"Disekap, terus ngakunya disiksa dari pagi sampe malem dan ngga dikasih makan, minum sama kaya gitu juga, tapi saya teh aneh kenapa disekap tapi masih bisa telegram."katanya.
Meski demikian, di tetap waswas lantaran mendengar adiknya akan dijual ke China jika tidak membayar denda dari perusaannya kerja.
"Dari situ saya kirim uang, dan bebas tuh. Tapi dia mengaku ngga dikasih passport sama bosnya" katanya.
Karena itu, ia datang untuk mendatangi istirinya di Bangkok, Thailand tanpa passport (ilegal).
Kejanggalan Lingga Mulai Terungkap
Keanehan tersebut bermuat ketika Lingga mendengar kabar kakenya meninggal, dan dia menelpon kakanya dengan nomor yang pernah menghubungi Mayang dengan nomor Bosnya untuk membiayai Lingga saat di Singapura.
"Loh kok ini nomornya si bapa ini. Sebelumnya dia (Lingga) itu bilang bahwa bos itu ada di Singapura bukan di Thailand." uangkapnya.
"Setelah itu, aku ngga tau kondisi dia gimana karena aku udah ngga mau nolongin karena udah kaya, oh kok agak aneh gitu tiba-tiba dia nelpon pake nomor bosnya sedangkan bosnya di Singapura. Jadi saya udah ngga mau lagi bantuin, aku takutnya ini mah akal-akalan ajah." sambungnya.
Mayang juga mengaku bawa sebelum videonya viral, Lingga sempat menghubunginya. Dan mengaku disekap sebagimana yang Viral dan minta untuk ditebus seberar Rp 49 Juta ke ayahnya.***
Baca Juga: 4 Rekomendasi Drama Korea dengan Sosok Bad Boy sebagai Tokoh Utamanya!