Viral Video Pasutri Asal Purwakarta Disekap di Kamboja, Begini Pengakuan Keluarganya

Purwasuka

Senin, 25 September 2023 | 10:24 WIB
Viral Video Pasutri Asal Purwakarta Disekap di Kamboja, Begini Pengakuan Keluarganya
Pasuti Asal Purwakarta yang ngaku disekap di Kamboja.. (ist)

PURWASUKA - Warga Purwakarta sempat dihebohkan dengan unggahan video pasangan suami istri (Pasutri) yang mengaku disekap di kamar mandi oleh bosnya di perbatasan Vietnam dan Kamboja.

Selain mengaku disekap, pasutri tersebut juga memperlihatkan tangan mereka diborgol satu sama lain. Mereka juga mengaku sudah tiga hari tidak diberi makan.

Itu sebagaimana terlihat di unggahan Tiktok dengan nama @pangerangrey.

Usut punya usut, mereka merupakan pasangan yang berasal dari Kabupaten Purwakarta.

Merespon unggahan tersebut, pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta langsung bergerak cepat. Dinas terkait, juga menerjunkan tim menggali informasi lebih jauh mengenai pasutri yang mengaku disekap itu. Termasuk, mencari tahu lewat para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Kamboja.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Purwakarta, Didi Garnadi menjelaskan, dari hasil penelusuran yang dilakukan jajarannya memang benar jika pasutri yang viral di Tiktok itu merupakan warga Kabupaten Purwakarta. Pihaknya, bersama tim dari kepolisian dan unsur TNI saat itu juga langung mendatangi keluarga mereka.

"Pasutri ini bernama Lingga dan Nia. Dari hasil penelusuran, Lingga beralamat di Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta kota, sedangkan Nia beralamat di Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur," ujar Didi dalam keterangannya, Minggu (24/9/2023).

Diduga Pembohongan Publik

Sementara itu, dalam unggahan youtube Dedi Mulyadi yang diunggah pada 24 September 2023, Ditemukan kejanggalan dari kasus Lingga tersebut.

baca juga

Menurut pengakuan kaka Lingga, Mayang ternyata sebelumnya Lingga pernah bermasalah yang membuat passport nya ditahan oleh perusahaan sebelumnya.

"Pernah pa ke aku teh nelpon, Dia (Lingga) ada masalah di kantornya, passport ngga boleh dikasihin , dia dipecat dari perusahaannya tapi passport nggak dikasihin." kata Mayang.

"Nah, passport ditahan terus harus ditebus di perusahan, terus ditebus sama aku sekitar Rp 3 juta sampai Rp 2 juta. aku lupa saking banyaknya." imbuhnya.

Setelah ditebus, Mayang menuturkan Lingga sempat bebas dan sudah dapat paspport lagi. Namun, ketika disuruh pulang Lingga malah tidak mau.

"Dia ngga mau pulang dengan alasan mau cari kerja lagi di luar negeri. dan masih kontakan dengan saya karena butuh ongkos biaya sehari-hari selama di luar negeri ke saya." ucapnya.

Setelah dapat kerja di tempat yang kedua, Mayang juga mengaku bahwa adiknya tersebut pernah disekap juga. Tapi anehnya Lingga masih bisa menghubungi saya via Telegram.

"Disekap, terus ngakunya disiksa dari pagi sampe malem dan ngga dikasih makan, minum sama kaya gitu juga, tapi saya teh aneh kenapa disekap tapi masih bisa telegram."katanya.

Meski demikian, di tetap waswas lantaran mendengar adiknya akan dijual ke China jika tidak membayar denda dari perusaannya kerja.

"Dari situ saya kirim uang, dan bebas tuh. Tapi dia mengaku ngga dikasih passport sama bosnya" katanya.

Karena itu, ia datang untuk mendatangi istirinya di Bangkok, Thailand tanpa passport (ilegal). 

Kejanggalan Lingga Mulai Terungkap

Keanehan tersebut bermuat ketika Lingga mendengar kabar kakenya meninggal, dan dia menelpon kakanya dengan nomor yang pernah menghubungi Mayang dengan nomor Bosnya untuk membiayai Lingga saat di Singapura.

"Loh kok ini nomornya si bapa ini. Sebelumnya dia (Lingga) itu bilang bahwa bos itu ada di Singapura bukan di Thailand." uangkapnya.

"Setelah itu, aku ngga tau kondisi dia gimana karena aku udah ngga mau nolongin karena udah kaya, oh kok agak aneh gitu tiba-tiba dia nelpon pake nomor bosnya sedangkan bosnya di Singapura. Jadi saya udah ngga mau lagi bantuin, aku takutnya ini mah akal-akalan ajah." sambungnya.

Mayang juga mengaku bawa sebelum videonya viral, Lingga sempat menghubunginya. Dan mengaku disekap sebagimana yang Viral dan minta untuk ditebus seberar Rp 49 Juta ke ayahnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2 WNI Dijadikan Penipu Online di Kamboja, Begini Kata KBRI Phnom Penh

2 WNI Dijadikan Penipu Online di Kamboja, Begini Kata KBRI Phnom Penh

News | Minggu, 24 September 2023 | 21:57 WIB

Kerap Konvoi Sambil Bawa Sajam, Geng Motor di Purwakarta Dirungkus Polisi

Kerap Konvoi Sambil Bawa Sajam, Geng Motor di Purwakarta Dirungkus Polisi

Purwasuka | Sabtu, 23 September 2023 | 13:42 WIB

Geger! Warga Desa Karoya Purwakarta Temukan Bayi Dalam Kantong Plastik Hitam

Geger! Warga Desa Karoya Purwakarta Temukan Bayi Dalam Kantong Plastik Hitam

Purwasuka | Sabtu, 23 September 2023 | 10:09 WIB

Terkini

Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!

Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:53 WIB

Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif

Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:44 WIB

Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?

Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:43 WIB

Apakah Ada Parfum Scarlett di Indomaret? Ini 5 Varian yang Bisa Ditemukan

Apakah Ada Parfum Scarlett di Indomaret? Ini 5 Varian yang Bisa Ditemukan

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:43 WIB

Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung

Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung

Surakarta | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:43 WIB

Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026

Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:40 WIB

Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!

Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:37 WIB

Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum

Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:34 WIB

Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!

Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!

Entertainment | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:31 WIB

Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain

Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:29 WIB