Paradoks! Pers Dituntut Profesional Namun Kesejahteraan Kian Marjinal

Purwokerto | Suara.com

Minggu, 15 Mei 2022 | 11:34 WIB
Paradoks! Pers Dituntut Profesional Namun Kesejahteraan Kian Marjinal
AJI Purwokerto

SUARAPURWOKERTO. ID, Hari Kebebasan Pers se Dunia (World Press Fredom Day) yang diperingati tanggal 3 Mei menjadi ajang refleksi tentang isu kebebasan pers dan etika. Dalam menjalankan tugasnya yang mulia, jurnalis dituntut tetap menjunjung independensi dan profesionalitas.

 
Profesionalisme jurnalis tidak boleh diganggu gugat, bahkan oleh perusahaan pers tempat dia bekerja. Sayangnya, profesionalisme dan independensi jurnalis kerap diuji ketika dihadapkan pada kepentingan pengusaha atau pemilik media.  

Jurnalis kerap dipaksa menuruti syahwat ekonomi pengusaha yang memerkerjakannya.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Sasmito Madrim mengatakan, intervensi pengusaha yang bisa mereduksi profesionalisme jurnalis sebenarnya bisa dicegah melalui Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang meripakan pedoman kerja sama pekerja dengan perusahaan. 

Di dalam PKB itu, perlu diatur agar jurnalis bisa bekerja dengan tetap menjunjung kebebasan dan etika pers.  

“Profesionalisme bisa diatur di PKB, sehingga pengusaha gak memaksa. Misal manajemen tidak boleh mencampuri urusan redaksi,”katanya saat Webinar Tantangan Profesionalisme dan Kesejahteraan Jurnalis di Era Digital yang diselenggarakan AJI Indonesia bersama AJI Purwokerto, Sabtu (14/5/2022) 
 
Di sisi lain ia menilai penting jurnalis bergabung dalam serikat pekerja atau organisasi profesi agar hak-haknya terlindungi, termasuk soal kesejahteraan. AJI sendiri kerap mengadvokasi jurnalis yang bersengketa dengan perusahaannya sehingga hak mereka terpenuhi.

Mantan Pemimpin Redaksi Media Indonesia Djadjat Sudradjat menilai, aspek kesejahteraan dengan profesionalisme pers mestinya menjadi bagian integral. Terlebih profesionalitas sangat erat kaitannya dengan kompetensi.

Wartawan yang profesional, pastinya juga kompeten. Sementara kompetensi dalam setiap profesi, tak kecuali jurnalis, harusnya diapresiasi dengan kesejahteraan yang layak.

Karenanya, ia menilai terjadi paradoks jika jurnalis sudah bekerja secara profesional, namun tak dibarengi dengan pemberian gaji yang layak.

“Kalau kesejahteraan bermasalah, berarti di situ ada paradoks. Sudah bekerja profesional, kok kesejahteraan gak mengikuti,”katanya

Tantangan pers di era digital saat ini memang semakin berat. Termasuk masalah kesejahteraan jurnalis yang tak pernah selesai diperbahaskan hingga saat ini. Padahal pers mengemban tugas dan tanggung jawab berat dalam memerjuangkan kepentingan publik. Termasuk melakukan kontrol sosial terhadap pemerintah.

Ia membandingkan dengan lembaga politik semisal DPR yang diberi tugas mengontrol dan mengkritisi kinerja pemerintah,  namun kesejahteraannya dijamin negara.  

Ini berbeda dengan pers yang harus menghidupi diri sendiri agar tetap bisa menjalankan tugas mulianya. Pers bekerja untuk publik, namun publik tak membayar mereka. 

 
“Pers punya fungsi tanggung jawab berat. Tapi kalau habis menulis mengkritisi,  kontrol sosial kemudian memikirkan apa yang dimakan besok, celaka sekali. Negara harus hadir bagaimana caranya (fasilitasi). Tapi jangan dipakai untuk mendukung pemerintah,”katanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berhenti Mengejar Checklist: Tips Mengembalikan Esensi Perjalanan di Era Digital

Berhenti Mengejar Checklist: Tips Mengembalikan Esensi Perjalanan di Era Digital

Your Say | Senin, 06 April 2026 | 13:30 WIB

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:12 WIB

Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital

Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:22 WIB

RICMA Camp 2026 Hadirkan Inspiring Talk untuk Membentuk Pemimpin Amanah

RICMA Camp 2026 Hadirkan Inspiring Talk untuk Membentuk Pemimpin Amanah

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 11:10 WIB

Cara Aman Pakai Perbankan Digital di Era Serba Online

Cara Aman Pakai Perbankan Digital di Era Serba Online

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 18:20 WIB

Hidup di Bawah Algoritma, Siapa yang Mengendalikan Selera Publik?

Hidup di Bawah Algoritma, Siapa yang Mengendalikan Selera Publik?

Your Say | Senin, 09 Februari 2026 | 13:05 WIB

Urusan Hukum di Era Digital: Lebih Simpel dan Transparan Buat Masyarakat Umum

Urusan Hukum di Era Digital: Lebih Simpel dan Transparan Buat Masyarakat Umum

Lifestyle | Senin, 05 Januari 2026 | 19:39 WIB

Menuju 2026, Clara Hsu Soroti 4 Sinyal Penting yang Tak Boleh Diabaikan Para Pemimpin

Menuju 2026, Clara Hsu Soroti 4 Sinyal Penting yang Tak Boleh Diabaikan Para Pemimpin

Lifestyle | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:24 WIB

Bagaimana Penggemar Sepak Bola di Indonesia Mengikuti Pertandingan Langsung di Era Digital

Bagaimana Penggemar Sepak Bola di Indonesia Mengikuti Pertandingan Langsung di Era Digital

Bola | Jum'at, 26 Desember 2025 | 15:44 WIB

Langkah Nyata Dukung Perempuan Indonesia Tumbuh Mandiri dan Berdaya di Era Digital

Langkah Nyata Dukung Perempuan Indonesia Tumbuh Mandiri dan Berdaya di Era Digital

Lifestyle | Selasa, 23 Desember 2025 | 17:10 WIB

Terkini

Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering

Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 23:30 WIB

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu

Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 22:51 WIB

Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan

Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 22:50 WIB

Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?

Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?

Sport | Rabu, 15 April 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4

Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4

Bogor | Rabu, 15 April 2026 | 22:34 WIB

Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi

Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi

Jabar | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal

Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB