Dukung Kebijakan Jokowi, Anne Ratna Mustika Akan Kembangkan Pertanian Sorgum di Purwakarta

Purwasuka | Suara.com

Kamis, 27 April 2023 | 15:47 WIB
Dukung Kebijakan Jokowi, Anne Ratna Mustika Akan Kembangkan Pertanian Sorgum di Purwakarta
Ilustrasi Petani sorgum. (jatengprov.go.id)

PURWASUKA - Dukung penuh kebijakan Presiden Joko Widodo dan arahan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam membangun dan memperkuat ketahanan pangan nasional, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika akan terus mengembangkan potensi pangan baru di Purwakarta. Salah satunya adalah memberikan bantuan para petani terkait budi daya sorgum (Sorghum bicolor) atau cantel.

"Kebijakan Presiden dan arahan Menko Perekonomian dalam membangun dan memperkuat ketahanan pangan nasional, adalah kebijakan yang sangat strategis. Kebijakan tersebut sekaligus langkah nyata mewujudkan cita-cita luhur Proklamator Bung Karno yakni berdikari di bidang ekonomi, ternasuk soal pangan. Pemkab Purwakarta mendukung penuh kebijakan tersebut. Salah satu yang akan kita upayakan adalah ikut mengembangkan budidaya sorgum sebagai salah satu komuditas pangan masa depan," kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Kamis, 27 April 2023.

Bupati Anne mengatakan, untuk mengembangkan pertanian sorgum, Dinas Pangan Dan Pertanian (Dispangtan) Kabupaten Purwakarta sudah menyediakan lahan  di kawasan Desa Ciwareng Kecamatan Babakancikao.

"Lahan tersebut saat ini sudah  ditanami sorgum. Harapannya sorgum ini menjadi pengganti gandum impor sebagai bahan dasar pembuatan tepung," katanya.

Selain Babakancikao, kawasan lain di Kabupaten Purwakarta yang diproyeksikan sebagai lokasi pertanian budidaya sorgum adalah Kecamatan Sukasari dan Kecamatan Sukatani.

Menurut Bupati Anne sorgum ini sering dikeluhkan karena dianggap sulit untuk menjual bijinya setelah dikembangkan petani. Padahal jika dikembangkan dalam bentuk-bentuk hasil UMKM maka nilainya ekonomisnya akan berkembang pesat

Problemnya, ungkap Anne, para petani ini setelah memanen ingin langsung menjual hasil taninya tersebut. Padahal jika ada teknologi pangan yang mumpuni maka nilai jual sorgum pun akan juga meningkat.

"Selama ini sorgum hanya dihargai Rp 3000-3500 per kilogram untuk kering panen. Sedangkan untuk batangan harganya di kisaran Rp 300-400 per kilogram," katanya.

Mengapa bisa murah seperti itu, lanjut Bupati Anne, karena kurangnya teknologi penunjang. Sorgum pun selama ini dijual begitu saja tanpa diolah lagi, bahkan jika susah dijual maka sorgum hasil tani ini hanya jadi pakan ternak.

"Karenanya kita berencana berkoordinasi dengan Jurusan Teknologi Pangan Universitas Pasundan terkait pengembangan produk dari sorgum ini. Kandungan sorgum sendiri sebenarnya jauh lebih baik daripada beras dan gandum," katanya.

Bahkan kata Bupati Anne zat besi pada sorgum bisa membantu memulihkan mereka yang alami anemia. "Dibanding beras dan gandum, ada kelebihan lainnya daripada sorgum ini. Sorgum itu tidak memiliki kandungan gluten," katanya.

Sehingga kata Bupati Anne, mereka yang memiliki penyakit alergi atau bahkan auto immune sangat aman jika mengkonsumsi sorgum ini. Begitu pula jika diolah menjadi makanan sehari-hari.

"Kandungan serat dalam sorgum pun berada di atas beras. Hal ini ditambah dengan jumlah karbohidrat yang seimbang dengan kadar proteinnya. Jadi sebenarnya jika sorgum diolah menjadi roti atau kue kering, sorgum ternyata lebih enak. Bahkan kue kering pun bisa menjadi lebih renyah," katanya.

Bupati Anne, juga menjelaskan potensi sorgum di Purwakarta ini pun cukup baik. Ini karena iklim Purwakarta yang kering dan panas. "Jadi sangat cocok untuk menanam sorgum yang tak butuh banyak air," katanya.

Sebagai produk yang cocok pula untuk dibuat sereal, sorgum ini lanjut Bupati Anne harus terus dikenalkan pada masyarakat. "Stigmanya saja selama ini masyarakat menggangap sorgum ini hanya makanan kelas rendah. Padahal manfaat dan kandungan gizinya di beberapa zat lebih unggul dari beras atau gandum," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Nyaris Keracunan Formalin Saat Hendak Makan Buah, Bisa Sebabkan Kematian?

Jokowi Nyaris Keracunan Formalin Saat Hendak Makan Buah, Bisa Sebabkan Kematian?

Lifestyle | Kamis, 27 April 2023 | 15:13 WIB

Bisa Fatal, Apa Saja Bahaya Formalin yang Nyaris Dikonsumsi Jokowi?

Bisa Fatal, Apa Saja Bahaya Formalin yang Nyaris Dikonsumsi Jokowi?

News | Kamis, 27 April 2023 | 13:48 WIB

Jadi Sosok Cawapres Kuat, Ridwan Kamil Tegaskan Dukung Airlangga Hartarto

Jadi Sosok Cawapres Kuat, Ridwan Kamil Tegaskan Dukung Airlangga Hartarto

Kotak Suara | Kamis, 27 April 2023 | 13:05 WIB

Terkini

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:04 WIB

Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan

Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan

Jabar | Selasa, 28 April 2026 | 15:00 WIB

Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:00 WIB

Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian

Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 15:00 WIB

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!

Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:57 WIB

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:55 WIB

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:54 WIB