PURWOKERTO.SUARA.COM, Muhammad Ferrari tampil sebagai kapten timnas Indonesia saat bertanding melawan Myanmar di stadion Patriot, Bekasi, Minggu (10/7/2022).
Meski berposisi sebagai bek, Ferrari produktif mencetak gol dalam laga yang berakhir dengan skor kemenangan 5-1 untuk Indonesia.
Tidak tanggung-tanggung, Ferrari berhasil melesatkan bola ke gawang Myanmar sebanyak dua kali melalui sundulan kepala (heading). Lima gol Indonesia yang bersarang di gawang Myanmar, dua di antaranya ia yang mencetak.
Menjadi salah satu pemain paling subur saat menghajar Myanmar, Ferrari adalah wonderkid yang membuat cerah masa depan timnas Indonesia.
Muhammad Ferrari yang lahir pada 21 Juni tahun 2003 adalah pemain potensial mengingat usianya yang masih sangat muda. Di klub Persija, ia dipercaya menjadi bek untuk menjaga benteng pertahanan timnya dari serangan lawan.
Mendengar nama Ferrari mungkin yang terbesit adalah produsen mobil balap asal Italia yang terkenal seantero jagad. Nama itu disematkan padanya bukan tanpa sebab. Orang tuanya ingin ia kelak terkenal seperti halnya popularitas Ferrari di dunia olahraga.
“Bapak orang olahraga juga, juga ingin anaknya terkenal sama Ferrari,”katanya
Bakat Ferrari di dunia olahraga menular dari orang tuanya yang berlatar belakang pemain voli. Sejak kecil, ia digembleng untuk menekuni olahraga. Ferrari memilih menekuni sepakbola yang kelak membesarkan namanya.
Perjuangan keras Ferrari akhirnya menuai hasil. Kesempatan emas terbuka untuknya. Ia dilirik klub besar Persija hingga diminta untuk bergabung. Di sana bakatnya kian terasah.
Baca Juga: Apa itu Head to Head? Aturan yang Membuat Indonesia Tersingkir dari AFF meski Menang Besar
Puncaknya, ia diminta bergabung untuk memerkuat timnas Indonesia U 19. Ferrari tak menyiakan kesempatan itu. Ia selalu berusaha menampilkan permainan terbaik di setiap laga pertandingan. Penampilannya tak mengecewakan.
Bahkan, pada laga terakhir melawan Myanmar pada Piala AFF U 19, Ferrari membuktikan kehebatannya dengan menyumbang dua gol ke gawang Myanmar.
“Saya bersyukur, gak nyangka, kondisi kayak gini tiba-tiba ada kesempatan. Ini berkat doa ortu juga,”katanya