PURWASUKA - Di moment Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2023 ini ada banyak cara yang bisa kalian lakukan untuk memperingati salah satu kekayaan budaya Indonesia satu ini. Salah satunya, mengenal jenis-jenis motif batik di Jawa Barat.
Sekedar diketahui, ada banyak jenis batik khas Jawa Barat. Namun, tak banyak orang mengetahuinya. Lantas, apa saja kah itu?.
Motif Batik Khas Jawa Barat
1. Batik Cirebon
Menjadi salah satu motif batik paling dikenal dari Jabar yaitu motif Megamendung-nya. Corak batik Megamendung ini memiliki bentuk awan yang bergumpal pada genangan air hujan dan cuaca mendung. Motif ini kaya akan warna merah, biru, violet, dan keemasan.
Batik corak Megamendung yang menampakan citra awan di langit memang sangat menawan dikenakan oleh siapapun. Motif batik Megamendung bahkan telah dikenal hingga penjuru Nusantara bahkan luar negeri.
2. Batik Ciamis
Berbeda dengan batik dari daerah lain, motif batik Ciamis tidak terlalu ramai dan sulit. Motif batik Ciamis yang sering disebut Ciamisan, memiliki karakter sederhana.
Kesahajaan merupakan ciri khas batik Ciamis. Warna hitam, putih, dipadu coklat kekuningan menjadi karakter warna yang menonjol pada motif batik Ciamis. Ragam hias batik Ciamisan bernuansa naturalistik, banyak menggambarkan flora dan fauna serta lingkungan alam sekitar.
Baca Juga: Siapa Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Akan Perkuat Timnas Indonesia Lawan Brunei Darussalam?
3. Batik Garut
Batik Garut populer dengan sebutan batik Garutan. Batik Garut umumnya digunakan untuk kain sinjang dan juga untuk memenuhi kebutuhan sandang lainnya.
Bentuk motif batik Garut merupakan cerminan dari kehidupan sosial budaya, falsafah hidup, dan adat-istiadat orang Sunda. Beberapa perwujudan batik Garut secara visual dapat digambarkan melalui motif dan warnanya.
4. Batik Cianjur
Batik Cianjur memiliki corak yang khas akan hasil pertanian. Warna dan motifnya sangat bernuansa tumbuhan, seperti pemakaian warna hijau dengan motif bulir padi.
Batik Cianjur memiliki empat jenis motif yakni motif padi atau beasan, motif kecapi suling atau mamaos, motif pencak silat dan motif hayam pelung.