PURWASUKA - Liga 1 Indonesia turung peringkat baik di Asia Tenggara apalagi di Benua Asia. Kini, kompetisi tersebut hanya bertengger di peringkat keenam di Asia Tenggara dan ke-26 di Asia.
Padalah pada 2008 lalu, saat Liga 1 Indonesia masih punya nama Indonesia Super League, kompetisi tersebut sempat berada di peringkat ke-2 terbaik di Asia Tenggara.
Karena itu, ISL juga mampu bertengger di posisi keenam tingkat Asia. Ini menjadi salah satu prestasi terbaik Liga Indonesia.
Untuk itu, Erick Thohir akan berusaha mengembalikan reputasi Liga 1 Indonesia di mata Asia. Namun, dia menuturkan dengan cara bertahap.
"Tentunya, begini, sebelum kita berlari kan mesti merangkak dan berjalan. Nah kalau bicara mau level Asia Tenggara dari peringkat enam ke peringkat dua, ya tentu tidak ujug-ujug langsung menaikkan target kita main di AFC dan menang terus," ujar Erick Thohir.
Satu tujuan dengan Erick Thohir, PT Liga Indonesia Baru (LIB) juga siap bebenah untuk membangun Liga 1 lebih baik lagi. Bahkan, ia tak segan melakukan revolusi.
"Sepak bola harus naik kelas, ketika dia terpilih kami dipecut untuk transformasi yang juga dipantau FIFA. PT LIB melakukan pembenahan, betul-betul bukan transformasi saja. Revolusi juga. Kami melakukan beberapa terobosan untuk menjadikan Liga Indonesia naik kelas," ucap Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus.***