PURWASUKA - Kuasa Hukum Korban penganiayaan Ronald Tannur, Dimas Yemahura mengatakan Dini sempat mengirimkan vn kepada temannya sebelum menghembuskan nafas terakhir.
Meski tak menjelaskan secara rinci, Dimas menjelaskan bahwa Dini terdengar menangis dan mengaku dihajar oleh Ronald Tannur.
"Saat fase kritis atau tidak sadarkan diri, sempat korban ini mengirimkan voice note ke temannya. Sedang dihajar oleh si R, sambil menangis-nangis," ucap Dimas.
Dimas menyampaikan pesan suara tersebut tidak bisa dibagikannya karena merupakan salah satu barang bukti.
"Kami ada dan memang tidak kami share dan tidak kami tunjukkan sebelum ada proses hukum yang lebih serius," ujarnya.
Lebih lanjut, Dimas juga mengatakan bahwa Dini kerap menerima kekerasan fisik dari R selama lima bulan berpacaran.
"Kurun waktu lima bulan mereka berhubungan memang beberapa kali saudari Andini mengalami hal seperti ini," ungkap Dimas.***