Inovasi Kesehatan RI Dobrak Pasar Taiwan, Raup Transaksi Rp34 Miliar!

Dythia Novianty

Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:59 WIB
Inovasi Kesehatan RI Dobrak Pasar Taiwan, Raup Transaksi Rp34 Miliar!
Ilustrasi bioteknologi. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Tujuh perusahaan kesehatan Indonesia sukses menarik investor global dengan potensi transaksi senilai Rp34 miliar pada Juli 2026.
  • Ajang BIO Asia-Taiwan 2026 menjadi momentum penting untuk memamerkan bahan baku bioteknologi berbasis kekayaan alam lokal.
  • Kepala KDEI Taipei menyatakan pencapaian ini memperkuat posisi industri kesehatan Indonesia dalam rantai pasok global.

Suara.com - Ketergantungan pada bahan baku impor dan minimnya penetrasi teknologi rekayasa hayati (biotechnology) ke pasar internasional menjadi hambatan utama bagi kedaulatan industri kesehatan nasional.

Tanpa adanya lompatan inovasi dan pengakuan di kancah global, produk bioteknologi lokal sulit untuk bersaing dalam rantai pasok yang menuntut standar presisi dan sterilisasi tinggi.

Namun, paradigma tersebut mulai bergeser. Dalam ajang bergengsi Biotechnology Innovation Organization (BIO) Asia-Taiwan 2026, produk bioteknologi dan kesehatan Indonesia berhasil mencatatkan terobosan besar.

Kehadiran tujuh perusahaan inovatif asal tanah air sukses menarik minat investor global dan mencatatkan potensi transaksi senilai 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34 miliar.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa inovasi kesehatan Indonesia kini siap mengambil peran strategis dalam ekosistem bioindustri dunia.

Akselerasi ke Rantai Pasok Global

Keberhasilan ini bukan sekadar angka penjualan, melainkan validasi internasional terhadap kualitas riset dan pengembangan (R&D) industri farmasi Indonesia.

Fokus partisipasi kali ini bergeser dari sekadar promosi produk jadi ke arah penguatan infrastruktur teknologi, termasuk bahan baku berbasis bioteknologi, jasa laboratorium canggih, hingga alat kesehatan mutakhir.

Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Arif Sulistiyo, menekankan bahwa momentum ini merupakan langkah strategis untuk menempatkan Indonesia dalam peta inovasi kesehatan dunia.

baca juga

"Indonesia membuka peluang akses pasar dan kolaborasi serta memperkuat jejaring dengan pelaku industri global. Kami optimistis produk farmasi dan kesehatan Indonesia memiliki kualitas dan daya saing untuk menjadi bagian dari rantai pasok industri farmasi dan kesehatan global," ujar Arif Sulistiyo dilansir dari laman Antara, Sabtu (25/07/2026).

Fokus Inovasi: Bahan Baku Berbasis Bio dan Riset Lanjutan

Daya tarik utama Indonesia di ajang tersebut terletak pada keunikan bahan baku bioteknologi yang menggabungkan kekayaan alam lokal dengan teknologi ekstraksi herbal modern.

Pengunjung dan calon mitra global memberikan apresiasi tinggi terhadap kemampuan Indonesia dalam mengolah bahan alami menjadi komponen farmasi berkualitas tinggi melalui proses bioteknologi yang berkelanjutan.

Menurut Arif, keikutsertaan Indonesia di Taiwan adalah bagian dari misi besar untuk mendorong alih teknologi dan kolaborasi riset internasional.

"Partisipasi Indonesia merupakan langkah strategis untuk mempromosikan produk, memperkenalkan kapasitas industri farmasi nasional, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri kesehatan global. Indonesia juga makin berpeluang mendorong kolaborasi riset, inovasi, investasi, dan alih teknologi," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:39 WIB

Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya

Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:36 WIB

Inflasi Medis Tembus 16,9%, Sequis Life Luncurkan Sequis CareIn

Inflasi Medis Tembus 16,9%, Sequis Life Luncurkan Sequis CareIn

Foto | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:00 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

×