Damkar Purwakarta Keluhkan Kekurangan Armada dan Personel

Purwasuka

Kamis, 03 Agustus 2023 | 14:03 WIB
Damkar Purwakarta Keluhkan Kekurangan Armada dan Personel
Mobil Pemadam Kebakaran Purwakarta. (ist)

PURWASUKA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga yang membutuhkan, walaupun dengan keterbatasan armada dan personil. 

Kabupaten Purwakarta yang memiliki luas 971,72 Km persegi yang terdiri dari 17 Kecamatan, sembilan kelurahan dan 183 desa, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta hanya memiliki lima unit kendaraan pancar beserta dengan water suply.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Juddy Herdiana mengakui bahwa dengan kondisi keterbatasan armada dan personil, pihaknya harus bekerja keras untuk mengatasi sebuah peristiwa kebakaran.

"Jujur saja, dengan jumlah kecamatan yang ada di Purwakarta hingga 17 ini, kami memang agak kesulitan dengan lima armada yang ada, serta personil yang terbatas. Sebenarnya ada tujuh armada pancar, namun dua rusak," ujar Juddy, pada Kamis, 3 Agustus 2023.

Juddy mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut, Damkar Purwakarta memiliki tiga pos wilayah agar seluruh kecamatan di Kabupaten Purwakarta bisa tertangani dengan baik.

"Kami membagi tiga pos wilayah, yakni yang pertama itu ada Pos Plered yang mencakup (Plered, Maniis, Tegalwaru, Sukatani dan Darangdan), kemudian pos wilayah Wanayasa (Wanayasa, Bojong, Kiarapedes dan Pondoksalam), lalu yang terakhir pos wilayah Bungursari (Bungursari, Campaka dan Cibatu). Setiap pos itu memiliki satu unit armada, dengan jumlah tersebut, jujur kami mengalami sedikit kesulitan," sebutnya. 

Selain keterbatasan armada, Juddy menambahkan, Damkar Purwakarta juga kesulitan untuk memperoleh ketersediaan air.

"Dari 11 hydrant yang ada, hanya satu yang dapat berfungsi. Kami pun untuk ketersediaan air harus mengandalkan bantuan dari pihak PDAM atau dari penampungan air yang ada di markas komando," ungkapnya. 

Tak hanya itu, jumlah personil saat ini untuk pos wilayah itu berjumlah 16 orang. Dengan kondisi tersebut, Juddy mengaku masih kurang dari ketentuan yang ada.

baca juga

"Jadi dari 16 orang itu, yang bersiaga itu hanya empat orang setiap harinya. Sedangkan yang ideal itu satu mobil damkar bisa mengangkut enam personil," ujar Juddy.

Meski demikian, ia mengatakan, untuk respond time atau waktu tanggap, masih terbilang cukup untuk menjangkau wilayah yang mengalami peristiwa kebakaran.

"Dari awal tahun hingga Juli 2023 kemarin, tercatat ada 63 peristiwa kebakaran. Dari puluhan peristiwa itu, respond time kami rata-rata di 15 menit dari laporan awal," ucapnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Lokasi Rawan Karhutla di Pesisir Barat, Dalam Pemantauan Polisi

3 Lokasi Rawan Karhutla di Pesisir Barat, Dalam Pemantauan Polisi

Lampung | Kamis, 03 Agustus 2023 | 12:21 WIB

BREAKING NEWS: 1.481 Hektare Lahan Terbakar, Kualitas Udara di Kubu Raya Masuk Zona Kuning

BREAKING NEWS: 1.481 Hektare Lahan Terbakar, Kualitas Udara di Kubu Raya Masuk Zona Kuning

Kalbar | Rabu, 02 Agustus 2023 | 20:28 WIB

Kronologi Kebakaran di Mess Kehutanan Sanggau

Kronologi Kebakaran di Mess Kehutanan Sanggau

Kalbar | Rabu, 02 Agustus 2023 | 20:10 WIB

Terkini

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:11 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto

Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:38 WIB

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:34 WIB

Niat Puasa Tasua 9 Muharram, Ini Jadwal dan Keutamaannya

Niat Puasa Tasua 9 Muharram, Ini Jadwal dan Keutamaannya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:31 WIB