PURWASUKA - Khutbah Jumat: Mengisi Rabiul Awal dengan Amalan Sunnah. Judul khutbah tersebut akan kami ulas dalam artikel kali ini.
Berikut Teks Khutbah Jumat 15 September 2023, simak:
Khutbah Jumat: Mengisi Rabiul Awal dengan Amalan Sunnah
Pendengar jamaah Khutbah Jumat yang berbahagia Alhamdulillah ungkapan syukur pada Allah, yang telah memberikan kita kesehatan dan juga kesempatan hingga bisa melaksanakan shalat Jumat secara berjamaah.
Shalawat dan salam kita haturkan pada baginda Nabi Muhammad SAW, yang telah membimbing kita semua dari alam kejahilan, menuju cahaya Islam.
Khatib memiliki tanggung jawab untuk mengajak jamaahnya untuk meningkatkan iman dan takwa. Iman dan takwa adalah dua hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, terutama dalam menghadapi dunia yang penuh tipu daya. Dengan iman dan takwa, manusia akan memiliki pedoman hidup yang benar dan akan terhindar dari kebejatan dunia.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah Dalam hitungan kalender Islam atau Hijriah, bulan Rabiul Awal jatuh pada bulan ketiga dari total 12 bulan Hijriah. Bulan ini dimuliakan oleh umat Islam karena bertepatan dengan sejumlah peristiwa penting, terutama kelahiran Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabiul Awal.
Nabi Muhammad SAW adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus oleh Allah swt untuk seluruh umat manusia. Beliau membawa ajaran Islam yang Rahmatan lil 'Alamin, yaitu rahmat bagi seluruh alam semesta. Lebih lanjut, bulan Rabiul Awal merupakan bulan yang penuh berkah.
Allah swt akan melipatgandakan pahala bagi umat Islam yang melakukan amal kebajikan di bulan ini. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal kebajikan di bulan Rabiul Awal. Terdapat beberapa amalan yang bisa dibaca dan diamalkan di bulan Rabiul Awal ini. Pertama, memperbanyak membaca shalawat.
Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali dalam kitab Kanzun an-Najah wa al-Surur halaman 130, ia menganjurkan untuk memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw di bulan Rabiul Awwal.
Pasalnya, bulan ini merupakan bulan kelahiran dan wafatnya Nabi Muhammad Saw. Menurut Syekh Abdul Hamid terdapat pelbagai keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw, khususnya di bulan Rabiul awal.
Shalawat merupakan bentuk cinta dan penghormatan yang tinggi seorang hamba kepada Nabi Muhammad Saw. Lebih dari itu, shalawat pada hakikatnya merupakan doa dan permohonan kepada Allah SWT agar Nabi Muhammad Saw senantiasa dimuliakan dan diberikan syafaat di hari kiamat.
Artinya: "Ketahuilah bahwa dianjurkan pada bulan ini (Rabiul Awwal) untuk memperbanyak melakukan puasa sunnah dan membaca shalawat kepada pemimpin umat Nabi Muhammad Saw”
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah Pun sejatinya, memperbanyak membaca shalawat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt. Hal ini karena shalawat merupakan bentuk pujian dan doa kepada Nabi Muhammad saw, yang merupakan utusan Allah swt.
Dengan memperbanyak membaca shalawat, kita akan semakin dekat dengan Allah swt dan Nabi Muhammad saw, sehingga keimanan dan ketakwaan kita akan semakin meningkat. Selain itu, shalawat juga dapat mendatangkan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup.
Hal ini karena shalawat memiliki makna yang mendalam, yaitu memohon keselamatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan bagi Nabi Muhammad. Dengan membaca shalawat, kita akan merasakan ketenangan dan kedamaian dalam hati, sehingga hidup kita akan lebih bahagia. Berikut adalah beberapa contoh shalawat yang bisa dibaca:
Allhumma shalli ‘al Muhammad wa ‘al li Muhammad
Kedua, shalawat Nabi yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw: