Diminta Uang Sumbangan Hingga Jutaan Rupiah, Orang Tua Siswa SMKN1 Karawang Mengeluh

Purwasuka

Minggu, 12 Maret 2023 | 07:48 WIB
Diminta Uang Sumbangan Hingga Jutaan Rupiah, Orang Tua Siswa SMKN1 Karawang Mengeluh
SMKN 1 Karawang. (Istimewa)

PURWASUKA - SMKN 1 Karawang diduga meminta uang sumbangan kepada orang tua siswa untuk biaya pembangunan gedung sekolah. Penarikan uang sumbangan ini pun dikeluhkan oleh orang tua siswa.

Seorang orang tua siswa yang tak ingin diungkap identitasnya mengatakan, bahwa anaknya tidak diberikan kartu ujian lantaran belum membayar uang sumbangan.

Disebutkannya, uang sumbangan itu harus dibayar dengan jangka waktu selama enam bulan. 

“Anak saya tidak dikasih kartu ujian karena saya belum membayar uang sumbangan Rp3 Juta,” katanya pada Sabtu, 11 Maret 2023.

Dirinya mengatakan, diberikan waktu hingga Senin, 13 Maret 2023 membayar uang sumbangan tersebut. Hal ini agar anaknya bisa mendapatkan kartu ujian.

“Katanya harus bayar dulu minimal dicicil Rp 1 Juta. Batas maksimal hari senin besok,” katanya.

Dia pun mengaku sangat keberatan dengan adanya uang sumbangan sebesar Rp3 juta tersebut. Menurutnya, selain dirinya orang tua lainnya pun merasa keberatan dengan adanya uang sumbangan ini.

“Sebenarnya banyak orang tua siswa yang keberatan dan mengeluh, tapi mungkin engga berani ngomong,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Karawang, Makmur membantah, bahwa uang sumbangan itu merupakan pungutan liar (Pungli). Dikatakannya, bila orang tua siswa tidak mau bayar tak apa-apa.

baca juga

“Yang kelas 1 itu sumbangan pak, buka pungutan. Mau bayar ya sukur, kalau tidak ya engga apa-apa,” katanya mengutip dari Pojoksatu.id.

Dia pun menyebutkan, untuk orang tua dari kalangan miskin tidak wajib untuk membayar sumbangan.

“Yang mewajibkan siapa? Tidak ada yang mewajibkan. Cuma, kita kan biasa itu ada rekomendasi dai KCD dan Saber Pungli. Itu sumbangan bukan pungutan atau iuran,” ucap Makmur.

Menurutnya, sumbangan itu akan digunakan untuk menambah biaya kekurangan untuk biaya pendidikan

“Karena engga cukup kita dari biaya BOS (bantuan operasional sekolah),” katanya.

Dana BOS itu, kata Makmur, hanya mengcover biaya siswa sebesar Rp 1.620.000 per tahun. Sedangkan kebutuhan siswa per tahun yakni sebesar Rp5 Juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Tindakan Preventif agar Anak Tidak Tantrum di Tempat Umum

5 Tindakan Preventif agar Anak Tidak Tantrum di Tempat Umum

Your Say | Sabtu, 11 Maret 2023 | 16:48 WIB

Anak Anggota DPRD Tegal Tewas Diduga Korban Tawuran, Polisi Kejar Pelaku

Anak Anggota DPRD Tegal Tewas Diduga Korban Tawuran, Polisi Kejar Pelaku

Jawa Tengah | Sabtu, 11 Maret 2023 | 09:12 WIB

Siswa SMK Bina Warga 1 Bogor Tewas Dibacok di Pinggir Jalan

Siswa SMK Bina Warga 1 Bogor Tewas Dibacok di Pinggir Jalan

Bogor | Jum'at, 10 Maret 2023 | 22:21 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×