Dukungan Jokowi Tiga Periode Menggema di Banyumas

Purwokerto | Suara.com

Sabtu, 23 Juli 2022 | 21:14 WIB
Dukungan Jokowi Tiga Periode Menggema di Banyumas
Ketua umum Bara JP, Utje Gustaaf (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan saat menghadiri konferda yang digelar perwakilan relawan se-Jateng di Hotel Griya Hening Baturraden, Kabupaten Banyumas, (Suara.com/Anang Firmansyah)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Meski Jokowi sempat menolak, dukungan terhadap masa jabatan Presiden Jokowi selama tiga periode kembali menggema di Kabupaten Banyumas. Kali ini dukungan datang dari Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) se-Jawa Tengah. 

Seratusan orang yang tergabung dalam Bara JP se-Jawa Tengah menggelar konferensi daerah di Hotel Griya Hening, Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (23/7/2022). Acara yang digelar selama dua hari ini untuk memantapkan dukungan Presiden Joko Widodo tiga periode.

"Bara JP itu ya pasti tiga periode (kepemimpinan Jokowi). Maka kami berbicara tentang Indonesia ke depan. Mungkin juga Pak Jokowi tidak maju di 2024 dengan alasan tertentu, tetapi karena kami namanya barisan relawan Jokowi Presiden. Jadi tidak ada presiden lain selain Presiden Jokowi," kata Ketua umum Bara JP, Utje Gustaaf kepada wartawan usai pembukaan acara konferda di Banyumas, Sabtu (23/7/2022) sore.

Sejak berdiri tahun 2013 Bara JP berdiri sudah mendukung Jokowi sebagai capres meski sebenarnya bukan ranahnya. Ketentuan itu berada di tangan partai politik.

"Tapi kami bicara saja, dan kenyataannya Pak Jokowi bisa jadi presiden. Artinya kami bermain di ranah yang kami bisa mainkan. Kami melakukan semua sebatas apa yang bisa kami lakukan," terangnya.

Bara JP memiliki alasan tersendiri untuk menyuarakan Jokowi tiga periode. Menurut penilaiannya, Jokowi membuat lompatan yang membuat Indonesia lebih maju.

"Saya tidak mau coba-coba. Sehingga membuat kita kemungkinan malah mundur. Nah saya dan Bung Frans ini kebetulan lahir di kawasan Timur. 69 tahun kami merasa jadi anak tiri. Baru sejak Pak Jokowi kami menjadi anak kandung," ungkapnya.

Utje mengklaim gerakan Jokowi tiga periode atas sepengetahuan Jokowi. Ia sebelumnya sudah pernah menyampaikan secara langsung untuk menyuarakan Jokowi tiga periode.

"Beliau ini sejatinya keberatan karena terkendala konstitusi. Tetapi saya bilang 'Pak dulu juga 2013 kan bapak tidak mau?'. Tapi ini kehendak rakyat. Sejarah tidak bisa dilawan yang Pak Jokowi sudah catat sampai saat ini lebih besar dari UUD yang ternyata dengan gampang diamandemen," tuturnya.

Dirinya meyakini memiliki peluang untuk mewujudkan Jokowi 3 periode. Karena dirinya mengklaim bahwa Presiden Jokowi terbuka untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.

"Beliau sudah menanggapi kalau ini kan aspirasi. Beliau tidak bisa larang, kalau dilarang malah memasung hak demokrasi masyarakat. Kecuali kalau kami ini anggota DPR terus kami melakukan amandemen UUD secara diam-diam nah itu baru menabrak konstitusi," ujarnya.

Disinggung adanya aturan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak bisa mencalonkan presiden lebih dari dua periode masa kepemimpinan, dirinya berdalih selama ini aturan MK sudah sering diamandemen.

"Ingat konstitusi kita, cuma pasal 33 ayat 5 yang menyatakan satu-satunya yang tidak boleh diubah adalah NKRI. Artinya yang lain boleh," imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua DPD Bara JP Jawa Tengah, Soni Barata mengungkapkan selama ini komunikasi yang dibangun langsung kepada Jokowi masih dalam batas wajar. Pihaknya mengabdikan diri sebagai relawan Jokowi tidak memiliki embel-embel apapun.

"Kita itu prinsipnya di Bara JP itu satu sikap, satu komando. Tentu untuk 2024 juga tetap satu komando dan kita tetap menunggu apapun keputusan Bapak (Jokowi), kita harus minta restu," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meresahkan! Polisi Telusuri Kasus Begal Payudara di Banyumas

Meresahkan! Polisi Telusuri Kasus Begal Payudara di Banyumas

| Sabtu, 23 Juli 2022 | 11:21 WIB

Empat Hari Menghilang, Nenek di Banyumas Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 25 Meter

Empat Hari Menghilang, Nenek di Banyumas Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 25 Meter

| Sabtu, 23 Juli 2022 | 10:52 WIB

Detik-detik Begal Payudara Beraksi di Banyumas, Korban Trauma Berat Hingga Bakar Pakaian Saat Kejadian

Detik-detik Begal Payudara Beraksi di Banyumas, Korban Trauma Berat Hingga Bakar Pakaian Saat Kejadian

| Jum'at, 22 Juli 2022 | 18:29 WIB

Jogging di Banyumas, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Diajak Razia Pengidap Gangguan Jiwa

Jogging di Banyumas, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Diajak Razia Pengidap Gangguan Jiwa

| Senin, 18 Juli 2022 | 11:08 WIB

Terkini

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:57 WIB

Berapa Harga APAR? Heboh Petugas SPBU Ogah Padamkan Motor Terbakar, Sebut APAR Mahal

Berapa Harga APAR? Heboh Petugas SPBU Ogah Padamkan Motor Terbakar, Sebut APAR Mahal

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 15:55 WIB

Petualangan Anak Natuna, Kisah Tiga Detektif Cilik Menangkap Penjahat

Petualangan Anak Natuna, Kisah Tiga Detektif Cilik Menangkap Penjahat

Your Say | Senin, 06 April 2026 | 15:55 WIB

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

News | Senin, 06 April 2026 | 15:53 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumut Lipat Gandakan Kuota Penyaluran Beras SPHP

Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumut Lipat Gandakan Kuota Penyaluran Beras SPHP

Sumut | Senin, 06 April 2026 | 15:50 WIB

Masa Pakai Baterai Motor Listrik Berapa Km? Ini Tanda Harus Segera Diganti

Masa Pakai Baterai Motor Listrik Berapa Km? Ini Tanda Harus Segera Diganti

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 15:48 WIB

KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul

KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul

News | Senin, 06 April 2026 | 15:47 WIB

Masih Bingung Urutan Skincare? Ini 5 Langkah Pagi Hari dan Jeda Waktu Ideal yang Wajib Pemula Tahu

Masih Bingung Urutan Skincare? Ini 5 Langkah Pagi Hari dan Jeda Waktu Ideal yang Wajib Pemula Tahu

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 15:41 WIB

BRI Group Perkuat UMKM Lewat Sinergi Holding Ultra Mikro

BRI Group Perkuat UMKM Lewat Sinergi Holding Ultra Mikro

Kaltim | Senin, 06 April 2026 | 15:41 WIB

Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu

Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu

News | Senin, 06 April 2026 | 15:40 WIB