Wow Tukang Sapu di Kebumen akan Digaji Minimal Rp 2 Juta

Purwokerto

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:19 WIB
Wow Tukang Sapu di Kebumen akan Digaji Minimal Rp 2 Juta
Humas Setda Kebumen

SUARAPURWOKERTO.ID, KEBUMEN-Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjamu petugas kebersihan untuk sarapan pagi di Pendopo Kabumian,  Selasa (10/5/2022).

Bupati menyatakan keinginannya untuk lebih memperhatikan kesejahteraan mereka dengan menaikan gaji di atas UMK (upah minimum kabupaten). Selama ini para petugas kebersihan yang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL)  hanya mendapat gaji tiap bulannya Rp 1,6 juta.


"Saya Bupati Kebumen tentunya berkomitmen ke depan para petugas kebersihan ini lebih diperhatikan kesejahteraanya, gaji mereka tidak ada lagi yang di bawah UMK, harus di atasnya, minimal Rp2  juta per orang," ujar Bupati.


Bupati menyampaikan terima kasih kepada para petugas kebersihan yang tergabung dalam Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) atas dedikasi dan kinerjanya selama ini yang sudah menciptakan Kebumen semakin bersih. 


Tidak hanya itu, Bupati juga meminta para petugas kebersihan yang lulusan SD dan SMP agar segera didata dan didaftarkan agar ikut kejar paket.


Karena tahun depan  pemerintah merencanakan THL berubah status jadi PPPK. Sehingga paling tidak mereka harus lulus SMA. 


"Tadi saya sudah minta mereka agar didata," tandas Bupati.


Adapun untuk pegawai pemerintahan lain yang berstatus THL, Bupati juga menginginkan untuk menaikan gaji mereka di atas UMK. Namun, saat ini, sementara baru fokus untuk para petugas kebersihan. 


"Sementara untuk petugas kebersihan dulu, yang lain tetap kita upayakan, karena harus kita kaji dulu penggunaan anggarannya," terang Bupati.


Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, para petugas kebersihan ini semua mendapat santunan dari Ketua TP PKK Kebumen Iin Windarti Arif Sugiyanto. Bupati juga memberikan hadiah bagi mereka yang mau bertanya.


Nur Hidayat salah satu petugas kebersihan yang setiap hari membersihkan jalan Soekarno-Hatta mengaku senang dan berterima kasih dengan niat Bupati yang ingin menaikan gaji mereka sebesar Rp2 juta. 


"Kalau memang bener begitu, ya alhamdulillah, terima kasih banget. Itu yang kita tunggu-tunggu bagaimana agar gaji kita bisa setara dengan pekerja atau karyawan lain di Kebumen," tuturnya.


Sebagai THL, Nur dibayar sesuai jam kerja. Jika dalam satu hari tidak berangkat, maka gajinya dipotong Rp 55 ribu. Setiap bulan dia bekerja tidak ada liburnya. Berangkat dari subuh dini hari sampai selesai jam 09.00 WIB. Setelah itu, ia pulang, dan dilanjutkan lagi bekerja dari jam 13.00 sampai 16.00.


"Saya tidak ada liburnya, kalau tidak masuk dipotong gaji. Jadi rasanya eman-eman kalau libur," ujar pria yang tinggal di Tamanwinangun.


Nur sendiri sudah bekerja selama 3 tahun sebagai petugas kebersihan, ia hanya mendapat jaminan BPJS Ketenagakerjaan dari pemerintah. Ia berharap, pemerintah juga memberikan jaminan BPJS Kesehatan. 


Jumlah petugas kebersihan di Kebumen diketahui ada 230 orang. Para petugas kebersihan terdiri dari penyapu, driver, crew armada, operator alat berat, tenaga bongkar sampah, dan petugas penjaga malam.


 Mereka masih mendapat gaji di bawah UMK. Sementara UMK Kebumen sebesar Rp1,9 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Video | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:00 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB