PURWOKERTO.SUARA.COM- Konflik antara Ukraina dan juga Rusia belum juga rampung setelah mencetus 20 Februari 2022 mengakibatkan terjadinya berbagai krisis di seluruh dunia.
Setelah beberapa harga bahan masakan seperti minyak goreng mengalami kelangkaan dan harga yang melambung tinggi. Kini harga mi instan yang dijual di pasaran juga diperkirakan akan naik.
Hal tersebut diungkapkan oleh kepala staf kepresidenan Moeldoko (21/7) bahwa harga mi instan akan mengalami lonjakan harga akibat dampak perang berkepanjangan antara Rusia-Ukraina.
Untuk harga mi instant satuan di Alfamart seperti Mie Sedaap berada diangka Rp 2.340,00-Rp 3.500,00 dan untuk harga mi Indomie berada di Rp 2.700,00- Rp 3.800,00.
Salah satu penyebab akan naiknya harga mi instan selain perang yang belum usai adalah dampak perang yang terjadi. Yaitu adanya lonjakan harga gandum beberapa waktu lalu. Dikarenakan Ukraina merupakan negara pengekspor gandum terbesar sedang mengalami krisis dampak perang yang belum usai.
Walaupun beberapa negara Uni Eropa dan juga Amerika telah memberikan sanksi ekonomi kepada Rusia agar menghentikan serangan. Namun, tanda-tanda damai belum terlihat hingga saat ini. (Citra Safitrah)