Warga Ghana Dihantui Virus Marburg

Purwokerto | Suara.com

Rabu, 20 Juli 2022 | 20:59 WIB
Warga Ghana Dihantui Virus Marburg
virus (ilustrasi) (pexels)

PURWOKERTO.SUARA.COM -  Warga negara Ghana sedang berjuang menghadapi virus mematikan lagi. Bukan covid-19 melainkan virus Marburg. Salah negara Benua Hitam itu telah mengonfirmasi adanya dua kasus pertama virus Marburg yang mematikan itu. 

Dikabarkan bahwa virus ini berasal dari satu keluarga dari virus Ebola. Kedua korban meninggal akibat virus Marburg berasal dari sebuah rumah sakit di bagian selatan wilayah Ashanti.

Dari pengambilan sampel tes dari kedua korban menunjukkan hasil positif awal bulan ini dan saat ini sedang diverifikasi di sebuah laboratorium di Senegal. Pihak Otoritas kesehatan Ghana mengatakan 98 orang sedang menjalani karantina sebab telah melakukan kontak dengan pasien meninggal. Mereka mencakup kerabat keluarga, petugas medis dan pengurus pemakaman.

Kasus virus Marburg ini merupakan kasus kedua yang terjadi di Afrika Barat. Sebelumnya, telah dikonfirmasi kasus positif virus Marburg terjadi di Guinea pada akhir tahun kemarin. Akan tetapi wabah ini sudah dinyatakan berakhir pada September, beberapa minggu usai kasus ini ditemukan.  

Lalu apakah virus Marburg itu? Berdasarkan laporan badan Kesehatan Dunia (WHO), virus ini mirip dengan virus Ebola. Virus Marburg pertama kali ditemukan pada 1967. Dimana ada korban sebanyak 31 telah terinfeksi, tujuh diantaranya meninggal dunia secara bersamaan di Kota Marburg dan Frankfrut, Jerman. Dua kasus lainnya terjadi di Serbia. Setelah dilakukan penelitian, virus ini berasal kera hijau Afrika yang diimpor dari Uganda. Kalau dari manusia, virus ini disebarkan melalui orang – orang pertambangan di dalam gua yang dihuni oleh kelelawar.

Gejala – gejala yang ditimbulkan oleh virus Marburg ini diantaranya Demam, Sakit kepala, Nyeri otot. Lalu diikuti gejala lainnya misalnya Diare, sakit perut, mual dan muntah. Kemudian, anti virusnya atau vaksin, untuk saat ini masih belum ditemukan. Tapi serangkaian pengobatan yang berasal dari darah manusia seperti plasma, obat – obatan dan terapi imun masih dikembangkan berdasarkan catatan dari HO. Dokter yang sempat menangani gejala pasien yang mengidap virus ini hanya dengan memberikan banyak cairan dan mengganti darah yang hilang.

Sebelum Ghana dan Uganda, negara Afrika lainnya yang pernah alami wabah ini yakni Kenya, Republik Demokratik Kongo (329 meninggal), Zimbabwe dan Afrika Selatan. Sementara di Angola terjadi pada tahun 2005 yang menewaskan lebih dari 300 orang.

Dan dokter mungkin bisa meringankan gejala pasien pengidap virus Marburg dengan memberikan banyak cairan dan mengganti darah yang hilang.
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Jadi Diblokir, Mengapa Google dan Whatsapp Terdaftar di PSE Domestik?

Tak Jadi Diblokir, Mengapa Google dan Whatsapp Terdaftar di PSE Domestik?

| Rabu, 20 Juli 2022 | 20:52 WIB

Kecelakaan Maut Tewaskan 10 Orang di Cibubur, Polisi Tetapkan Sopir dan Kernet Truk Pertamina Tersangka

Kecelakaan Maut Tewaskan 10 Orang di Cibubur, Polisi Tetapkan Sopir dan Kernet Truk Pertamina Tersangka

| Rabu, 20 Juli 2022 | 20:38 WIB

Fakta Menarik Film Korea 2037 yang Viral di TikTok Dibintangi Hong Ye Ji

Fakta Menarik Film Korea 2037 yang Viral di TikTok Dibintangi Hong Ye Ji

| Rabu, 20 Juli 2022 | 20:31 WIB

Terkini

Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:10 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya

Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:05 WIB

Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan

Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:00 WIB

6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin

6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:00 WIB

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:45 WIB

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB

1.639 Narapidana di Bali Dapat Remisi Idul Fitri, 26 Langsung Bebas!

1.639 Narapidana di Bali Dapat Remisi Idul Fitri, 26 Langsung Bebas!

Bali | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:20 WIB

Review S Line: Garis Merah yang Menguak Rahasia Terdalam Manusia

Review S Line: Garis Merah yang Menguak Rahasia Terdalam Manusia

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:20 WIB