KKB Berulah Lagi, Serang Warga Sipil hingga Tewas di Nduga Papua

Purwokerto | Suara.com

Senin, 18 Juli 2022 | 19:24 WIB
KKB Berulah Lagi, Serang Warga Sipil hingga Tewas di Nduga Papua
pixabay

PURWOKERTO.SUARA.COM, PAPUA-Korban Penyerangan KKB yang tewas  terdiri dari sembilan warga sipil. Mereka dilaporkan tewas akibat ditembak dan dianiya kelompok kriminal bersenjata KKB di Nogolaid, Kabupaten Nduga,Papua.
Laporan penyerangan tersebut dibenarkan oleh Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Polisi Faizal Rahmadani. ia juga mengungkapkan telah terjadi penyerangan yang dilakukan KKB terhadap warga sipil.

"Memang benar ada insiden penyerangan terhadap warga sipil hingga mengakibatkan 10 orang alami luka tembak. Sembilan orang di antaranya meninggal dunia. "Ujar Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Polisi Faizal Rahmadani di Jayapura, dilansir dari Antara, Sabtu (16/7/2022).


Namun Faizal Rahmadani belum mengakui belum mendapat laporan terkait dengan kronologi kejadian karena anggotanya lebih mengutamakan mengevakuasi korban.

" Saat ini pula anggota sedang melakukan penyelidikan guna memastikan apakah korban lagi dalam insiden tersebut atau tidak," ujar Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Polisi Faizal Rahmadani.


Saaat ini data korban yang meninggal, yaitu Pdt. Elias Sarbaye (54th), Yulius Watu (23 thn), Habertus Goti (41thn), Daenk Maramali (41thn), Taufan Amir (42), Johan (26thn), Alex (45thn), Yuda Hurusinga, Has John (41thn), dan Siradju (27thn). Adapun yang dilaporkan dalam kondisi kritis adalah Sudirman. Semua korabn tersebut sudah di evakuasi ke Puskesmas Kenyam.


Ketika ditanya pelaku penyerangan, Diskrimum Polda Papua mengaku pelakunya adalah kelompok KKB pimpinan Eginaus Kogoya. Saat ini tim satgas Damai Cartenz sudah berada ditempat perkara (TKP) bersama anggota Polres Nduga dan Anggota TNI, "Ujar Faizal Rahmadani.


Dalam kasus ini menjadi sorotan, sehingga Arie Kriting suami dari Indah Permatasari menanggapi persoalan tersebut di cuitan Twitter, ia ingin kedamaian,kemakmuran,dan kemajuan dapat mejadi kabar baik bagi Papua, ia juga mengatakan 
" Duka cita dan doa bagi korban penembakan KKB tersebut. " Sehingga kedamaian, Harmoni Semoga para Korban Mendapat tempat indah di sisi Sang Pencipta, Ujarnya di halaman Twitter.
" Semoga aksi kekerasan yang seperti tidak berujung ini bisa segera menemukan permberhatian. " Pungkas Ujar Arie Kriting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembabatan Hutan di Hulu Sungai Disinyalir Pemicu Banjir Garut

Pembabatan Hutan di Hulu Sungai Disinyalir Pemicu Banjir Garut

| Senin, 18 Juli 2022 | 19:11 WIB

Fans Membeludak di Konser Tulus Gedung Dime Balikpapan

Fans Membeludak di Konser Tulus Gedung Dime Balikpapan

| Senin, 18 Juli 2022 | 19:02 WIB

Organisasi Relawan Jokowi MusyawarahTentukan Presiden Mendatang

Organisasi Relawan Jokowi MusyawarahTentukan Presiden Mendatang

| Senin, 18 Juli 2022 | 18:51 WIB

Terkini

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI

Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman

Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791

Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:30 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja

Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:26 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB