purwokerto

Banjir Landa Kabupaten Banggai, 1 Orang Meninggal Dunia Terseret Arus

Purwokerto Suara.Com
Selasa, 21 Juni 2022 | 15:36 WIB
Banjir Landa Kabupaten Banggai, 1 Orang Meninggal Dunia Terseret Arus
Foto: BNPB

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANGGAI - Peristiwa banjir terjadi di Kabupaten Banggai setalah sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah, Minggu (19/6) pada pukul 18.00 WITA. 

Kejadian alam di Kabupaten Banggai tersebut, seorang warga meninggal dunia setelah terseret arus banjir. 

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, hasil kaji cepat tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai, hujan dengan intensitas tinggi tersebut kemudian memicu terjadinya luapan yang akhirnya merendam permukiman warga. 

Ia menjelaskan, berdasarkan data sementara, ada lima desa di Kecamatan Bunta yang terdampak banjir. Adapun rinciannya adalah Desa Tuntung, Desa Nanga-Nangaon, Desa Pongian, Desa Kalaka dan Desa Salabenda.

"Adapun kondisi mutakhir per Senin (20//6) banjir terpantau berangsur surut. Listrik juga telah kembali normal di Desa Tuntung, setelah sebelumnya sempat dipadamkan oleh pihak PLN dengan alasan keamanan," ujar Muhari dalam keterangan pers BNPB pada Selasa (21/06/2022).

Ia melanjutkan, tim gabungan dengan koordinasi BPBD Kabupaten Banggai telah mendirikan posko penanganan darurat di Desa Pongian. Petugas kesehatan dari Puskesmas Toima juga bersiaga di lokasi kejadian.

Muhari menjelaskan, jondisi cuaca cerah berawan hingga hujan ringan masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Banggai hingga Rabu (22/6) sebagaimana menurut informasi prakiraan cuaca dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kondisi cerah berawan diprakirakan terjadi pada siang hari, namun mulai malam hingga dini hari hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi.

Ia menegaskan, menyikapi adanya prakiraan cauca tersebut, maka Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada seluruh unsur pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat agar melakukan upaya kesiapsiagaan seperti pemantauan dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), pembersihan sampah maupun material lain yang dapat menyumbat aliran air, monitoring kondisi tanggul, jalan dan jembatan hingga pemantauan debit air saat terjadi hujan lebat disarankan perlu dilakukan secara berkala.

"Apabila terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berlangsung secara menerus selama lebih dari 1 jam, maka masyarakat di sekitar lereng tebing dan di dekat sungai diminta untuk waspada dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman jika diperlukan," pungkas Muhari. (Arif KF)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI