Dewan Pembina Yayasan Batik Indonesia Angkat Suara Soal Batik Printing: Pedagang Harus Jujur

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 02 Oktober 2023 | 11:05 WIB
Dewan Pembina Yayasan Batik Indonesia Angkat Suara Soal Batik Printing: Pedagang Harus Jujur
Ilustrasi Batik(Pixabay/masbet)

Suara.com - Batik diketahui kerap dibandrol dengan harga tinggi karena memang prosesnya yang rumit dan lama. Oleh sebab itu, masyarakat sebaiknya berhati-hati bila ditawari batik dengan harga relatif lebih murah dari harga pasaran, karena bisa jadi itu hanya batik printing. 

Dewan Pembina Yayasan Batik Indonesia Prof. DR. Rahardi Ramelan menegaskan bahwa batik printing tentu saja bukan batik sungguhan karena tidak dibuat menggunakan canting dan malam.

"Memang banyak sekali batik printing karena memang harganya murah sekali," kata Prof. Rahardi ditemui wartawan di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Di sisi lain, memang sulit membedakan antara batik tulis atau batik cap dengan batik printing. Prof. Rahardi mengatakan, satu-satunya perbedaan paling mencolok memang terlihat dari harganya. 

Ilustrasi batik tulis (Dok. Garuda Kencana Batik)
Ilustrasi batik tulis (Dok. Garuda Kencana Batik)

Sayangnya, Prof Rahardi mengatakan kalau dirinya juga pernah menemukan batik printing yang dibandrol mahal, menyerupai harga batik asli.

"Saya menemukan batik print bisa bolak-balik juga, orang asing suka gampang tertipu. Yang kita inginkan itu para pedagang ini jujur, tulis di pinggirnya kalau itu batik printing. Tapi ya cari yang jujur pedagang itu kan susah," imbuhnya.

Trik lainnya, kata Prof. Rahardi, batik printing biasanya mencetak bagian klowongan dasarnya. Kemudian, pewarnaannya baru dipakaikan dengan malam. Sehingga, kain akan tetap tercium bau malam.

Tekstil bermotif batik atau batik print. (@batiksolory/Instagram)
Tekstil bermotif batik atau batik print. (@batiksolory/Instagram)

Secara motif, batik printing juga bisa sangat menyerupai batik tulis atau pun cap. Prof. Rahardi mengungkapkan bahkan masih ada perusahaan yang lakukan produksi batik printing dan dijual secara bebas. 

"Karena menurut undang-undang kebudayaan itu tidak terlalu jelas perlindungannya mengenai motif batik, yang disebut motif batik dan motif lainnya. Artikan tidak ada perbedaan, memang susah," ujarnya.

Beredarkan batik printing tersebut bisa mengancam pelestarian batik asli sebagai budaya khas Indonesia. Terlebih, anak-anak muda milenial dan Gen-Z yang dinilai kurang berminat untuk berkarir sebagai pembatik. 

"Saya harus akui, gen milenial dan gen z, harus kita buat edukasi satu sama lain. Membatik itu melestarikan warisan budaya. Seharusnya lebih dinilai," pungkas prof. Rahardi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Ucapan Hari Batik Nasional 2023, Tidak Sekedar Pakaian Tapi Identitas dan Warisan Budaya Indonesia

30 Ucapan Hari Batik Nasional 2023, Tidak Sekedar Pakaian Tapi Identitas dan Warisan Budaya Indonesia

Lifestyle | Senin, 02 Oktober 2023 | 10:03 WIB

7 Potret Artis di 'Istana Berbatik': Dari Raffi Ahmad Hingga Keluarga Atta Halilintar

7 Potret Artis di 'Istana Berbatik': Dari Raffi Ahmad Hingga Keluarga Atta Halilintar

Lifestyle | Senin, 02 Oktober 2023 | 09:29 WIB

Filosofi Batik Parang Jokowi di Istana Berbatik: Berani Perang dan Pantang Menyerah

Filosofi Batik Parang Jokowi di Istana Berbatik: Berani Perang dan Pantang Menyerah

Lifestyle | Senin, 02 Oktober 2023 | 08:19 WIB

Terkini

Modest Fashion Naik Kelas: Arabellescarf Bawa Kemewahan Kerajaan India ke Runway Jakarta

Modest Fashion Naik Kelas: Arabellescarf Bawa Kemewahan Kerajaan India ke Runway Jakarta

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 14:25 WIB

5 Parfum Lokal yang Wanginya Mirip Jo Malone English Pear & Freesia, Harga Lebih Terjangkau

5 Parfum Lokal yang Wanginya Mirip Jo Malone English Pear & Freesia, Harga Lebih Terjangkau

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Jims Honey, Tampil Elegan di Bawah Rp100 Ribu

5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Jims Honey, Tampil Elegan di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 14:00 WIB

4 Sunscreen SPF Tinggi Alternatif Somethinc Holyshield untuk Kulit Sensitif hingga Berminyak

4 Sunscreen SPF Tinggi Alternatif Somethinc Holyshield untuk Kulit Sensitif hingga Berminyak

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 13:56 WIB

4 Loose Powder Wardah untuk Makeup Matte dan Wajah Tampak Lebih Halus

4 Loose Powder Wardah untuk Makeup Matte dan Wajah Tampak Lebih Halus

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 13:54 WIB

Menjaga Nostalgia Hogwarts Tetap Hidup Lewat Indo Harry Potter

Menjaga Nostalgia Hogwarts Tetap Hidup Lewat Indo Harry Potter

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 13:30 WIB

5 Serum Foundation Biar Wajah Flawless dan Tetap Sehat

5 Serum Foundation Biar Wajah Flawless dan Tetap Sehat

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Zodiak yang Hidupnya Diprediksi Membaik setelah 18 Mei 2026

3 Zodiak yang Hidupnya Diprediksi Membaik setelah 18 Mei 2026

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:49 WIB

Body Cream Fungsinya untuk Apa? Ini 5 Pilihan untuk Kulit Kering dan Kusam

Body Cream Fungsinya untuk Apa? Ini 5 Pilihan untuk Kulit Kering dan Kusam

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Kolagen Jadi Kunci Kulit Awet Muda, Perawatan Pengencangan Non Invasif Hadir Lebih Nyaman

Kolagen Jadi Kunci Kulit Awet Muda, Perawatan Pengencangan Non Invasif Hadir Lebih Nyaman

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB