nasional 2023

| Kamis, 09 Februari 2023 | 15:36 WIB

Peringatan Dini Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia

Peringatan Dini Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia

| Kamis, 09 Februari 2023 | 14:56 WIB

Hujan Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat Tiga Harian, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat Tiga Harian, Begini Penjelasan BMKG

| Kamis, 09 Februari 2023 | 13:52 WIB

Info BMKG Kamis 9 Februari 2023, 19 Wilayah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Info BMKG Kamis 9 Februari 2023, 19 Wilayah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

| Kamis, 09 Februari 2023 | 13:15 WIB

Terkini

Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah

Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 23:33 WIB

PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 23:15 WIB

Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar

Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:54 WIB

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:49 WIB

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 22:46 WIB

Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi

Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi

Surakarta | Selasa, 21 April 2026 | 22:44 WIB

Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua

Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:41 WIB

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:36 WIB

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:29 WIB

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB