purwokerto

Harga Minyak Dunia Turun, Namun Suku Bunga The Fed Naik

Purwokerto Suara.Com
Jum'at, 15 Juli 2022 | 16:22 WIB
Harga Minyak Dunia Turun, Namun Suku Bunga The Fed Naik
Unsplash

PURWOKWERTO.SUARA.COM - Harga minyak dunia turun saat ditutup pada Kamis (14/7/2022). Penurunan harga minyak tersebut akibat prospek kenaikan suku bunga Amerika yang direncanakan bakal lebih agresif akhir bulan ini untuk membendung lonjakan laju inflasi.

Dikutip dari Suara.com pada Jumat (15/7/2022) minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman September, patokan internasional, turun 47 sen, atau 0,5 persen menjadi USD99,10 per barel, dan menyelesaikan sesi ketiga berturut-turut di bawah USD100.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate untuk kontrak pengiriman Agustus, melemah 52 sen atau 0,5 persen menjadi USD95,78 per barel.

Kedua kontrak menyentuh posisi terendah pada sesi Kamis yang berada di bawah penutupan 23 Februari, sehari sebelum Rusia menginvasi Ukraina, dengan Brent mencapai level terendah sejak 21 Februari.

Federal Reserve terlihat meningkatkan pertempurannya dengan inflasi yang melesat ke tingkat tertinggi 40 tahun, dengan kenaikan suku bunga 100 basis poin bulan ini setelah laporan inflasi yang suram menunjukkan tekanan harga meningkat. Pertemuan kebijakan Fed dijadwalkan pada 26-27 Juli.

Kenaikan suku bunga Fed diperkirakan mengikuti langkah serupa oleh Bank of Canada yang mengejutkan pasar pada Rabu.

"Langkah The Fed akan berdampak besar pada pasar saat kita melihat mereka mencoba mencerna data ekonomi terbaru tentang inflasi," kata Mitra di Again Capital LLC New York, John Kilduff.

Menurutnya, harga minyak jatuh dalam dua pekan terakhir di tengah kekhawatiran resesi meski terjadi penurunan ekspor minyak mentah dan produk olahannya dari Rusia di tengah sanksi Barat dan gangguan pasokan di Libya.

Investor juga berbondong-bondong menuju dolar, sering dilihat sebagai aset  safe-haven.  Indeks Dolar (Indeks DXY) mencapai level tertinggi 20 tahun, Rabu, membuat harga minyak lebih mahal bagi pembeli non-AS, tetapi sedikit mundur pada sesi Kamis.

Baca Juga: 27 Orang Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Jakarta dan Bekasi, 4 di Antaranya Pejabat BPN

"Indikator teknikal menunjukkan putaran terendah yang baru karena dolar AS terus mendominasi dalam mendorong arah harga minyak," ujar Presiden Ritterbusch and Associates LLC di Galena Illinois, Jim Ritterbusch. 

Di Eropa, sinyal juga Bearish untuk permintaan dengan Komisi Eropa memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi dan menaikkan ekspektasi tingkat inflasi menjadi 7,6 persen.

Kekhawatiran pembatasan Covid-19 di beberapa kota di China untuk mengendalikan kasus baru dari subvarian yang sangat menular juga membatasi harga minyak.

Impor minyak mentah harian China sepanjang Juni merosot ke level terendah sejak Juli 2018, karena penyuling mengantisipasi langkah-langkah penguncian untuk mengekang permintaan. (Arif KF)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI